Breaking News
light_mode
Trending Tags

PUBLIK MULAI GERAM! Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 73

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

NEWS PUBLIK | TANJAB TIMUR – Kasus pencurian emas Tanjab Timur kembali menjadi sorotan publik setelah memasuki bulan ketujuh tanpa kepastian hukum. Lambannya penanganan perkara ini memicu kekecewaan mendalam dari korban yang merasa belum mendapatkan keadilan.

Peristiwa ini terjadi di wilayah Dusun Karya Bakti, Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang berada dalam wilayah hukum kepolisian setempat.

Korban, H. Ambo Acok, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya terhadap lambatnya progres penanganan kasus pencurian yang menimpa dirinya sejak awal September 2025 lalu.

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Terjadi Saat Rumah Kosong

Kasus pencurian emas Tanjab Timur ini bermula pada Senin, 1 September 2025. Saat itu, rumah milik H. Ambo Acok dalam kondisi kosong, sehingga memberikan kesempatan bagi pelaku untuk melancarkan aksinya.

Pelaku berhasil menggasak sejumlah harta benda berharga milik korban. Di antaranya adalah perhiasan emas dengan berat sekitar 200 gram yang ditaksir senilai Rp600 juta, satu unit telepon genggam, serta sejumlah uang tunai.

Kejadian tersebut tentu meninggalkan kerugian besar, tidak hanya dari sisi materi, tetapi juga rasa aman bagi korban dan keluarganya.

Pasca kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian setempat dengan harapan pelaku segera ditangkap dan barang-barang yang hilang dapat ditemukan kembali.

Namun, harapan tersebut tidak berjalan sesuai kenyataan.

Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Mandek Dua Bulan

Menurut H. Ambo Acok, selama dua bulan pertama setelah laporan dibuat, tidak ada perkembangan signifikan dari pihak kepolisian.

Ia menilai penanganan kasus tersebut berjalan lamban dan tidak menunjukkan progres berarti.

Sekitar dua bulan tidak ada kabar apa-apa. Baru setelah kami melapor ke Polda dan ada koordinasi dengan Kapolsek, baru mereka mulai bergerak,” ujar H. Ambo Acok saat memberikan keterangan di hadapan awak media, Sabtu (28/03/2026) malam.

Merasa laporannya tidak ditindaklanjuti secara maksimal, korban kemudian mengambil langkah dengan mendatangi Kepolisian Daerah Jambi untuk mengadukan keluhan tersebut.

Langkah tersebut menjadi titik balik awal dalam penanganan kasus.

Setelah adanya koordinasi antara pihak Polda dan kepolisian setempat, barulah terlihat adanya pergerakan dalam proses penyelidikan.

Barang Bukti Ditemukan, Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Masih Buntu

Hasil dari dorongan tersebut, aparat kepolisian akhirnya berhasil menemukan salah satu barang bukti milik korban, yakni satu unit telepon genggam.

Barang tersebut ditemukan di wilayah Tembilahan sekitar bulan November 2025, atau dua bulan setelah kejadian pencurian.

Penemuan ini sempat memberikan harapan baru bagi korban bahwa kasus akan segera terungkap.

Namun, hingga saat ini, perkembangan lanjutan justru tidak menunjukkan hasil signifikan.

Pelaku utama pencurian belum berhasil diungkap, sementara barang berharga lainnya seperti emas dan uang tunai juga belum ditemukan.

Padahal, menurut korban, keberadaan barang bukti tersebut seharusnya bisa menjadi pintu masuk bagi aparat untuk menelusuri jejak pelaku.

7 Bulan Tanpa Kepastian, Korban Desak Polisi Bertindak Cepat

Memasuki bulan ketujuh sejak peristiwa terjadi, atau sekitar lima bulan sejak ditemukannya barang bukti, kasus ini dinilai kembali meredup tanpa kejelasan.

Kondisi tersebut memicu kekecewaan mendalam dari korban.

H. Ambo Acok mendesak aparat penegak hukum untuk tidak membiarkan kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian.

Ia berharap pihak kepolisian, khususnya Polsek Geragai dan Polres Tanjung Jabung Timur, dapat bekerja lebih serius dalam mengungkap pelaku.

