Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh

  • account_circle GR
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • print Cetak

Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh

NEWS PUBLIK | Jambi — Percepatan pembangunan Waste-to-Energy Jambi kini memasuki babak penting. Gubernur Jambi, Al Haris, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi Jambi dalam mendukung realisasi proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Penyelenggaraan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik di wilayah Jambi Raya, yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Sabtu malam, 11 April 2026.

Penandatanganan kerja sama ini melibatkan sejumlah kepala daerah di wilayah Jambi Raya, yakni Wali Kota Jambi Maulana, Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno, Bupati Batang Hari Fadhil Arif, Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat, serta Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur Muslimin Tanja.

Momen penting ini juga disaksikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, yang menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy Jambi Didukung Perpres 109/2025

Percepatan pembangunan Waste-to-Energy Jambi memiliki dasar hukum kuat melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Regulasi ini menjadi pijakan utama dalam pengembangan PSEL di berbagai daerah, termasuk Jambi, dengan syarat wilayah memiliki timbunan sampah minimal 1.000 ton per hari.

Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi respons cepat Pemerintah Provinsi Jambi beserta kabupaten/kota dalam mendukung program nasional tersebut.

Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih atas respons yang sangat cepat dari Pemprov Jambi dan kabupaten/kotanya atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan atau listrik, yang kita sebut PSEL atau waste to energy,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa proyek ini akan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga membutuhkan perencanaan yang matang dan pelaksanaan yang terukur.

Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh

Proyek PSEL Jambi Masuk Tahap Lelang, Target Jangka Panjang

Pasca penandatanganan kerja sama, pemerintah pusat akan segera menindaklanjuti dengan proses lelang proyek pembangunan PSEL di wilayah Jambi Raya.

Namun demikian, Menteri Hanif mengungkapkan bahwa tahapan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga tahun, mengingat kompleksitas proyek serta kebutuhan perencanaan yang detail.

Meski memerlukan waktu, proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah yang terus meningkat, seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah Jambi.

Selain itu, keberadaan fasilitas PSEL juga diyakini mampu mengurangi ketergantungan pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang selama ini menjadi solusi utama, namun memiliki keterbatasan.

Gubernur Al Haris: Sampah Harus Bertransformasi Jadi Energi

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa persoalan sampah di Jambi sudah berada pada titik yang membutuhkan solusi inovatif dan berkelanjutan.

Ia menyebutkan bahwa selama ini pengelolaan sampah masih didominasi oleh pendekatan konvensional, yakni pengumpulan dan pembuangan akhir, yang dinilai tidak lagi memadai.

Selama ini, pengelolaan sampah masih didominasi pendekatan konvensional. Ini tidak lagi cukup untuk menjawab kompleksitas permasalahan yang ada. Kita harus bertransformasi ke sistem yang lebih modern, terintegrasi, dan berbasis teknologi ramah lingkungan,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti peningkatan volume sampah di wilayah Jambi Raya yang terjadi akibat pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, dan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, menurunkan kualitas kesehatan masyarakat, serta memicu kerusakan ekosistem.

Dampak Besar: Lingkungan, Kesehatan, dan Ekonomi

Gubernur Al Haris menegaskan bahwa proyek Waste-to-Energy tidak hanya berfokus pada pengurangan sampah, tetapi juga memiliki dampak luas bagi masyarakat.

Pemerintah daerah siap mendukung program Presiden terkait pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Ke depan, persoalan sampah yang menimbulkan penyakit bagi masyarakat bisa dikelola dengan baik, bahkan menjadi energi bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa sampah harus mulai dipandang sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi, bukan sekadar limbah yang harus dibuang.

Dengan pendekatan ini, diharapkan tercipta siklus ekonomi yang lebih produktif, mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam baru, serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Kolaborasi Pusat dan Daerah Jadi Kunci Sukses

Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyukseskan proyek ini.

Ia berharap Jambi dapat masuk dalam skema program Waste-to-Energy nasional, sehingga realisasi pembangunan PSEL dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Melalui penandatanganan ini, kami berharap pembangunan PSEL di Jambi dapat segera direalisasikan. Jangan sampai terjadi kedaruratan sampah. Permasalahan ini harus kita atasi secara kolaboratif dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini akan berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas lingkungan, pengurangan volume sampah di TPA, serta pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif.

Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy Jambi, Gubernur Al Haris Tegaskan Dukungan Penuh

Menuju Jambi Bebas Krisis Sampah

Dengan komitmen kuat dari pemerintah daerah dan dukungan penuh pemerintah pusat, percepatan pembangunan Waste-to-Energy Jambi diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengatasi krisis sampah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi besar dalam sistem pengelolaan lingkungan di Provinsi Jambi, menuju pendekatan yang lebih modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.

Ke depan, proyek ini tidak hanya menjadi solusi lingkungan, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

  • Penulis: GR

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Kapolres Karawang Tegaskan Dukungan Sinergi Nasional

    Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Kapolres Karawang Tegaskan Dukungan Sinergi Nasional

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Bogor, Jawa Barat — Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menyampaikan telah melaksanakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026. Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 […]

  • Tim Paskibra SMKN 5 Kabupaten Tangerang juara umum lomba tingkat Provinsi Banten

    Paskibra SMKN 5 Kabupaten Tangerang Sabet Juara Umum di Lomba Tingkat Provinsi Banten!

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANGERANG – Kabar membanggakan datang dari SMKN 5 Kabupaten Tangerang, Tim Paskibra sekolah ini berhasil meraih Juara Umum dalam ajang lomba tingkat SMA/SMK se-Provinsi Banten, Senin (11/5/2026). Dengan semangat disiplin, kerja keras dan kekompakan, Tim Paskibra SMKN 5 berhasil membawa pulang berbagai penghargaan sekaligus. Dalam kompetisi tersebut, Tim Paskibra SMKN 5 Kabupaten Tangerang […]

  • Laka Truk Batu Bara Kembali Terjadi, Ketua MPLLBB Susana Wati Minta Semua Pihak Bertindak

    Laka Truk Batu Bara Kembali Terjadi, Ketua MPLLBB Susana Wati Minta Semua Pihak Bertindak

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI, 26 Januari 2026 — Ketua Masyarakat Peduli Lalu Lintas Batu Bara (MPLLBB), Susana Wati, angkat bicara setelah kembali terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pengangkut batu bara di wilayah Jambi Luar Kota. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari, 26 Januari 2026, sekitar pukul 00.15 WIB di kawasan Pondok Meja Pal […]

  • Jambi Torehkan Sejarah Baru: Naik ke 9 Besar Nasional IDI, Catat Lompatan Tertinggi

    Jambi Torehkan Sejarah Baru: Naik ke 9 Besar Nasional IDI, Catat Lompatan Tertinggi

    • 0Komentar

    Jambi Torehkan Sejarah Baru: Naik ke 9 Besar Nasional IDI, Catat Lompatan Tertinggi NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Provinsi Jambi mencatat prestasi gemilang dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) 2024. Untuk pertama kalinya, Jambi berhasil masuk dalam 9 besar nasional, sekaligus ditetapkan sebagai provinsi dengan peningkatan nilai IDI tertinggi se-Indonesia. Prestasi ini disampaikan […]

  • BRMP Jambi & Petani Sarolangun Gaspol Tanam Padi 20 Hektar

    BRMP Jambi & Petani Sarolangun Gaspol Tanam Padi 20 Hektar

    • 0Komentar

    📰 BRMP Jambi dan TPHP Sarolangun Genjot LTT Padi di Desa Temenggung NEWS PUBLIK, SAROLANGUN – Dalam rangka mempercepat Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Sarolangun, Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Jambi bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Sarolangun melakukan penanaman padi sawah di Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Rabu (06/08/2025). […]

  • Kemiskinan Jambi menurun menurut data BPS dan analisis Dr Fahmi Rasid

    Kemiskinan Jambi MENURUN : Optimisme Baru di Tengah Tantangan Ekonomi Daerah

    • 0Komentar

    Kemiskinan Jambi MENURUN : Optimisme Baru di Tengah Tantangan Ekonomi Daerah Pembangunan Jambi harus diarahkan pada penguatan ekonomi rakyat, pemerataan infrastruktur, hilirisasi industri, pengembangan pariwisata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dr. Fahmi Rasid Sang Fakir KEMISKINAN masih menjadi salah satu persoalan utama dalam pembangunan daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Jambi. Namun di tengah […]

expand_less