Diterima Gubernur Sumbar, Al Haris Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Longgar dan Banjir
- account_circle (*)
- calendar_month Rab, 17 Des 2025
- visibility 119

NEWS PUBLIK, Sumatera Barat — Wujud nyata kepedulian dan solidaritas antardaerah kembali ditunjukkan Pemerintah Provinsi Jambi. Gubernur Jambi Al Haris menyerahkan langsung bantuan kemanusiaan Provinsi Jambi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membantu para korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Ranah Minang.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam seremoni yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Sumbar, Selasa (16/12/2025) malam. Penyerahan bantuan itu turut disaksikan Bupati Bungo Dedy Putra, serta jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jambi.
Bantuan yang dibawa Pemprov Jambi tidak hanya berupa logistik dasar, tetapi juga mencakup berbagai kebutuhan penting masyarakat terdampak bencana. Paket bantuan tersebut meliputi 10 ton beras, uang tunai sebesar Rp500 juta, pembukaan dapur umum, serta siaga ambulans Rumah Sehat BAZNAS Jambi lengkap dengan obat-obatan.
Selain itu, Pemprov Jambi juga menyerahkan paket hygiene kit, melaksanakan kegiatan pembersihan pascabanjir, serta menyediakan alat-alat pembersih rumah. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat membantu warga Sumbar memulai kembali aktivitas sehari-hari pascabencana.

Al Haris: Ini Panggilan Nurani dan Ikatan Keluarga
Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kehadiran langsung rombongan Pemprov Jambi ke Sumatera Barat merupakan bentuk panggilan nurani sekaligus cerminan ikatan kekeluargaan yang telah lama terjalin antara kedua daerah.
“Kami sengaja datang ke saudara dan tetangga kami di Sumatera Barat yang sedang diuji Allah dengan musibah banjir bandang dan longsor. Jambi dan Sumbar ini sulit dipisahkan, dari sejarah hingga hubungan kekeluargaan. Di Jambi, banyak keluarga kami berasal dari Sumbar. Ini bantuan dari gotong royong keluarga besar Jambi untuk keluarga besar kami di Sumbar, semoga bisa meringankan beban saudara-saudara kita,” ujar Al Haris.
Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Gubernur Mahyeldi yang dinilai berpengalaman dan solid bersama jajaran organisasi perangkat daerah. Dengan dukungan pemerintah pusat serta berbagai provinsi lain, Al Haris optimistis penanganan bencana hingga tahap pemulihan dapat dilalui dengan baik.
“Insyaallah dengan kesabaran, kebersamaan, dan pertolongan Allah, kita bisa mengakhiri musibah ini dengan baik dan kembali seperti sediakala,” tambahnya.

Mahyeldi Ungkap Dampak Bencana Sangat Besar
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar dari Pemerintah Provinsi Jambi serta seluruh masyarakat Jambi. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti untuk mempercepat proses tanggap darurat yang berlangsung hingga 22 Desember 2025, sekaligus menjadi modal awal memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Mahyeldi memaparkan bahwa dampak bencana di Sumatera Barat tergolong sangat besar. Hingga saat ini, total kerugian dan kerusakan ditaksir mencapai Rp5,2 triliun. Bencana tersebut mengakibatkan 244 orang meninggal dunia, 86 orang dinyatakan hilang, serta lebih dari 290 ribu jiwa terdampak di 16 kabupaten dan kota.
Ribuan rumah mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan. Puluhan ribu rumah terendam, bahkan ratusan rumah dilaporkan hilang tersapu material banjir. Selain permukiman, bencana juga merusak 153 rumah ibadah, 45 fasilitas kesehatan, 28 kantor pemerintahan, pasar, serta 437 sekolah.
Tak hanya itu, sekitar 27 ribu hektare lahan sawah, kebun, dan kolam masyarakat ikut terdampak akibat sungai yang dipenuhi material batu, kayu, dan tanah.
“Bencana ini lebih berat, karena banyak rumah benar-benar hilang tanpa sisa. Saat ini kami juga mempertimbangkan relokasi di wilayah rawan, dengan pendampingan Badan Geologi untuk penataan kembali kawasan terdampak,” jelas Mahyeldi.
- Penulis: (*)
- Editor: NEWS PUBLIK
- Sumber: Diskominfo Provinsi Jambi
