Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Pantun untuk Jambi, Gerakan Hesti Haris Raih Rekor MURI

  • calendar_month Rab, 7 Jan 2026

NEWS PUBLIK, JAMBI — Gerakan Jambi Berpantun yang diinisiasi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, berhasil menorehkan prestasi nasional dengan meraih Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan setelah gerakan tersebut berhasil menghimpun 104.005 pantun dari 20.375 orang yang berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata pemajuan kebudayaan sekaligus penguatan identitas Melayu Jambi yang berakar pada kearifan lokal. Gerakan Jambi Berpantun secara resmi dicanangkan oleh Ketua TP PKK Provinsi Jambi sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan kebudayaan yang berkelanjutan.

Pencanangan gerakan ini dilaksanakan di kawasan Taman Mini Melayu Jambi (eks MTQ) dan menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan kebudayaan Provinsi Jambi.

Pantun sebagai Warisan Hidup Masyarakat Jambi

Pada kesempatan tersebut, Hj. Hesnidar Haris secara simbolis menyerahkan draf buku kumpulan Pantun Melayu Jambi kepada Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. Buku tersebut memuat 126.540 pantun yang dihimpun dari 24.735 partisipan, sebagai hasil gerakan kolektif masyarakat Jambi dalam melestarikan tradisi pantun.

Dalam sambutannya, Hj. Hesnidar Haris menegaskan bahwa Gerakan Jambi Berpantun merupakan ikhtiar bersama untuk menjaga pantun agar tetap hidup dan relevan di tengah masyarakat. Ia menilai pantun tidak sekadar karya sastra lisan, tetapi juga sarana pendidikan karakter, perekat sosial, serta cerminan nilai-nilai budaya Melayu Jambi.

Pantun Melayu Jambi sendiri telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2015. Selanjutnya, pada tahun 2020, pantun Melayu Jambi menjadi bagian dari kumpulan pantun se-Indonesia yang memperoleh pengakuan UNESCO sebagai Intangible Cultural Heritage atau Warisan Budaya Takbenda Dunia. Pengakuan ini semakin menegaskan posisi pantun sebagai identitas budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Rekor MURI dan Tingginya Partisipasi Masyarakat

Selain penyerahan buku, pada momentum tersebut juga dilakukan penyerahan Rekor MURI kepada Gerakan Jambi Berpantun. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan menghimpun 126.540 pantun dari 24.735 orang, yang sekaligus mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat Jambi dalam upaya pelestarian budaya daerah.

Gerakan Jambi Berpantun merupakan inisiatif Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jambi serta berbagai pemangku kepentingan. Rekor MURI tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan komitmen dalam menggerakkan masyarakat untuk mencintai dan melestarikan budaya Melayu Jambi.

Melalui Gerakan Jambi Berpantun, Pemerintah Provinsi Jambi berharap tradisi pantun tidak hanya terjaga sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat masa kini dan masa depan. Dengan demikian, kebudayaan Melayu Jambi tetap hidup, berakar kuat, dan menjadi fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less