Bupati dan Wabup Tangerang Pimpin Evaluasi Kesehatan: Cek Kesehatan Gratis Capai 100 Persen, Stunting Fokus Utama
- account_circle Bandi
- calendar_month 21 menit yang lalu
- print Cetak

Bupati dan Wabup Tangerang pimpin evaluasi kesehatan.
NEWS PUBLIK | TANGERANG — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Wabup Intan Nurul Hikmah memimpin rapat evaluasi dan konsolidasi program prioritas bidang kesehatan, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Puspemkab Tangerang, Senin 24 Agustus 2026.
Rapat ini dihadiri jajaran Dinkes, camat, kepala Puskesmas, direktur RSUD, hingga kader kesehatan, guna menyamakan langkah percepatan penanganan berbagai isu krusial kesehatan masyarakat.
Beberapa agenda utama yang dibahas meliputi penurunan angka stunting, optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis dan penanganan Tuberkulosis, penurunan angka kematian ibu dan bayi, serta penanganan HIV.
Bupati Maesyal menegaskan bahwa peningkatan derajat kesehatan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan butuh kolaborasi menyeluruh dari seluruh elemen terkait.
“Alhamdulillah cek kesehatan gratis sudah mencapai 100 persen, namun capaian ini harus terus ditingkatkan, termasuk pemeriksaan TBC. Puskesmas harus bergerak aktif, tidak hanya menunggu warga datang, melainkan melakukan ‘jemput bola’ hingga ke balai warga maupun sekolah-sekolah,” ujar Bupati Maesyal.
Ia juga menekankan bahwa penyesuaian anggaran akibat efisiensi tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Insya Allah dengan semangat dan kerja bersama, derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Tangerang akan terus meningkat,” tambahnya.
Rapat ini diharapkan mampu memetakan kendala dan tantangan secara menyeluruh, sehingga kebijakan yang diambil ke depannya menjadi lebih terukur, efisien dan tepat sasaran.
Sementara itu, Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menyoroti penguatan penanganan stunting melalui pemerataan layanan kesehatan anak.
Ia menekankan pentingnya kehadiran Klinik Tumbuh Kembang di tiga RSUD, yaitu Pakuhaji, Balaraja dan Tigaraksa, agar anak yang terindikasi stunting tidak perlu jauh-jauh berobat.
“Dengan demikian, akses penanganan menjadi lebih dekat dan maksimal,” sambungnya.
Selain itu, Wabup Intan juga mendorong optimalisasi program Orang Tua Asuh dengan melibatkan OPD sebagai pendamping di kecamatan yang memiliki kasus stunting, serta pemberian makanan tambahan.
Ia juga mengajak pihak swasta untuk berpartisipasi melalui program tanggungjawab sosial perusahaan (CSR), dengan pendekatan pentaheliks agar penanganan stunting lebih efisien dan menyasar tepat sasaran.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Seluruh program yang sudah berjalan perlu terus diperkuat di setiap lini dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.
Ia juga berharap ketiga Klinik Tumbuh Kembang yang direncanakan dapat mulai direalisasikan pada tahun depan.
Rapat evaluasi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan yang merata, terjangkau dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. ***
- Penulis: Bandi










