Breaking News
Trending Tags

Sopiah, S.Pd..Tinggalkan SMPN 1 Banyusari Karawang Dalam Kondisi Carut Marut? Dana Pemeliharaan Sarpras Sekolah Thn 2024 BOS sekitar Rp.384 Juta lebih, Dipertanyakan ?

  • account_circle Tim/Red
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • print Cetak

Sopiah, S.Pd..Tinggalkan SMPN 1 Banyusari Karawang Dalam Kondisi Carut Marut? Dana Pemeliharaan Sarpras Sekolah Thn 2024 BOS sekitar Rp.384 Juta lebih, Dipertanyakan ?

NEWS PUBLIK | Karawang – Pengelolaan Dana BOS SMPN 1 Banyusari Karawang kembali menjadi sorotan. Sejumlah guru menyebut kondisi sekolah saat ini memprihatinkan dan diduga mengalami berbagai persoalan internal selama beberapa tahun terakhir.

Sorotan tersebut muncul setelah mantan pimpinan sekolah, Sopiah, S.Pd. meninggalkan SMP Negeri 1 Banyusari Karawang dan kembali bertugas di SMP Negeri 4 Kotabaru Karawang .

Beberapa guru di lingkungan SMP Negeri 1 Banyusari Karawang mengaku kecewa terhadap kepemimpinan sebelumnya. Mereka menilai sekolah tidak mengalami perkembangan signifikan dalam peningkatan kualitas pendidikan maupun pembinaan terhadap tenaga pengajar.

Menurut informasi yang dihimpun, kondisi sekolah saat ini disebut dalam keadaan carut marut dan membutuhkan pembenahan serius dari manajemen baru

Sejumlah guru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir SMP Negeri 1 Banyusari Karawang dinilai dipimpin oleh pihak yang dianggap tidak tepat dan kurang profesional dalam mengelola sekolah.

Mereka menilai seharusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang menempatkan sosok kepala sekolah yang benar-benar mampu memajukan dunia pendidikan serta membangun lingkungan sekolah yang sehat dan berkualitas.

Bukan hanya dalam pembinaan terhadap siswa, tetapi juga dalam membangun hubungan kerja dan pembinaan terhadap para guru di lingkungan sekolah.

“Banyak kekecewaan dari para guru selama kepemimpinan sebelumnya,” ujar salah seorang sumber di lingkungan sekolah.

Kepala sekolah baru kini tengah berupaya melakukan pembenahan bersama para guru dan staf sekolah untuk memperbaiki kondisi internal SMP Negeri 1Banyusari Karawang.

Selain kondisi sekolah, penggunaan Dana BOS SMPN 1 Banyusari Karawang juga menjadi perhatian.

Selanjutnya terhadap pemeliharaan sarana dan prasarana 2025 yang meneyerap dana BOS sekitar Rp.384 Juta lebih, fakta dilapangan tidak terlihat jelas apa – apa saja Sarana Prasarana Sekolah yang dipelihara oleh Kepsek sementara informasi terkait hal itu tidak ada terlihat disekolah tersebut, modus korupsi nya yaitu Kepsek menghubungi pihak – pihak penjual barang / bahan yang ada di SIPLah lalu disepakati barang / bahan diantar atau dibayarkan jumlahnya 5 tetapi ditulis pada kwitansi atau faktur pembelian membengkak menjadi 35, dan diduga masih ada pos kegiatan lain yang sumbernya dari dana BOS tahun 2025 pengelolaan nya berpotensi merugikan keuangan Negara alias diduga ada korupsinya.

Tahun 2024 dana BOS diterima oleh SMP Negeri 1 Banyusari ada 2 tahap, tahap 1 sekolah terima tanggal 18 Januari 2024 Rp 676.545.000,– lalu tahap 2 sekolah terima tanggal 12 Agustus 2024 Rp 676.545.000,– laporan Kepsek ke Kementrian diduga direkayasa dan berpotensi merugikan keuangan Negara, adapun modus dugaan korupsi nya yaitu hampir sama dengan modus dugaan korupsi dana BOS tahun 2025.

Untuk itu, dugaan korupsi dana BOS Reguler di SMP Negeri 1 Banyusari di usut tuntas, maka, saat ini Lembaga Kami lagi mengumpulkan alat bukti dari sumber yang ada disekolah maupun sumber yang ada diluar sekolah.

Dipihak lain LBHK – Wartawan Jabar akan melaporkan Kepsek ke Tipikor Polres Karawang serta ke Kejaksaan Negeri Karawang sebab diduga dalam pengelolaan dana BOS Reguler tersebut ada perbuatan melawan hukum (PMH), dengan harapan agar dugaan korupsi dana BOS regular 2025-2024 di SMP Negeri 1 Banyusari bila terbukti maka wajib hukumnya pihak yang terlibat diduga korupsi dimasukkan ke penjara, tegas Syahrul.

