Breaking News
light_mode
Trending Tags

Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

  • account_circle Dr. Agus, S.Sos., M. Hum., CIIQA
  • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
  • visibility 141

Geopark Merangin: Dari Simbolisme ke Realitas Nyata Pembangunan Daerah

Oleh: Dr. Agus, S.Sos., M. Hum., CIIQA
General Manager UNESCO Global Geopark Merangin Jambi
Dosen Fakultas Hukum Universitas Unja

Tulisan di Sumateradaily.com yang menyoroti Merangin Jambi UNESCO Global Geopark (MJUGGp) sebagai sekadar proyek simbolisme yang mengabaikan realitas lokal, tampaknya hanya membaca satu sisi kacamata sempit dan mengabaikan fakta-fakta di lapangan. Alih-alih menilai geopark sebagai proyek elitis, realitasnya menunjukkan bahwa geopark justru telah menjadi katalis pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta diplomasi kebudayaan Indonesia di tingkat global.

Pertama, status UNESCO Global Geopark (UGGp) bukan sekadar predikat simbolik, melainkan hasil evaluasi ketat dari lembaga internasional yang mengedepankan prinsip sustainable development mengintegrasikan konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Kinerja geopark bukanlah kenerja sembilan atau lebih tim Badan pengelola, tetapi kinerja semua stakeholder, mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten, Kelompok Masyarakat adat, penggiat wisata, NGO, Perusahaan dan semua pihak terkait lainnya. Menurut UNESCO (2023), geopark adalah living laboratories yang menghubungkan warisan geologi dengan pembangunan berkelanjutan masyarakat. Dengan pengakuan global ini, Merangin kini sejajar dengan geopark lain di dunia seperti Langkawi (Malaysia) dan Jeju (Korea Selatan), Lesvos (Yunani) dan UGGp lainnya, dalam pengelolaannya mencakup 11 Tujuan Pembangunan berkelanjutan, Pariwisata merupakan satu subsector yang harus terus di dorong pengembangannya.

Kedua, argumen bahwa masyarakat lokal diabaikan jelas menyalahi fakta. Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Pariwisata dan stakeholder terkait justru telah melibatkan komunitas lokal dalam berbagai program. Jika ditinjau dari sisi pariwisata, Data dari Dinas Pariwisata Merangin (2023) mencatat setidaknya 15 kelompok sadar wisata (pokdarwis) di sekitar kawasan geopark yang aktif mengelola homestay, kerajinan tangan, hingga jasa pemandu wisata berbasis kearifan lokal. Bahkan, menurut laporan Badan Pengelola MJUGGp (2023), terdapat peningkatan pendapatan rata-rata 20–25% bagi pelaku UMKM di sekitar kawasan geopark sejak status UGGp ditetapkan.

Ketiga, jika dikatakan geopark hanya berhenti pada simbolisme, bagaimana menjelaskan fakta bahwa kawasan ini telah menjadi instrumen diplomasi budaya? Pada sesi General Conference UNESCO di Marokko (2023), kinerja Masyarakat adat di Merangin Jambi Geopark mendapat penghargaan tertinggi “The First Bast Practice Global Geopark Network kategori Mikro Hydro Plant” dipresentasikan sebagai contoh best practice terbaik dunia dalam pengelolaan warisan geologi, bio diversity dan cultural diversity secara nyata yang turun temurun, hal ini telah memperkuat citra Indonesia di panggung internasional. simbolisme semata tentu tidak cukup untuk bisa lolos verifikasi dan diapresiasi dunia ini.

Keempat, narasi bahwa ada realitas lokal yang terabaikan patut ditinjau ulang. Faktanya, geopark justru menjadi instrumen untuk mengatasi ancaman kerusakan lingkungan seperti penambangan emas tanpa izin (PETI) dan deforestasi. Sebagai contoh nyata penanggulangan PETI pada segmen inti Geopark, Badan Pengelola, Polres Merangin dan Pemerintah Kabupaten Merangin telah berhasil menghentikan akivitas PETI dengan cara persuasive yang elegan, begitu juga untuk menahan laju deforetasi dikawasan khususnya di serampas, Masyarakat adat berhasil menahan laju perambahan diwilayah Masyarakat adat serampas. Praktek baik ini terus akan dilakukan dengan penguatan kalborasi yang kuat dengan semua stakeholder.

Dengan kalaborasi multy pihak saling menguatkan geopark tidak mengabaikan realitas, melainkan menghadirkan solusi berbasis konservasi.

