GEBRAKAN RUPS BANK SUMUT 2025: Fokus Penguatan Ekonomi Daerah dan Modal Besar, Dihadiri Bupati Labuhanbatu Selatan
- account_circle RM
- calendar_month 22 jam yang lalu
- visibility 72

Suasana RUPS Bank Sumut 2025 bersama kepala daerah se-Sumatera Utara di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026).
NEWS PUBLIK | MEDAN – Penguatan ekonomi daerah kembali menjadi fokus utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Bank Sumut Tahun Buku 2025 yang digelar di Aula Kantor Pusat Bank Sumut, Medan, Senin (6/4/2026).
Dalam forum strategis tersebut, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, turut hadir bersama seluruh kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Utara sebagai pemegang saham Bank Sumut.
Kehadiran para kepala daerah ini menegaskan pentingnya peran Bank Sumut sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang berbasis pada kekuatan sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan.
RUPS Bank Sumut 2025 Bahas Agenda Strategis Penguatan Ekonomi Daerah
Dalam RUPS Bank Sumut Tahun Buku 2025, sejumlah agenda penting dibahas secara komprehensif. Di antaranya adalah penyampaian laporan tahunan dan laporan keuangan, rencana penggunaan laba setelah pajak, hingga penetapan dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Selain itu, forum juga membahas langkah strategis terkait penguatan struktur permodalan serta penataan pengurus perusahaan untuk tahun buku berikutnya.
Keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam rapat ini dinilai krusial dalam menentukan arah kebijakan Bank Sumut ke depan, terutama dalam memperkuat peran sebagai bank pembangunan daerah.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa salah satu hasil penting RUPS adalah kesepakatan untuk mengalokasikan kembali sebagian dividen sebagai tambahan setoran modal dari seluruh pemerintah daerah pemegang saham.
Langkah ini dinilai sebagai strategi konkret dalam memperkuat fondasi keuangan Bank Sumut.
Penambahan Modal Jadi Kunci Perkuat Peran Bank Sumut
Selain pengalokasian dividen, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga melakukan penambahan modal untuk Bank Sumut.
Menurut Gubernur, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkokoh struktur permodalan agar Bank Sumut mampu memberikan kontribusi yang lebih signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat struktur permodalan Bank Sumut agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara,” ujarnya.
Penguatan modal ini diharapkan tidak hanya meningkatkan stabilitas keuangan bank, tetapi juga memperluas kemampuan dalam mendukung pembiayaan sektor produktif di daerah.
Dengan demikian, Bank Sumut diharapkan dapat menjadi pilar utama dalam pembangunan ekonomi berbasis daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Dirut Bank Sumut: Momentum Tingkatkan Daya Saing Nasional
Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan bahwa hasil RUPS ini menjadi momentum penting bagi peningkatan kinerja dan daya saing Bank Sumut di tingkat nasional.
Menurutnya, penguatan modal akan berdampak langsung terhadap peningkatan kapasitas usaha Bank Sumut, termasuk dalam memperluas layanan, meningkatkan inovasi produk, serta memperkuat dukungan terhadap masyarakat dan pelaku usaha.
Ia menegaskan bahwa Bank Sumut akan terus berkomitmen menjalankan prinsip pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif.
“Penguatan modal ini akan memberikan dampak positif terhadap kapasitas usaha, termasuk memperluas layanan dan meningkatkan inovasi produk untuk masyarakat,” ungkapnya.
Dengan strategi tersebut, Bank Sumut diharapkan mampu bersaing dengan perbankan nasional sekaligus tetap mempertahankan perannya sebagai bank daerah yang fokus pada pembangunan ekonomi lokal.
Bupati Labuhanbatu Selatan Dukung Penguatan Peran Bank Sumut
Di sisi lain, Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Syahputra Simatupang, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah penguatan Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah.
Menurutnya, keberadaan Bank Sumut memiliki peran yang sangat vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Selain itu, Bank Sumut juga dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung sektor usaha di daerah, termasuk pelaku UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
“Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama melalui akses layanan keuangan dan dukungan terhadap sektor usaha di Labuhanbatu Selatan,” ujar Fery.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Sumut dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan pembangunan ekonomi daerah dapat berjalan lebih optimal, merata, serta memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Sinergi Pemda dan Bank Sumut Dorong Ekonomi Berkelanjutan
RUPS Tahunan Bank Sumut Tahun Buku 2025 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
Melalui penguatan modal, peningkatan kinerja, serta inovasi layanan, Bank Sumut diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
Sinergi yang terbangun antara pemegang saham dan manajemen bank juga diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang berpihak pada masyarakat serta mendukung pengembangan sektor usaha di daerah.
Dengan langkah strategis yang diambil dalam RUPS ini, Bank Sumut semakin diproyeksikan sebagai lembaga keuangan daerah yang tangguh, kompetitif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
- Penulis: RM
