Pekan Kebudayaan Daerah Jambi “Jambi Elok Nian” Resmi Dibuka Gubernur Al Haris
- account_circle GR
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | JAMBI – Pekan Kebudayaan Daerah Jambi bertajuk “Jambi Elok Nian” resmi dibuka oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH bersama Ketua TP PKK Provinsi Jambi Hj. Hesnidar Haris SE atau Hesti Haris.
Kegiatan yang mengangkat tema “Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat Merangin” tersebut berlangsung di Taman Mini Melayu Jambi (Arena Ex MTQ), Jumat (26/06/2026) malam.
Pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Merangin ini dihadiri perwakilan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, tokoh adat, pelaku seni budaya, pelaku UMKM, serta masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai anjungan kabupaten/kota di Provinsi Jambi menampilkan kekayaan budaya, kesenian, serta produk unggulan daerah masing-masing.
Pekan Kebudayaan Daerah Jambi Jadi Wadah Pelestarian Budaya
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Pekan Kebudayaan Daerah Jambi harus menjadi ruang bersama untuk memperkuat keberagaman budaya dan mempererat hubungan antar masyarakat.
Menurutnya, kegiatan kebudayaan bukan hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga wadah interaksi, edukasi, dan membangun rasa saling menghargai terhadap warisan daerah.
“Saya berharap kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah dapat terus dioptimalkan menjadi ruang untuk memfasilitasi keragaman dan interaksi budaya, serta menjadi ruang bersama dalam semangat saling menghargai,” ujar Al Haris.
Gubernur juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali Taman Mini Melayu Jambi sebagai pusat pelestarian budaya daerah.
Ia menyampaikan bahwa fasilitas budaya yang telah dibangun para pendahulu harus dimanfaatkan dan dirawat agar kembali menjadi tempat edukasi masyarakat.
“Tempat ini sudah dibangun oleh pendahulu kita. Kalau tidak kita gunakan, kapan lagi akan dimanfaatkan. Kita wajib membenahinya kembali menjadi Taman Melayu Jambi,” kata Al Haris.
Menurutnya, keberadaan anjungan setiap kabupaten/kota menjadi sarana penting untuk memperkenalkan identitas budaya dan potensi daerah kepada masyarakat luas.
Al Haris Dorong Budaya dan UMKM Jadi Penggerak Ekonomi
Selain pelestarian budaya, Al Haris berharap Pekan Kebudayaan Daerah Jambi mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Ia meminta seluruh kabupaten/kota untuk mengisi anjungan daerah dengan berbagai produk unggulan serta ciri khas budaya masing-masing.
“Saya berharap semua daerah mengisi anjungan mereka masing-masing dengan berbagai macam khas budaya daerah termasuk produk UMKM,” ungkapnya.
Al Haris menilai kegiatan budaya seperti ini dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
“Harapan kita dengan adanya pekan budaya ini, budaya kita hidupkan kembali dan UMKM kita hidupkan kembali agar masyarakat dapat meningkatkan perekonomian,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh daerah untuk menjaga kebersihan dan merawat rumah adat yang menjadi bagian dari aset budaya Provinsi Jambi.
Lebih lanjut, Al Haris berharap kegiatan kebudayaan dapat mendorong perkembangan sektor pariwisata Jambi dengan menampilkan potensi unggulan dari masing-masing daerah.
“Kita mengharapkan pariwisata Provinsi Jambi bergairah dengan adanya event-event seperti ini, muncul potensi daerah masing-masing, dan pendapatan daerah meningkat,” ujarnya.
Gubernur Al Haris turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Merangin dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pengenalan budaya antar daerah dapat memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap kekayaan budaya Jambi.
Pekan Kebudayaan Daerah Kabupaten Merangin menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran anjungan budaya, pagelaran seni tradisi, diskusi kebudayaan, hingga lokakarya pelestarian warisan budaya.
- Penulis: GR
