Jalur Maut Tak Bertuan di Jalan Raya Mauk-Sepatan: Truk Kontainer Kembali Makan Korban
- account_circle Bandi
- calendar_month Ming, 3 Mei 2026

NEWS PUBLIK, TANGERANG – Jalan Raya Mauk-Sepatan kembali berlumuran darah, kecelakaan tragis yang melibatkan truk kontainer kembali merenggut nyawa seorang pengendara motor, Sabtu (2/5/2026).
Peristiwa ini sontak memicu kemarahan warga Sepatan dan pengguna jalan yang menilai jalur tersebut semakin berbahaya dan minim pengawasan.
Kejadian nahas ini terjadi ketika sebuah truk kontainer diduga melaju dengan berkompoi (beriringan) dan menabrak seorang pengendara motor yang tengah melintas di jalur yang sama. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.
“Di sini tuh sering sih, rawan jadinya. Kalau udah jamnya pada balik mah apalagi parah, ditambah truk kontainer emang sering berkompoi seenak jidat, kan ada warga dan pengguna jalan lainnya yang lewat juga,” kata seorang warga Sepatan yang enggan disebutkan namanya.
Menurutnya, lakalantas di Jalan Raya Mauk-Sepatan bukan hanya kali ini, bahwa semenjak truk-truk besar sering kali melintas dengan berkelompok tidak pernah memperdulikan kondisi jalan yang padat dan sempit.
Selain itu, kondisi seperti ini semakin diperparah dengan minimnya pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami udah muak lah selalu terjadi hal seperti ini, pemerintah dan aparat terkait harus bertindak. Nanti jangan sampai ada korban jiwa lagi,” tegasnya.
Peristiwa ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan masyarakat terkait keselamatan berkendara di Jalan Raya Mauk-Sepatan.
Warga mendesak pihak berwenang untuk segera mengambil tindakan tegas, seperti pembatasan jam operasional truk besar, pemasangan rambu peringatan yang jelas, hingga peningkatan patroli lalu lintas secara intensif.
Sementara itu, pihak Polsek Sepatan yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengamankan sopir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
- Penulis: Bandi