Oleh karena itu, menyederhanakan geopark sebagai proyek simbolisme sama artinya dengan menutup mata dari capaian nyata yang telah dihasilkan. Memang, pekerjaan rumah masih ada, termasuk dalam hal infrastruktur penunjang dan distribusi manfaat ekonomi yang lebih merata. Namun, arah kebijakan jelas menunjukkan bahwa Merangin Jambi UGGp bukan proyek elitis, melainkan strategi pembangunan daerah yang berakar pada konservasi, edukasi, partisipasi masyarakat, dan pengakuan dunia.

Geopark Merangin adalah rumah bagi semua dan semua orang, kelompok bisa berkontribusi dalam pengelolaannya baik itu dari fungsi konservasi, edukasi dan pemberdayaan Masyarakat yang harus terus dikelola secara berkelanjutan. Menafikannya hanya sebagai simbol, justru merupakan reduksi berlebihan yang mengaburkan realitas nyata dan mendiskriditkan praktek baik para penggiat, Masyarakat adat dan dan kinerja Masyarakat di tapak yang terus berupaya memuliakan bumi untuk secara bertahap meningkatkan kesejahteraan.

Catatan Sumber Data:
* UNESCO. (2023). UNESCO Global Geoparks.
* Dinas Pariwisata Kabupaten Merangin. (2023). Laporan Tahunan.
* Badan Pengelola MJUGGp. (2023). *Monitoring dan Evaluasi.
* Kementerian ESDM. (2022). Laporan Aktivitas PETI di Provinsi Jambi.

  • Penulis: Dr. Agus, S.Sos., M. Hum., CIIQA
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KAYUAGUNG, OKI, SUMSEL — Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang berlangsung pada Rabu, pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut digelar di lahan jagung milik Aiptu Abastari, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung. Selain berlangsung secara langsung di lokasi, panen raya ini juga terhubung secara […]

  • Wabup Katamso Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

    Wabup Katamso Hadiri Penganugerahan Gelar Adat Melayu Kepada Unsur Forkopimda Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., didampingi Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tanjung Jabung Barat Marina Septiani Katamso, S.I.P., menghadiri kegiatan penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi di Balairungsari […]

  • Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

    Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Provinsi Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi berhasil menembus empat besar provinsi terbaik di Indonesia yang dinilai memiliki perhatian serius dan konsisten dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris […]

  • AWaSI Jambi Desak Kabid SMP Tanjab Timur Mundur, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek DAK Pendidikan

    AWaSI Jambi Desak Kabid SMP Tanjab Timur Mundur, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek DAK Pendidikan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANJUNG JABUNG TIMUR – Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi telah melaksanakan aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Dalam aksi tersebut, AWaSI Jambi secara tegas menuntut Kepala Bidang SMP, Joko Purnomo, untuk mengundurkan diri dari jabatannya, menyusul dugaan penyimpangan proyek pendidikan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus […]

  • Lepas Kloter Terakhir, Pesan Gubernur Al Haris ke Petugas Haji: Laksanakan Tugas dengan Baik, Layani dan Kawal Jemaah dengan Benar

    Lepas Kloter Terakhir, Pesan Gubernur Al Haris ke Petugas Haji: Laksanakan Tugas dengan Baik, Layani dan Kawal Jemaah dengan Benar

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH berpesan kepada seluruh petugas haji yang diberangkatkan agar melaksanakan tugas dengan baik, layani jemaah dengan benar dan kawal jemaah haji selama perjalanan haji, pastikan keselamatan dan kenyamanan, serta berikan informasi yang benar, serta bantu jemaah menjalankan ibadah haji dengan lancar. […]

  • Menjaga Objektivitas Hukum: Tidak Tepat Menarik Gubernur dalam Perkara DAK Disdik Jambi

    Menjaga Objektivitas Hukum: Tidak Tepat Menarik Gubernur dalam Perkara DAK Disdik Jambi

    • 1Komentar

    Opini Hukum oleh: ELAS ANRA DERMAWAN, SH Kuasa Hukum Wawan Setiawan Terdakwa dalam Perkara Dugaan Penyalahgunaan Dana DAK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Belakangan ini beredar di ruang publik potongan tulisan yang memuat narasi percakapan antara beberapa pihak dengan penyebutan angka-angka tertentu. Potongan tulisan tersebut kemudian berkembang menjadi berbagai tafsir di tengah masyarakat dan memunculkan spekulasi […]

expand_less