Breaking News
Trending Tags

Rp40 Juta Melayang! Oknum PNS Diduga Tipu Warga dengan Modus Gadai Sawah

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

NEWS PUBLIK | KERINCI – Dugaan penipuan dengan modus pegang gadai sawah menyeret seorang oknum PNS berinisial ADM yang disebut berdinas di lingkungan Sekretariat DPRD Sungai Penuh. Seorang warga Desa Sungai Medang, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, mengaku mengalami kerugian hingga Rp40 juta dan telah melaporkan persoalan tersebut kepada kepolisian.

Korban berinisial ETI EFRANIDA mengaku menyerahkan uang Rp40 juta kepada ADM dalam sebuah kesepakatan pegang gadai sawah. Dalam perjanjian tersebut, korban disebut berhak menggarap sawah yang dijadikan agunan selama uang belum dikembalikan.

Namun, kesepakatan itu disebut tidak berjalan sebagaimana yang dijanjikan. Korban mengaku tidak pernah bisa menggarap sawah tersebut dengan berbagai alasan yang disampaikan ADM.

Persoalan kian pelik karena uang Rp40 juta yang dijanjikan akan dikembalikan juga tak kunjung diterima korban.

Uang Rp40 Juta Diserahkan, Sawah Tak Bisa Digarap

Berdasarkan keterangan ETI EFRANIDA, transaksi bermula ketika ADM menawarkan skema peminjaman uang dengan menggunakan surat pegang gadai sawah.

Untuk meyakinkan korban, ADM disebut memberikan agunan tambahan berupa surat jual beli tanah yang diduga bermasalah atau dipalsukan, serta fotokopi SK.

Dalam kesepakatan tersebut, pihak pertama, ETI EFRANIDA, menyerahkan uang sebesar Rp40 juta kepada pihak kedua, yakni ADM.

Sebagai jaminan, ADM disebut menyerahkan hak pengelolaan atas tanah sawah untuk dikerjakan korban selama uang belum dikembalikan.

Namun, menurut korban, sawah tersebut justru tidak dapat digarap. ADM disebut berulang kali memberikan alasan bahwa sawah akan dijual dan uang milik korban akan segera dikembalikan.

Janji tersebut disebut berlangsung hingga sekitar satu tahun, tetapi uang Rp40 juta yang diberikan korban belum juga dikembalikan.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less