Kami hanya ingin masalah ini dilanjutkan sampai tuntas. Sudah terlalu lama kami menunggu kepastian hukum. Barang bukti sudah ada satu yang ketemu, seharusnya itu jadi pintu masuk untuk menangkap pelakunya,” tegasnya.

Korban juga berharap dengan mencuatnya kasus ini ke publik, aparat penegak hukum dapat memberikan perhatian lebih dan segera menuntaskan perkara tersebut.

Baginya, kasus ini bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga menyangkut rasa keadilan dan keamanan keluarga.

Polisi Sebut Kasus Masih Tahap Penyelidikan

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kanit Reskrim Polsek Geragai, Fajar, menyampaikan bahwa kasus tersebut hingga kini masih dalam tahap penyelidikan.

Iya masih tahap penyelidikan,” tulisnya singkat saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa proses hukum masih berjalan, meskipun belum memberikan hasil yang signifikan dalam pengungkapan pelaku.

Kasus pencurian emas senilai Rp600 juta ini kini menjadi momentum penting bagi aparat kepolisian untuk membuktikan profesionalisme dan komitmennya.

Publik menunggu, apakah kasus ini akan benar-benar diusut hingga tuntas, atau kembali menjadi daftar panjang perkara yang tak kunjung selesai.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Memaknai Puasa Melampaui Lapar dan Haus

    Memaknai Puasa Melampaui Lapar dan Haus

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Akademisi UIN STS Jambi) Puasa kerap dipahami sebagai kewajiban ritual yang bersifat individual, sebuah praktik spiritual yang ditempatkan semata dalam relasi privat antara manusia dan Tuhan. Dalam kerangka ini, puasa seolah selesai pada kepatuhan personal. Namun pembacaan yang terlalu privat justru menyederhanakan maknanya. Puasa bukan sekadar ritus […]

  • Pemprov Jambi Gelar Rapat Persiapan Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara

    Pemprov Jambi Gelar Rapat Persiapan Kirim Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menunjukkan kepedulian terhadap daerah-daerah yang sedang menghadapi bencana alam. Untuk mempercepat langkah kemanusiaan, Pemprov menggelar rapat persiapan pelepasan bantuan yang akan dikirim ke tiga provinsi terdampak, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, dan dihadiri sejumlah pejabat strategis. […]

  • Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Mengikuti Kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia

    Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang Mengikuti Kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MEDAN – Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel), Fery Sahputra Simatupang, mengikuti kegiatan Penyampaian Opini Ombudsman Republik Indonesia terkait Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Provinsi Sumatera Utara ,  Selasa ,24/02/2026 . Dalam penilaian kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan memperoleh […]

  • Wabup Katamso Tekankan Pentingnya Prodi Hukum Keluarga Islam bagi Ketahanan Sosial Daerah

    Wabup Katamso Tekankan Pentingnya Prodi Hukum Keluarga Islam bagi Ketahanan Sosial Daerah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri kegiatan Sosialisasi Penguatan Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Program Studi (Prodi) di lingkungan Fakultas Hukum dan Komunikasi IAI An-Nadwah Kuala Tungkal bersama para stakeholder, Rabu (11/02), bertempat di Ruang Pola Utama Kantor Bupati. Kegiatan tersebut turut dihadiri […]

  • Al Haris dan Danrem 042 Gapu Koordinasi ke BNPB, Antisipasi Karhutla dan Bencana

    Al Haris dan Danrem 042 Gapu Koordinasi ke BNPB, Antisipasi Karhutla dan Bencana

    • 0Komentar

    Jakarta (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S, Sos, MH bersama Danrem 042 Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, SE, M.Sc menemui Kepala BNPB Pusat Letjen TNI Suharyanto, bertempat di Gedung Graha BNPB Pusat, Jakarta, Senin (23/06/2025). Adapun pertemuan ini guna membahas Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta bencana alam lainnya yang […]

  • Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Bappenas Tinjau Pembangunan Proyek Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional di Candi Muaro Jambi

    Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Bappenas Tinjau Pembangunan Proyek Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional di Candi Muaro Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendampingi Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Kepala Bappenas) Rachmat Pambudy, dalam kunjungan kerja (kunker) untuk meninjau lokasi pembangunan proyek Museum Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) di Candi Muaro Jambi. Proyek ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bertujuan […]

expand_less