Wagub Sani Sebut APPSI Jambi Pilar Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing
- account_circle GR
- calendar_month Sel, 21 Apr 2026

📰 Wagub Sani Sebut APPSI Jambi Pilar Ekonomi Rakyat dan Pasar Berdaya Saing
NEWS PUBLIK | Jambi – Wagub Sani sebut APPSI Jambi pilar ekonomi rakyat dalam pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Provinsi Jambi. Momentum ini dinilai strategis untuk memperkuat peran pasar rakyat sebagai tulang punggung ekonomi daerah.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menghadiri langsung pelantikan DPW APPSI Provinsi Jambi yang dirangkaikan dengan arahan Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (20/04/2026) malam.
Dalam sambutannya, Wagub Sani menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi dan kebersamaan sebagai fondasi utama dalam membangun ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan pasar rakyat.
Wagub Sani menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus DPW APPSI Provinsi Jambi yang baru dilantik. Ia menilai amanah tersebut bukan tugas ringan, namun sangat strategis dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Jambi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus DPW APPSI Provinsi Jambi yang baru saja dilantik. Amanah ini bukan tugas yang ringan, namun dengan komitmen dan kebersamaan, saya yakin organisasi ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” ujar Wagub Sani.
Ia menegaskan bahwa pasar rakyat memiliki peran vital dalam perekonomian. Tidak hanya sebagai pusat transaksi, pasar juga menjadi ruang interaksi sosial serta penggerak utama ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, keberlanjutan pasar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan, termasuk pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat sebagai konsumen.
“Keberadaan dan keberlanjutan pasar bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Wagub Sani menilai DPW APPSI Provinsi Jambi memiliki peran strategis sebagai wadah berhimpun para pedagang sekaligus jembatan komunikasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya.
Melalui APPSI, diharapkan tercipta pasar yang aman, tertib, bersih, dan memiliki daya saing tinggi, serta mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi modern, termasuk sektor industri dan pariwisata.
Ia juga menyoroti tren pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi yang menunjukkan perkembangan positif berkat kontribusi berbagai elemen masyarakat, termasuk pedagang pasar.
Wagub Sani mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah “Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan 2029”.
“Semoga dengan kebersamaan ini, ekonomi Jambi semakin mantap dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, menegaskan pentingnya peran pedagang pasar dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.
Ia mengawali sambutannya dengan mengingatkan pentingnya kesehatan sebagai modal utama dalam menjalankan aktivitas, merujuk pada pengalaman masa pandemi.
“Sehat itu lebih penting daripada urusan lainnya. Kita bersyukur hari ini hadir dalam keadaan sehat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, panjang umur, dan rezeki yang barokah untuk kita semua,” ujarnya.
Sudaryono juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Provinsi Jambi, Forkopimda, dan para pedagang pasar. Ia menekankan bahwa organisasi pedagang harus aktif dan tidak hanya hadir secara seremonial.
“Saya minta pengurus harus aktif. Jangan hanya semangat saat pelantikan. Harus berani berkoordinasi dengan bupati, wali kota, dinas perdagangan hingga Bulog,” tegasnya.
Menurutnya, pedagang memiliki peran penting dalam rantai distribusi pangan, mulai dari komoditas sayur-mayur, telur, hingga daging ayam.
Ia juga mengungkapkan bahwa asosiasi pedagang pasar lahir dari semangat perjuangan sejak tahun 2004, sebagai respons terhadap maraknya pertumbuhan ritel modern.
Dalam sejarahnya, organisasi ini pernah dipimpin oleh tokoh nasional seperti Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.
Di akhir arahannya, Wamentan menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran pemerintah bertujuan agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi pelayanan, tetapi memastikan anggaran lebih fokus, produktif, dan efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPW APPSI Provinsi Jambi, Ari Budi Pratiwi, S.Pd., M.Pd., menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadikan APPSI sebagai organisasi yang solid, aktif, dan responsif terhadap kebutuhan pedagang.
Ia menyatakan bahwa kepengurusan baru akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah serta mendukung program ketahanan pangan dan stabilitas harga.
Dengan pelantikan ini, DPW APPSI Provinsi Jambi diharapkan mampu menjadi pilar utama penguat ekonomi rakyat serta mitra strategis pemerintah dalam menjaga keberlangsungan pasar tradisional yang tangguh dan berdaya saing.
- Penulis: GR
