Breaking News
Trending Tags

Dugaan Monopoli Proyek di Dinas Perkim Muaro Jambi Disorot, AWASI Pertanyakan Sosok “S”

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

NEWS PUBLIK | MUARO JAMBI – Dugaan monopoli sejumlah paket proyek di lingkungan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Muaro Jambi mencuat. Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWASI) Kabupaten Muaro Jambi mempertanyakan sosok berinisial “S” yang disebut-sebut memiliki peran sentral dalam pengaturan hingga penguasaan sejumlah paket kegiatan.

Sorotan tersebut disampaikan Ketua AWASI Kabupaten Muaro Jambi, Feri, yang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi tidak tinggal diam. Ia mendesak adanya penjelasan terbuka mengenai siapa sebenarnya sosok “S”, termasuk kapasitas, kedudukan, dan legalitasnya dalam kaitannya dengan paket proyek di Dinas Perkim.

“Kami mempertanyakan secara tegas kepada pihak-pihak terkait, khususnya Kepala Dinas Perkim dan Pemkab Muaro Jambi, siapa sebenarnya sosok berinisial ‘S’ ini? Apa kapasitas dan wewenangnya hingga diduga bisa mengatur serta mendominasi paket proyek di Dinas Perkim?” ujar Feri, Selasa (6/10/2026).

Dugaan Monopoli Paket Proyek Jadi Sorotan

AWASI menilai dugaan adanya dominasi dalam pembagian atau pengelolaan paket kegiatan pemerintah bukan persoalan sepele.

Jika benar terjadi intervensi atau penguasaan paket oleh pihak yang tidak memiliki kewenangan, kondisi tersebut dinilai dapat mengusik prinsip transparansi dan keadilan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Feri menilai persoalan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu memastikan seluruh proses pengadaan berjalan sesuai aturan, transparan, serta tidak dikendalikan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan resmi.

“Indikasi praktik monopoli dan intervensi pihak luar dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah dapat merusak iklim transparansi, mencederai prinsip keadilan, serta berpotensi merugikan keuangan daerah,” tegasnya.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less