Breaking News
Trending Tags

Hak Media Dipertanyakan, Pemda Karawang Dinilai Abai Kemitraan Pers

  • account_circle Ujang Hendra K
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

Hak Media Dipertanyakan, Pemda Karawang Dinilai Abai Kemitraan Pers

NEWS PUBLIK | Karawang — Hubungan kemitraan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang dan insan pers tengah berada di titik nadir. Sejumlah media lokal secara terbuka mempertanyakan komitmen Pemda Karawang, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), yang dinilai tak lagi menunjukkan itikad baik dalam menjalin kerja sama publikasi.

Keluhan mencuat setelah banyak media mengaku hingga kini belum menerima pembayaran kerja sama publikasi maupun advertorial (ADV). Padahal, berita telah tayang sesuai permintaan, dan kwitansi pembayaran sudah diminta sejak awal oleh pihak terkait.

“Beritanya sudah naik, kwitansi sudah diminta, tapi sampai sekarang tidak dibayar. Alasannya selalu sama: tidak ada dana,” ungkap AZ, Kepala Biro salah satu media di Karawang, Rabu (4/2/2026).

Ironisnya, kondisi ini bukan dialami oleh satu atau dua media saja. Sejumlah perusahaan pers menyebut praktik serupa terjadi secara masif. Di tengah tunggakan pembayaran tersebut, Kominfo Karawang justru menerapkan berbagai aturan kerja sama yang ketat dan dinilai memberatkan, tanpa diiringi kepastian pemenuhan hak finansial media.

“Kalau aturannya banyak, kami masih bisa mengikuti. Tapi jangan sampai kewajiban kami dipenuhi, sementara hak kami diabaikan. Ini sudah masuk ranah tidak profesional,” tegas AZ.

Situasi ini menimbulkan kesan kuat bahwa Pemda Karawang, melalui Kominfo, tidak lagi menempatkan media sebagai mitra strategis. Padahal, selama ini media berperan penting dalam menyebarluaskan program, kebijakan, dan capaian pemerintah kepada masyarakat luas.

Sejumlah pemerhati menilai, jika persoalan ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya merugikan media secara ekonomi, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik serta mencederai prinsip keterbukaan informasi di Kabupaten Karawang. Ketika media ditekan dengan kewajiban tanpa kepastian hak, independensi dan keberlanjutan pers lokal pun dipertaruhkan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kominfo Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait tunggakan pembayaran kerja sama dengan media tersebut. Sikap diam ini justru memicu tanda tanya besar: masihkah Pemda Karawang menghargai peran pers sebagai pilar demokrasi, atau kemitraan media kini hanya dianggap formalitas semata?

  • Penulis: Ujang Hendra K

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sensus Ekonomi 2026

    Sensus Ekonomi 2026, Ketua DPRD Jambi Ajak Warga Berpartisipasi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Sensus Ekonomi 2026 mendapat dukungan penuh dari DPRD Provinsi Jambi. Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menerima petugas Badan Pusat Statistik (BPS) serta memberikan data yang benar demi menghasilkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Ajakan tersebut disampaikan Hafiz usai menerima kunjungan Kepala […]

  • Nanda Herlambang imbau masyarakat waspada penipuan catut nama Gubernur Jambi

    Tim Ahli Gubernur Jambi Ingatkan Masyarakat Waspada Pencatutan Nama Al Haris dan Penipuan Digital

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Tim Ahli Gubernur Jambi, Nanda Herlambang, mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Jambi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang mencatut nama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Imbauan tersebut disampaikan menyusul maraknya oknum yang mengatasnamakan pejabat daerah untuk menawarkan jabatan, penerimaan ASN/PNS, bantuan, proyek, maupun berbagai kepentingan lainnya […]

  • Penandatanganan kerja sama BPN Banten dan BKPRMI terkait sertifikasi tanah wakaf

    BPN Banten dan BKPRMI Jalin Kolaborasi untuk Percepat Legalisasi Tanah Wakaf

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | SERANG – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten bekerja sama dengan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Banten untuk mempercepat legalisasi tanah wakaf. Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani di Pendopo Gubernur Banten, disaksikan oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dan Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok. Gubernur Andra Soni menekankan pentingnya […]

  • Pangdam Tuanku Imam Bonjol Kunjungi Kodim 0419/Tanjab, Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Daerah

    Pangdam Tuanku Imam Bonjol Kunjungi Kodim 0419/Tanjab, Tekankan Profesionalisme Prajurit dan Sinergi Daerah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Tanjung Jabung Barat – Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M. melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kodim 0419/Tanjab pada Selasa (10/3/2026). Kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus meninjau langsung kondisi satuan dan wilayah teritorial di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Monitoring kegiatan dimulai sekitar […]

  • Ketua DPRD Kabupaten Karawang menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

    Ketua DPRD Kabupaten Karawang menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2027

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, yang dilaksanakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida ), Kamis (29/1/2026). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mulai mematangkan arah pembangunan daerah untuk tahun 2027. Salah satunya melalui Forum Konsultasi Publik penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Karawang […]

  • Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan Karawang

    Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan, Pesan Kuat Bupati Aep di Idulfitri 2026

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Peran Pemerintah Daerah Sebagai Fasilitator Kebahagiaan ditegaskan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, dalam momentum Salat Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Karangpawitan, Karawang Barat, Sabtu (21/3/2026). Dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan, Bupati Aep menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat tidak boleh hanya sebatas fungsi administratif. […]

expand_less