Media ini berupaya konfirmasi ke SMP Negeri 1 Banyusari mendatangi sekolah tersebut, namun sangat disayangkan belum bisa bertemu dengan Kepsek, beberapa Orang Tua Murid yang ditemui media ini disekitar sekolah mengatakan bahwa Kepsek tidak transparan menggunakan dana BOS, lalu Komite Sekolah juga tidak terbuka dan Tim BOS sekolah apakah ada atau tidak kami tidak mengetahui, ujar beberapa Ortu Siswa.

Hal itulah yang kini menjadi sorotan dan dipertanyakan sejumlah pihak terkait realisasi penggunaannya di lapangan.

Sejumlah pihak berharap aparat penegak hukum turut melakukan penelusuran terkait penggunaan Dana BOS selama masa kepemimpinan sebelumnya.

Permintaan itu ditujukan kepada kepolisian, kejaksaan, inspektorat daerah, hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) agar melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan sekolah.

Khususnya terkait penggunaan Dana BOS Reguler serta dana pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah selama kepemimpinan Sopiah, S.Pd..sebagai Kepala SMP Negeri 1 Banyusari Karawang

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.

  • Penulis: Tim/Red

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

    Buka Ramadhan Ceria 2026, Wagub Sani Harap Da’i Cilik Jadi Agen Perubahan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Jambi – Wakil Gubernur (Wagub) Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I berharap Program Ramadhan Ceria yang diselenggarakan Jambi TV sebagai upaya dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta wadah strategis untuk membentuk karakter anak-anak agar menjadi agen perubahan yang unggul dan memiliki integritas tinggi di Provinsi Jambi. Harapan tersebut disampaikannya saat […]

  • Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi dan BI Komitmen Kendalikan Inflasi

    Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi dan BI Komitmen Kendalikan Inflasi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi berkomitmen bersama Bank Indonesia untuk terus mengendalikan inflasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), termasuk menghadirkan toko inflasi di sejumlah pasar guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, diberbagai daerah di Provinsi Jambi. Hal tersebut dikemukakannya saat menghadiri Pengukuhan Kepala […]

  • Wakil Bupati Syahdian Purba lepas Kafilah MTQ Labuhanbatu Selatan 2026

    Wakil Bupati Syahdian Lepas Kafilah MTQ Labuhanbatu Selatan Ikuti MTQ ke-40 Tingkat Sumut

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, S.H., secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang akan berlaga pada MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan pelepasan berlangsung di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kota Pinang, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, […]

  • Peresmian Ninik Mamak Luhah Pemangku Rajo 2026–2028, Sekda Alpian Tekankan Peran Penjaga Moral Masyarakat

    Peresmian Ninik Mamak Luhah Pemangku Rajo 2026–2028, Sekda Alpian Tekankan Peran Penjaga Moral Masyarakat

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | SUNGAI PENUH – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh, Alpian, SE, MM, menghadiri acara peresmian Ninik Mamak Adat Luhah Pemangku Rajo periode 2026–2028. Dalam acara tersebut, Bapak Oskarndar, SE resmi ditetapkan sebagai ninik mamak dengan gelar adat Ngabi Teah Satiyo Bawo. Kegiatan berlangsung khidmat di Musola Nurul Ikhlas, Kota Sungai Penuh, Minggu […]

  • Lepas Kloter 16, Gubernur Al Haris: Pemprov Kucurkan Dana 32 Milyar Untuk Haji Domestik

    Lepas Kloter 16, Gubernur Al Haris: Pemprov Kucurkan Dana 32 Milyar Untuk Haji Domestik

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH mengemukakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menganggarkan dana untuk mendukung kegiatan ibadah haji, termasuk akomodasi bagi jemaah haji domestik dari Bandara Sultan Thaha Jambi ke Embarkasi Hang Nadim Batam, setiap tahun 32 Milyar, kucuran dana tersebut menjadi bukti nyata bahwa Pemprov […]

  • Orasi damai FJPI Jambi pada Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026

    Hari Kebebasan Pers Sedunia, FJPI Jambi Soroti Ancaman terhadap Jurnalis dan Kebebasan Pers

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Jambi menggelar orasi damai dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia di Lapangan Gubernur Jambi, Minggu pagi (3/5/2026). Dalam aksi tersebut, FJPI Jambi menyoroti kondisi kebebasan pers yang dinilai semakin mengkhawatirkan, baik di tingkat nasional maupun di Provinsi Jambi. Ketua FJPI Provinsi Jambi, Yusnaini […]

expand_less