Breaking News
light_mode
Trending Tags

LSM Petisi Sakti Curigai Dugaan KKN Dana Desa di Kerinci, Kejati Jambi Diminta Turun Tangan

  • account_circle News Publik
  • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
  • visibility 220

LSM Petisi Sakti Curigai Dugaan KKN Dana Desa di Kerinci, Kejati Jambi Diminta Turun Tangan

NEWS PUBLIK – Ketua Harian LSM Petisi Sakti, Marjoni, menyayangkan lambannya respons Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh dalam menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Pelayang Raya Kota Sungai Penuh dan beberapa Desa di Kabupaten Kerinci.

Marjoni menyebut laporan dugaan korupsi tersebut sudah disampaikan ke Kejari, bahkan informasi yang diterima menyebutkan bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat sudah diterima pihak kejaksaan.

“Laporan dan LHP sudah diserahkan, namun hingga kini belum ada langkah nyata dari Kejari Sungai Penuh,” ujarnya, Jumat (11/7/2025).

Ia menilai sikap diam aparat penegak hukum hanya akan memicu spekulasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan. Kejari Sungai Penuh dinilai perlu memahami pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam proses penegakan hukum.

Kasus ini menyeret nama Kepala Desa Pelayang Raya, Supriadi, yang diduga terlibat dalam penyimpangan pengelolaan dana desa. Publik pun mendesak adanya tindak lanjut tegas dari aparat penegak hukum.

Diketahui, terdapat lima desa di Kabupaten Kerinci yang menerima Dana Tambahan sebesar Rp130 juta pada Tahun Anggaran 2023. Kelima desa tersebut adalah:

  • Desa Sanggaran Agung
  • Desa Simpang IV Tanjung Tanah
  • Desa Pendung Talang Genting
  • Desa Tanjung Harapan
  • Desa Talang Kemulun

Total Dana Tambahan yang dikucurkan pemerintah sebesar Rp650 juta. LSM Petisi Sakti menduga dana tersebut disalahgunakan oleh oknum kepala desa demi kepentingan pribadi.

Menurut Marjoni, pengelolaan dana tersebut sarat dengan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta minim pengawasan dari instansi terkait. Hal inilah yang diduga menjadi celah terjadinya penyelewengan dana publik.

Atas dasar itu, LSM Petisi Sakti mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi untuk turun tangan secara langsung dalam menangani kasus ini dan menyampaikan perkembangan terbaru kepada publik.

Marjoni juga meminta agar Kejati Jambi tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Pihaknya menduga ada indikasi permainan di internal Kejari Sungai Penuh yang berpotensi melindungi pelaku korupsi.

Terakhir, LSM Petisi Sakti meminta Kejati Jambi menjaga integritas lembaga penegak hukum, serta memastikan bahwa semua laporan masyarakat ditindaklanjuti secara transparan tanpa keberpihakan. (eli)

  • Penulis: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temui Menkeu Purbaya, Gubernur Al Haris Sampaikan Keluhan Daerah Terkait Penurunan TKD

    Temui Menkeu Purbaya, Gubernur Al Haris Sampaikan Keluhan Daerah Terkait Penurunan TKD

    • 1Komentar

    📰 Gubernur Al Haris Temui Menkeu Bahas Penurunan TKD NEWS PUBLIK, Jakarta (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi sekaligus Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) dan Ketua Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan (ADPMET), Al Haris, melakukan audiensi dengan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (7/10/2025). […]

  • Kepala Kemenag Pasaman Barat Lepas ASN Yang Akan Berhaji

    Kepala Kemenag Pasaman Barat Lepas ASN Yang Akan Berhaji

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Pasaman Barat Sumbar – Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Rali Tasman, Kamis (8/5) lepas 8 ASN (Aparatur Sipil Negara) yang akan melaksanakan perjalanan ibadah haji ke Makkah Al-Mukarramah tahun 1446/2025. Delapan ASN di jajaran Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, termasuk Kepala Kantor, Rali Tasman, dilepas Kepala Kantor di ruang kerja kepala kantor, […]

  • Membaca Lansekap Jambi: Mengurai Kompleksitas, Menata Konektivitas

    Membaca Lansekap Jambi: Mengurai Kompleksitas, Menata Konektivitas

    • 0Komentar

    Membaca Lansekap Jambi: Mengurai Kompleksitas, Menata Konektivitas Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP* Akademisi UIN STS Jambi ————————————————————————————- Provinsi Jambi diformulasikan sebagai salah satu simpul utama dalam jaringan pengembangan ekonomi berkelanjutan di Pulau Sumatera, sebagaimana ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Dengan mempertimbangkan lanskap geografis dan karakter sosial-ekonomi yang kompleks, arah […]

  • Polsek Buay Bahuga Monitoring Pembagian MBG Sekaligus Berikan Binluh Ke Pelajar Sekola

    Polsek Buay Bahuga Monitoring Pembagian MBG Sekaligus Berikan Binluh Ke Pelajar Sekola

    • 0Komentar

    📰 Polsek Buay Bahuga Kawal Pembagian 2.192 Paket MBG, Siswa Dapat Edukasi Sehat NEWS PUBLIK, Way Kanan – Polsek Buay Bahuga, Polres Way Kanan, Polda Lampung turun langsung melakukan monitoring Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Badan Gizi Nasional (BGN) kepada pelajar di Kecamatan Bahuga, Senin (25/08/2025). Sebanyak 2.192 paket makanan bergizi dibagikan kepada […]

  • Gubernur Al Haris Buka Turnamen Mini Soccer ANTARA Cup 2024

    Gubernur Al Haris Buka Turnamen Mini Soccer ANTARA Cup 2024

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi) –  Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, membuka secara resmi Turnamen Mini Soccer ANTARA Cup 2024 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-87 Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA. Turnamen ini merupakan edisi kedua dan diikuti oleh para insan pers Provinsi Jambi. Pembukaan turnamen Mini Soccer ANTARA […]

  • Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

    Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

    • 0Komentar

    Oleh: Dr. Agus, S.Sos., M. Hum., CIIQA General Manager UNESCO Global Geopark Merangin Jambi Dosen Fakultas Hukum Universitas Unja Tulisan di Sumateradaily.com yang menyoroti Merangin Jambi UNESCO Global Geopark (MJUGGp) sebagai sekadar proyek simbolisme yang mengabaikan realitas lokal, tampaknya hanya membaca satu sisi kacamata sempit dan mengabaikan fakta-fakta di lapangan. Alih-alih menilai geopark sebagai proyek […]

expand_less