Program Dokter Maju Pemkab Sarolangun Dikebut, Layanan Kesehatan Kini Menjangkau 11 Kecamatan
- account_circle Syarifah
- calendar_month Sel, 17 Mar 2026
- visibility 60

Bupati Sarolangun, Hurmin bersama Wakil Bupati setelah pelantikan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sarolangun
NEWS PUBLIK | SAROLANGUN – Pemerintah Kabupaten Sarolangun mempercepat pelaksanaan program Dokter Maju sebagai upaya memenuhi hak dasar masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang merata. Program tersebut kini telah menjangkau seluruh 11 kecamatan di wilayah Kabupaten Sarolangun.
Bupati Sarolangun, Hurmin, mengatakan percepatan program ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang lebih mudah, terutama bagi warga yang selama ini tinggal di wilayah yang sulit dijangkau fasilitas medis.
“Tidak terasa sudah satu tahun memimpin Kabupaten Sarolangun. Meski tidak mudah di tengah kondisi pengehematan anggaran, secara bertahap dan terukur program kerja mulai bergulir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Hurmin di Sarolangun, Sabtu.
Program Dokter Maju menjadi salah satu inovasi pelayanan kesehatan yang kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat.
Layanan Kesehatan Jemput Bola
Hurmin menjelaskan, program Dokter Maju dirancang untuk mengubah pola pelayanan kesehatan yang sebelumnya terpusat di fasilitas tertentu, menjadi pelayanan yang aktif mendatangi masyarakat.
Melalui program ini, tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga kesehatan lainnya turun langsung ke rumah-rumah warga secara bergilir di berbagai desa dan kecamatan.
“Pelayanan kesehatan tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Sekarang tenaga medis yang mendatangi masyarakat langsung ke rumah mereka,” ujarnya.
Program ini didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai, termasuk mobil layanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan peralatan medis dasar.
Dengan sistem tersebut, masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan kesehatan kini dapat memperoleh pemeriksaan medis secara langsung tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Langkah ini dinilai penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan atau daerah yang memiliki keterbatasan fasilitas kesehatan.
Jangkau 11 Kecamatan
Menurut Hurmin, hingga saat ini program Dokter Maju telah menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Sarolangun.
Keberadaan program tersebut diharapkan mampu mempersempit kesenjangan akses kesehatan antarwilayah.
Selain memberikan pemeriksaan kesehatan, tim medis juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, pencegahan penyakit, serta pola hidup sehat.
“Program ini bukan hanya memberikan pelayanan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan kepada masyarakat agar mereka lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan,” katanya.
Kehadiran layanan kesehatan jemput bola ini pun mulai mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya warga yang sebelumnya kesulitan mendapatkan layanan medis.
Inovasi Digital Lewat Aplikasi Pak Kades Maju
Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sarolangun juga melakukan inovasi di bidang pelayanan publik melalui aplikasi Pak Kades Maju.
Aplikasi ini merupakan sistem pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital yang diperuntukkan bagi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Hurmin menjelaskan, aplikasi tersebut hadir untuk menjawab persoalan akses layanan administrasi yang selama ini masih menjadi kendala bagi masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah pedesaan.
“Melalui aplikasi Pak Kades Maju, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan secara online tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan,” ujarnya.
Dengan sistem digital tersebut, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik di Kabupaten Sarolangun.
Program Pembangunan Terus Didorong
Hurmin menegaskan bahwa selain dua program tersebut, pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai program pembangunan lainnya yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.
Beberapa di antaranya meliputi penataan ruang terbuka hijau (RTH), peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah, serta peningkatan kesejahteraan aparatur melalui pemberian tunjangan penghasilan pegawai (TPP).
Pemerintah daerah juga memperkuat kolaborasi dengan DPRD Provinsi Jambi dan DPR RI guna memperoleh tambahan anggaran pembangunan dari luar belanja daerah (APBD) Kabupaten Sarolangun.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi pemerintah daerah.
“Itu semua dilakukan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Sarolangun,” kata Hurmin.
Masih Ada Program yang Perlu Digenjot
Meski sejumlah program telah berjalan dan mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, Hurmin mengakui masih ada beberapa program visi dan misi pemerintah daerah yang belum terlaksana secara optimal.
Hal tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari berbagai tantangan, termasuk kondisi fiskal daerah yang mengharuskan pemerintah melakukan efisiensi anggaran.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk merealisasikan berbagai program prioritas secara bertahap.
“Masyarakat juga patut melihat bahwa beberapa program unggulan telah direalisasikan dan mulai dirasakan manfaatnya secara nyata,” ungkap Hurmin.
Pemerintah Kabupaten Sarolangun pun memastikan akan terus mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat di daerah tersebut.
- Penulis: Syarifah
