Polresta Jambi Vicon Bersama Kapolri, Bahas Pelayanan dan Pengamanan Objek Wisata Idul Fitri 1447 H
- account_circle Eli
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 56

NEWS PUBLIK | JAMBI – Pengamanan objek wisata Idul Fitri menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran 1447 Hijriah. Polresta Jambi turut mengikuti Video Conference (Vicon) monitoring yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Selasa (24/3/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus kesiapan nasional dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat di berbagai titik strategis, termasuk objek wisata.
Kapolri Soroti Lonjakan Kendaraan dan Puncak Arus Balik
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan adanya peningkatan volume kendaraan pada arus mudik tahun ini.
Dari sekitar 250 ribu kendaraan pada tahun 2025, jumlah tersebut meningkat menjadi sekitar 270 ribu kendaraan pada 2026.
Selain itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret dan 29 Maret 2026, yang berpotensi menimbulkan kepadatan di berbagai jalur utama.
Kapolri meminta seluruh jajaran untuk mengantisipasi potensi kemacetan, terutama di pelabuhan, jalur arteri, serta titik rawan lainnya.
Selain arus lalu lintas, pengamanan objek wisata Idul Fitri menjadi fokus utama.
Lonjakan kunjungan masyarakat selama libur Lebaran dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk risiko kecelakaan.
Kapolri menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat personel, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Polresta Jambi Siapkan Strategi Pengamanan Terpadu
Menindaklanjuti arahan tersebut, Polresta Jambi menyatakan kesiapan penuh dalam mengamankan objek wisata di wilayahnya.
Melalui jajaran Polsek, berbagai langkah strategis telah disiapkan guna menghadapi lonjakan pengunjung selama libur Idul Fitri.
“Polresta Jambi bersama Polsek jajaran menyiapkan langkah strategis dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk di objek wisata yang diprediksi meningkat,” ujar Kasi Humas.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga kenyamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Kapolri juga menekankan pentingnya kesiapan layanan kesehatan di titik-titik strategis seperti rest area.
Langkah ini bertujuan untuk memberikan pertolongan cepat kepada pemudik maupun wisatawan yang membutuhkan layanan medis.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kesehatan selama perjalanan maupun saat berwisata.
Polresta Jambi turut mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berwisata selama libur Lebaran.
Masyarakat diminta mematuhi aturan yang berlaku, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Kesadaran masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Sinergi Forkopimda Perkuat Pengamanan
Kegiatan Vicon tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, termasuk perwakilan pemerintah daerah dan TNI.
Sinergi lintas sektor ini menjadi kunci dalam memastikan pengamanan objek wisata Idul Fitri berjalan efektif.
Dengan koordinasi yang kuat, diharapkan seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.
Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri menegaskan komitmennya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Pengamanan objek wisata Idul Fitri menjadi bagian penting dari upaya tersebut, mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
Dengan kesiapan personel, strategi pengamanan, serta dukungan lintas instansi, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
- Penulis: Eli
