Breaking News
Trending Tags

Viral Di Media Sosial!! Warga Grebeg Pedagang Obat Terlarang di Desa Lemah Makmur Tempuran Karawang

  • account_circle Ahmad z
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

Viral Di Media Sosial!! Warga Grebeg Pedagang Obat Terlarang di Desa Lemah Makmur Tempuran Karawang

NEWS PUBLIK | KARAWANG – Puluhan warga Desa Lemahmakmur Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang menggeruduk sebuah warung yang diduga menjual obat-obat terlarang jenis hexymer dan tremadol (obat golongan opioid—narkotika sintetis) yang terletak di Dusun Wagirserut RT 03/RW 01, Selasa sore 17 Februari 2026.

Warga yang didominasi emak-emak didampingi pemerintah desa setempat geruduk “Kios Aceh” itu karena geram, kesal dan sudah meresahkan masyarakat lantaran kios obat tersebut, jelas-jelas meracuni masa depan anak-anak remaja.

Situasi hampir tidak bisa dibendung, warga menemukan bukti obat terlarang lalu membantingnya karena sudah terlalu lama menahan dan menunggu momen yang tepat untuk menggeruduk peredaran obat terlarang itu.

Sumber di lokasi menyatakan kekhawatirannya, karena sebagian besar pembeli obat-obatan itu anak-anak dan remaja.

“Kami khawatir generasi kedepan akan rusak mentalnya karena mengkonsumsi obat-obatan yang tidak seharusnya mereka konsumsi. Itu kan obat-obat yang dilarang.” Kata sumber.

Warga, meminta agar aparat pemerintah untuk secepatnya bertindak dan mengambil langkah pencegahan.

“Karena, jika dibiarkan berlarut-larut, bagaimana nasib anak-anak ke depan ? Harus keluar dari kampung ini sekarang juga,” ujar salah satu warga dengan kesal.

Sampai berita ini dipublikasikan, Selasa (17/2/2026), warga masih menunggu pihak Kepolisian.

“Karena kasus seperti itu banyak terjadi di beberapa wilayah di kabupaten Karawang, terkonfirmasi ada sekitar 70-an kios obat yang beroperasi, walau beberapa sudah digerebek oleh warga tapi mereka seakan hilang satu tumbuh seribu,” ungkap seorang warga yang tidak ingin disebut namanya.

Terkonfirmasi, bahwa peredaran obat keras dengan berkedok kios pulsa, barang-barang sembako, dan lain-lain itu seakan lenggang kangkung, lantaran peredarannya seperti baik-baik saja, jauh dari pantauan pihak berwajib, seolah semua sudah terstruktur rapih dengan jaringan masif tanpa ada yang ‘mengganggu’.

Sementara, warga masih menunggu tindakan cepat aparat Kepolisian setempat. Sebagian warga berujar,

“Apa perlu melapor sama Damkar ?”

  • Penulis: Ahmad z

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswa SMKN 5 Tangerang Sabet Juara 1 LKS Provinsi, Siap Wakili Banten di Tingkat Nasional

    Siswa SMKN 5 Tangerang Sabet Juara 1 LKS Provinsi, Siap Wakili Banten di Tingkat Nasional

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Kabar membanggakan datang dari SMKN 5 Kabupaten Tangerang! Arya Bima Sugiyarto, siswa Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), berhasil meraih Juara 1 pada ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Banten pada bidang lomba IT Software Solution for Business, Kamis (7/5/2026). Prestasi gemilang ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SMKN […]

  • Kajati Sugeng Hariadi Ikuti Kunker Virtual Jaksa Agung RI di Kejati Jambi

    Kajati Sugeng Hariadi Ikuti Kunker Virtual Jaksa Agung RI di Kejati Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, SH, MH menghadiri kegiatan kunjungan kerja (kunker) virtual Jaksa Agung Republik Indonesia pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Vicon Lantai 4 Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi. Agenda itu menjadi bagian dari koordinasi nasional antara Kejaksaan Agung dengan […]

  • Kapolres Tanjabtim Tanam Jagung Dukung Program Ketapang.

    Kapolres Tanjabtim Tanam Jagung Dukung Program Ketapang.

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tanjabtim – Kapolres kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) prov Jambi melakukan aksi penanaman Jagung sebagai ujud dukungan terhadap program ketahanan Pangan (Ketapang) yang telah digagas oleh presiden Prabowo Subianto pada 16 Mei 2025. Kegiatan penanaman jagung yang diikuti oleh seluruh personil polres Tanjabtim, bertempat didesa Suka Maju Kec. Geragai kab. Tanjabtim sebanyak hampir […]

  • RDP DPRD Karawang Bongkar Dugaan Mafia PMI Ilegal dan Indikasi TPPO, LBH: Negara Jangan Hanya Sibuk Pulangkan Korban

    RDP DPRD Karawang Bongkar Dugaan Mafia PMI Ilegal dan Indikasi TPPO, LBH: Negara Jangan Hanya Sibuk Pulangkan Korban

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Dugaan praktik ilegal perekrutan Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali mencuat dalam forum Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang, Senin (25/5/2026). Sejumlah lembaga bantuan hukum secara terbuka menyoroti maraknya perekrutan PMI nonprosedural yang diduga masih bebas bergerak di tengah lemahnya pengawasan […]

  • Pembangunan Proyek PADEL di RT 39 Kel Thehok Diduga Belum Kantongi Izin dan Sebabkan Banjir

    Pembangunan Proyek PADEL di RT 39 Kel Thehok Diduga Belum Kantongi Izin dan Sebabkan Banjir

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KOTA JAMBI – Pembangunan lapangan padel di RT 39, Kelurahan Thehok, Kecamatan Jambi Selatan, terus menuai sorotan. Proyek tersebut disebut tetap berjalan meski diduga belum mengantongi izin lengkap, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Meski sejumlah dokumen teknis masih bermasalah, pemilik proyek tetap melanjutkan pekerjaan sejak awal. Temuan ini terungkap pada Jumat (5/12/25). Ketua […]

  • Ketua PWI Sumsel Nilai Ketua DPRD Pagaralam Salah Langkah Laporkan Wartawan ke Polisi

    Ketua PWI Sumsel Nilai Ketua DPRD Pagaralam Salah Langkah Laporkan Wartawan ke Polisi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | PALEMBANG – Langkah Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Shandiyah, melaporkan seorang wartawan ke Polres Pagaralam terkait polemik pemberitaan menuai sorotan. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Selatan Kurnaidi menilai laporan tersebut kurang tepat karena masih ada mekanisme penyelesaian melalui jalur pers yang semestinya ditempuh terlebih dahulu. Kurnaidi mengatakan, pihak yang merasa keberatan […]

expand_less