Bupati Aep Rombak 216 Jabatan Pemkab Karawang
- calendar_month Jum, 2 Jan 2026

NEWS PUBLIK, KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memanfaatkan momentum puncak pergantian Tahun Baru 2026 untuk melakukan perombakan besar dalam struktur birokrasi. Bupati Karawang Aep Syaepuloh secara resmi melantik, merotasi, dan memutasi sebanyak 216 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karawang.
Prosesi Pengukuhan, Pemberhentian, dan Pengangkatan PNS dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrasi, serta penugasan tambahan tersebut berlangsung di Lapangan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, pada Rabu malam, 31 Desember 2025.
Rotasi Bukan Populisme, Tapi Ikhtiar Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Aep menegaskan bahwa kebijakan rotasi dan promosi jabatan ini tidak dilandasi kepentingan populis. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari ikhtiar untuk merealisasikan janji-janji pembangunan kepada masyarakat Karawang selama lima tahun masa kepemimpinannya.
Menurut Aep, Kabupaten Karawang harus bergerak cepat menghadapi tantangan pembangunan. Karena itu, keputusan yang diambil bertujuan memperkuat kinerja pemerintahan agar program-program prioritas dapat berjalan optimal.
Aep juga menyampaikan rasa syukur karena didukung oleh jajaran Forkopimda dan aparatur sipil negara yang solid serta memiliki etos kerja tinggi. Ia menilai berbagai capaian yang mulai dirasakan masyarakat saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh ASN di Karawang.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata karena peran pimpinan, melainkan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan daerah.

Karawang Punya Karakter dan Potensi Sendiri
Lebih lanjut, Aep menilai Karawang memiliki karakter serta potensi yang berbeda dibandingkan daerah lain. Oleh karena itu, ia memilih fokus menggali dan mengembangkan potensi daerah tanpa terpengaruh perbandingan eksternal.
Ia menekankan pentingnya konsistensi arah pembangunan agar Karawang dapat terus melaju dan berkembang sesuai dengan keunggulan yang dimiliki.
Menanggapi isu yang berkembang, Bupati Aep secara tegas membantah adanya praktik jual beli jabatan dalam proses mutasi kali ini. Ia memastikan seluruh tahapan dilakukan melalui mekanisme seleksi yang objektif dan sesuai ketentuan.
Momentum malam pergantian tahun, menurutnya, juga menjadi sarana refleksi bersama bagi seluruh jajaran pemerintahan.

Evaluasi Enam Bulan dan Ancaman Penurunan Jabatan
Aep mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak terlena dengan jabatan yang diemban. Ia meminta seluruhnya bekerja maksimal dan benar-benar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Terkait komitmen kerja, Aep menegaskan akan melakukan evaluasi ketat selama enam bulan ke depan. Pejabat yang tidak mampu menunjukkan kinerja sesuai harapan siap menerima konsekuensi, termasuk penurunan jabatan.
Dalam sambutannya, Aep juga menyoroti luasnya lahan pertanian di Karawang. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai aset strategis daerah.
Menutup arahannya, Bupati Aep mengajak seluruh ASN mengubah pola kerja lama dan membangun budaya kerja kolaboratif. Ia menekankan pentingnya bekerja sebagai tim untuk benar-benar memajukan Karawang, bukan sekadar menjadikannya slogan.
- Penulis: M. Novicho
- Editor: NEWS PUBLIK
