Breaking News
Trending Tags

Gubernur Sumut Bobby Nasution: Antrean Panjang Bukan Akibat Stok Habis, Melainkan Kelangkaan Sopir Truk Tangki – Kondisi di Langkat Juga Terdampak

  • account_circle Siti Nafsiah
  • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
  • print Cetak
 LANGKAT– NEWS PUBLIK– Gubernur  Sumatera Utara, Bobby Nasution, memberikan penjelasan resmi terkait maraknya antrean kendaraan yang mengular panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah, tak terkecuali Kabupaten Langkat.
Ia menegaskan bahwa permasalahan ini bukan disebabkan oleh kurangnya stok atau kelangkaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) secara keseluruhan.
Menurut penjelasan Gubernur, kendala utama terletak pada jalur penyaluran dan distribusi yang terhambat. Hal ini terjadi akibat berkurangnya jumlah tenaga pengemudi atau sopir truk tangki yang bertugas mengangkut bahan bakar dari gudang penampungan ke titik-titik pelayanan masyarakat.
Kondisi ini kami ketahui terjadi setelah adanya pemecatan atau pemberhentian secara massal terhadap tenaga kerja tersebut, ujar Bobby Nasution dalam keterangan persnya, Rabu (15/07/2026).
Dampak Nyata di Wilayah Langkat
Di Kabupaten Langkat, keluhan masyarakat sudah meluas terlihat sejak beberapa hari terakhir, terutama di SPBU kawasan Stabat dan pusat-pusat kecamatan lainnya. Banyak warga, pengendara sepeda motor hingga pemilik kendaraan niaga, terpaksa mengantre berjam-jam bahkan sering kali pulang tanpa mendapatkan bahan bakar.
Hal ini juga sempat diperparah dengan kemacetan di sekitar lokasi pengisian, serta menghambat aktivitas perdagangan dan jasa yang menggantungkan pergerakan pada kendaraan bermotor.
Kondisi ini juga yang mendorong Penjabat Sementara Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, turun langsung melakukan sidak ke sejumlah titik pengisian di Stabat kemarin. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Langkat terus berkoordinasi guna memastikan penyaluran segera kembali normal demi menjaga perekonomian masyarakat.
Upaya Penanganan Bersama
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini terus berkoordinasi secara intensif bersama pihak manajemen PT Pertamina, didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Langkat. Langkah yang sedang ditempuh antara lain mempercepat pemenuhan kekurangan tenaga pengemudi, penyesuaian dan pengaturan ulang jadwal pengiriman, hingga penambahan rute penyaluran agar pasokan dapat merata sampai ke seluruh wilayah Langkat.
Gubernur Bobby juga meminta seluruh warga Langkat agar tidak panik membeli melebihi kebutuhan sehari-hari, karena stok bahan bakar sebenarnya tersedia cukup aman.
“Kami memohon pengertian dan kesabaran seluruh warga Langkat. Pemerintah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten terus berupaya memulihkan kondisi ini secepat mungkin agar aktivitas masyarakat dan perekonomian kembali berjalan lancar tanpa kendala,” tambahnya.
Perkembangan penanganan masalah ini akan terus disampaikan secara terbuka dan berkala kepada masyarakat luas.
  • Penulis: Siti Nafsiah

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less