Bupati Aep: Karawang Harus Terbebas dari Kabel yang Semrawut
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026

NEWS PUBLIK, KARAWANG — Bupati Karawang Aep Syaepuloh menegaskan komitmennya untuk membenahi persoalan kabel telekomunikasi yang dinilai semakin semrawut dan mengganggu estetika wilayah perkotaan. Hal tersebut disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke Kota Bogor.
Pada kesempatan itu, Bupati Aep bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bersilaturahmi langsung dengan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di kantor Wali Kota Bogor. Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari sistem penataan dan pengelolaan kabel telekomunikasi yang telah lebih dahulu diterapkan di Kota Bogor.
Bupati Aep mengungkapkan, keluhan masyarakat terkait kabel yang menjuntai dan tidak tertata terus berdatangan. Keluhan tersebut disampaikan warga melalui pesan langsung (DM), komentar media sosial, hingga laporan informal yang masuk ke pemerintah daerah.
Menurutnya, kondisi kabel semrawut tidak hanya merusak keindahan kota, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Karawang menilai perlu adanya langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh.
Karawang Siap Tiru Pola Penataan Bogor
Bupati Aep menyampaikan bahwa sistem penataan kabel yang telah diterapkan di Kota Bogor akan dijadikan rujukan. Ia menilai Bogor berhasil menciptakan lingkungan kota yang lebih rapi dan enak dipandang melalui pengelolaan kabel yang tertib dan terintegrasi.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wali Kota Bogor atas sambutan hangat serta kesediaan berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengelolaan infrastruktur perkotaan.
“Hatur nuhun Pak Wali Kota Bogor yang telah menerima silaturahmi kami dan berbagi ilmu untuk kemajuan Karawang,” ujar Bupati Aep.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Karawang untuk meningkatkan kualitas tata kota sekaligus menjawab aspirasi masyarakat yang menginginkan lingkungan lebih tertib, aman, dan nyaman.
- Penulis: M. Novicho
- Editor: NEWS PUBLIK
