Breaking News
Trending Tags

Rapat Paripurna IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKI dalam Rangka Peringatan HUT Ke-79 Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024

  • account_circle News Publik
  • calendar_month Rabu, 23 Okt 2024
  • print Cetak
Rapat Paripurna IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten OKI dalam Rangka Peringatan HUT Ke-79 Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024

KAYUAGUNG, OKI, SUMSEL – Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) genap berusia 79 tahun. Peringatan hari jadi Bumi Bende Seguguk ini dilaksanakan melalui rapat paripurna di Ruang Gedung DPRD OKI. Tahun ini, peringatan mengambil tema “Era Baru, OKI Maju”, pada Jumat (11/10/2024).

Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua Sementara DPRD OKI, Farid Hadi Sasongko. Dalam sambutannya, Farid mengungkapkan bahwa sebagai anggota DPRD yang baru dilantik pada September lalu, peringatan kali ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan peran dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif.

“Kami mengharapkan dukungan dari semua pemangku kepentingan untuk memaksimalkan fungsi dan peran kami sebagai lembaga legislatif,” ujarnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati OKI, Asmar Wijaya, menyatakan bahwa peringatan hari jadi ini menjadi pengingat bagi masyarakat OKI tentang sejarah dimulainya pemerintahan dengan harapan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Ogan Komering Ilir.

“Sebagai salah satu identitas dan kebanggaan masyarakat Ogan Komering Ilir, tema peringatan tahun ini adalah ‘Era Baru, OKI Maju’, yang mencerminkan tekad, motivasi, dan kekuatan untuk menyongsong visi Indonesia Emas 2045, transisi kepemimpinan nasional dan daerah, serta suksesi Pemilukada serentak 2024,” terang Asmar.

Asmar juga menambahkan bahwa capaian dan kemajuan yang diraih Kabupaten OKI di usia ke-79 tahun merupakan pondasi yang telah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu.

“Para pendahulu kita, mulai dari Bupati pertama, A. Najamudin, hingga Bapak H. Iskandar, SE, telah meletakkan fondasi pembangunan Ogan Komering Ilir,” jelasnya.

Pj Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, dalam sambutannya menyebutkan bahwa capaian yang diraih hari ini adalah hasil kerja keras para pendahulu.

“Tugas kita adalah melanjutkan dan meningkatkan kualitas pembangunan tersebut serta bertekad kuat untuk memajukan daerah ini,” ungkap Elen.

Elen juga memberikan catatan terkait upaya pengentasan kemiskinan di Ogan Komering Ilir, dengan menyoroti potensi di bidang pertanian dan perkebunan. Menurutnya, optimalisasi sektor tersebut dapat membantu menurunkan angka kemiskinan.

“Salah satunya melalui pengembangan 62 ribu hektar lahan rawa di OKI yang sudah menjadi program strategis nasional,” ujar Pj Gubernur Elen. (Alimusa)

  • Penulis: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemda Tolitoli Luncurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita

    Pemda Tolitoli Luncurkan MBG untuk Ibu Hamil dan Balita

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tolitoli – Pemerintah Kabupaten Tolitoli resmi meluncurkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sebagai langkah konkret dalam percepatan penurunan angka stunting. Peluncuran perdana program ini dilakukan di Kantor Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, pada Senin (4/8/2025), dan dihadiri oleh para penerima manfaat serta lurah se-Kecamatan Baolan. Camat Baolan […]

  • Program Dumisake Pendidikan: Analisis Perkembangan Hingga Kwartal Keempat 2025

    Program Dumisake Pendidikan: Analisis Perkembangan Hingga Kwartal Keempat 2025

    • 1Komentar

    Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, MPd (Guru Besar UIN STS Jambi) Dumisake Program Cerdas Pro Rakyat Jambi ​Pendidikan adalah investasi paling strategis yang dapat dilakukan oleh sebuah pemerintah daerah untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Provinsi Jambi telah mengambil langkah progresif melalui peluncuran program Dumisake pendidikan. Program ini merupakan janji politik […]

  • Pertumbuhan, Transformasi dan Cara Keliru Membaca Pembangunan Daerah

    Pertumbuhan, Transformasi dan Cara Keliru Membaca Pembangunan Daerah

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP Akademisi UIN STS Jambi Dalam diskursus pembangunan daerah, kerap muncul anggapan bahwa pertumbuhan ekonomi yang belum disertai perubahan struktur industri adalah pertumbuhan semu. Dari cara baca semacam ini lahir kesimpulan yang serba cepat yaitu, ekonomi memang tumbuh, tetapi tidak mengalami transformasi. Sekilas, pandangan tersebut terdengar kritis dan […]

  • Wakili Gubernur Jambi Hadiri HPN 2025 di Riau, Kadis Kominfo Tekankan Sinergi Pemerintah dan Media

    Wakili Gubernur Jambi Hadiri HPN 2025 di Riau, Kadis Kominfo Tekankan Sinergi Pemerintah dan Media

    • 0Komentar

    Pekanbaru (Diskominfo Provinsi Jambi) – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Drs. Ariansyah, ME, mewakili Gubernur Jambi turut menghadiri acara puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang diselenggarakan Hotel Mutiara Merdeka di Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu (09/02/2024). Acara yang berlangsung dari 6 hingga 9 Februari 2025 ini mengusung tema “Pers Berintegritas Menuju […]

  • Ketuk Palu Perubahan APBD 2025, Gubernur Al Haris Tuai Pujian DPRD Jambi

    Ketuk Palu Perubahan APBD 2025, Gubernur Al Haris Tuai Pujian DPRD Jambi

    • 0Komentar

    📰 Ketuk Palu Perubahan APBD 2025, Gubernur Al Haris Tuai Pujian dari Anggota Dewan Yudi Hariyanto NEWS PUBLIK, JAMBI – Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi pada Jumat (26/9/2025) menjadi momentum penting dengan disahkannya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. Sidang yang berlangsung di Ruang Utama DPRD Provinsi […]

  • Stockpile Batubara dan Konflik Ruang Pembangunan

    Stockpile Batubara dan Konflik Ruang Pembangunan

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer, S.IP., M. AP (Akademisi UIN STS Jambi) Kontroversi seputar keberadaan stockpile batubara milik PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) di Jambi kembali memperlihatkan satu pola lama dalam cara kita memahami pembangunan. Setiap kali masyarakat menolak sebuah proyek, narasi yang segera muncul hampir selalu sama, masyarakat dianggap menghambat investasi. Penolakan dipahami sebagai […]

expand_less