Wagub Abdullah Sani Tegaskan Gerakan Pangan Murah Jadi Senjata Stabilkan Harga Jelang Lebaran
- account_circle *
- calendar_month 5 jam yang lalu
- visibility 42

Wagub Jambi Abdullah Sani saat membuka Bazaar Gerakan Pangan Murah di halaman TVRI Jambi menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
NEWS PUBLIK | Jambi – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Hal tersebut disampaikan Wagub Sani saat membuka Kegiatan Bazaar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan TVRI Jambi, Rabu (11/03/2026).
Menurutnya, program ini dirancang untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga daya beli masyarakat serta mengendalikan inflasi daerah.
Program GPM sendiri rutin dilaksanakan oleh TVRI Jambi bekerja sama dengan Perum BULOG, terutama menjelang perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.
Apresiasi Kolaborasi TVRI dan Berbagai Pihak
Dalam sambutannya, Wagub Sani menyampaikan apresiasi kepada TVRI Stasiun Jambi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Ia menilai sinergi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
“Saya ucapkan terima kasih kepada TVRI Stasiun Jambi dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi. Sinergi dan kerja sama seperti ini saya harapkan dapat terus kita galang,” ujar Wagub Sani.
Ia optimistis kerja sama antar pemangku kepentingan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam pengendalian inflasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi.
“Insya Allah dengan partisipasi aktif dan sinergi seluruh pemangku kepentingan akan dapat memberikan hasil nyata dalam mengendalikan inflasi daerah dan juga mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” lanjutnya.
Stabilitas Pangan Tentukan Kesejahteraan Masyarakat
Wagub Sani menegaskan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, stabilitas harga pangan harus terus dijaga.
Menurutnya, melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
“Gerakan Pangan Murah ini telah memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Ketika harga pangan stabil dan terjangkau, daya beli masyarakat akan tetap terjaga dan roda perekonomian daerah dapat bergerak lebih sehat dan stabil,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa fluktuasi harga bahan pokok dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari distribusi, kondisi cuaca, tingkat produksi hingga dinamika ekonomi global.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong langkah strategis, seperti memperkuat distribusi pangan, menjaga ketersediaan stok, mendukung produksi petani lokal, serta memperluas kolaborasi antar pihak terkait.
Ajak Masyarakat Dukung Produk Lokal
Pada kesempatan tersebut, Wagub Sani juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bazaar Gerakan Pangan Murah dengan sebaik-baiknya.
Ia sekaligus mengimbau masyarakat agar terus mendukung produk lokal dan mencintai hasil karya UMKM daerah.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bazaar ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita terus mendukung produk lokal dan memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” ungkapnya.
Wagub Sani juga berharap momentum Ramadan dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memperkuat ekonomi keluarga.
TVRI Jambi: Program untuk Stabilitas Inflasi
Sementara itu, Kepala Stasiun TVRI Jambi, Herly Marjoni, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.
Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan menjaga stabilitas inflasi daerah.
“Kami bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Disperindag Provinsi Jambi berkolaborasi dengan menggandeng mitra suplayer. Dalam kegiatan ini berbagai kebutuhan pokok tersedia dengan harga murah,” ujar Herly Marjoni.
Beragam komoditas pangan dijual dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras, telur, cabai, bawang merah, bawang putih, daging beku, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara LPP TVRI dan Badan Pangan Nasional dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.
Strategi Jaga Harga Pangan di Seluruh Wilayah
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Johansyah, menegaskan pentingnya pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) mobile serta optimalisasi 2.024 kios pangan atau Rumah Pangan Kita (RPK).
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama untuk komoditas seperti minyak goreng, gula, dan tepung.
Program ini juga diarahkan agar dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil.
“Gerakan Pangan Murah menjadi strategi yang sangat efektif selama beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini hadir langsung di tengah masyarakat dengan menawarkan harga komoditas yang jauh lebih terjangkau,” kata Johansyah.
Ia menjelaskan bahwa berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, tepung, cabai dan sejumlah bahan pangan lain dijual dengan harga di bawah pasar, sehingga masyarakat dapat menikmati harga yang lebih stabil dan aman.
- Penulis: *
