Breaking News
Trending Tags

WISATA DANAU SIPIN JAMBI TERPURUK, Warga Minta Pemerintah Bertindak

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • print Cetak

WISATA DANAU SIPIN JAMBI TERPURUK, Warga Minta Pemerintah Bertindak

NEWS PUBLIK | Jambi – Wisata Danau Sipin Jambi kembali menjadi sorotan setelah kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Jambi, dan Wali Kota Jambi dinilai belum membawa solusi nyata bagi masyarakat sekitar. Harapan besar warga untuk melihat adanya rencana pengembangan kawasan wisata tersebut justru berujung kekecewaan.

Kedatangan para pejabat tinggi tersebut sebelumnya diharapkan menjadi momentum kebangkitan Wisata Danau Sipin Jambi yang saat ini mengalami penurunan drastis, baik dari sisi jumlah pengunjung maupun pendapatan pelaku usaha lokal.

Masyarakat Danau Sipin berharap kunjungan tersebut tidak sekadar seremonial, tetapi diikuti dengan langkah konkret untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi warga.

Harapan Pengembangan Wisata Danau Sipin Jambi Belum Terwujud

Sejumlah warga mengungkapkan bahwa sebelum kedatangan Menteri Lingkungan Hidup, Gubernur Jambi, dan Wali Kota Jambi, mereka berharap adanya pencanangan program pengembangan wisata Danau Sipin.

Namun, harapan tersebut belum terwujud. Tidak ada pernyataan atau rencana konkret yang disampaikan terkait pengembangan kawasan wisata yang kini kondisinya semakin memprihatinkan.

Padahal, Wisata Danau Sipin Jambi selama ini dikenal sebagai salah satu ikon wisata kota yang memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik.

Masyarakat menilai, kondisi saat ini jauh berbeda dibandingkan masa sebelumnya, ketika Danau Sipin menjadi salah satu destinasi favorit warga dan wisatawan.

Pendapatan UMKM Anjlok, Ketek Wisata Nyaris Hilang

Dampak penurunan aktivitas wisata di Danau Sipin dirasakan langsung oleh para pelaku usaha, khususnya pedagang kaki lima dan pengelola jasa wisata.

Salah satu indikator paling nyata adalah menurunnya jumlah perahu ketek yang beroperasi. Jika sebelumnya terdapat sekitar 54 unit ketek wisata, kini jumlahnya hanya tersisa sekitar 7 unit saja.

WISATA DANAU SIPIN JAMBI TERPURUK, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Penurunan ini berdampak signifikan terhadap aktivitas wisata, termasuk kegiatan tahunan seperti perlombaan ketek hias yang tahun ini terancam tidak dapat diselenggarakan karena minimnya armada.

Tidak hanya itu, pendapatan pelaku usaha juga mengalami penurunan drastis. Pada masa lalu, pendapatan ketek wisata pada akhir pekan bisa mencapai Rp500 ribu hingga Rp1 juta per hari.

Namun kini, untuk mendapatkan Rp100 ribu saja dinilai sulit. Bahkan dalam satu minggu, sebagian pelaku usaha hanya mampu meraih pendapatan sekitar Rp150 ribu.

Secara keseluruhan, masyarakat menyebutkan terjadi penurunan pendapatan hingga lebih dari 700 persen, baik pada sektor wisata maupun UMKM di kawasan Danau Sipin.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan warga yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.

Kekhawatiran Dampak Wisata Baru Danau Resapan

Selain menurunnya aktivitas wisata, masyarakat juga mengaku cemas dengan pembangunan danau resapan berbasis wisata modern yang saat ini tengah dikembangkan oleh pemerintah kota.

Menurut warga, kehadiran destinasi wisata baru tersebut berpotensi semakin menekan Wisata Danau Sipin Jambi, yang saat ini sudah dalam kondisi “mati suri”.

Mereka khawatir, jika tidak ada perhatian serius terhadap pengembangan Danau Sipin, maka wisata baru tersebut akan menarik seluruh arus pengunjung, sehingga memperburuk kondisi ekonomi pelaku usaha lokal.

“Sekarang saja sudah sulit, apalagi nanti kalau wisata baru sudah jadi, pasti lebih sulit lagi,” ungkap salah satu warga.

Masyarakat menilai seharusnya pemerintah mempertimbangkan aspek pemerataan pembangunan, sehingga tidak terjadi ketimpangan antara wisata lama dan wisata baru.

Minta Pemerintah Adil dan Seimbangkan Pembangunan

Dalam berbagai pernyataan, masyarakat Danau Sipin menegaskan bahwa mereka tidak menolak pembangunan wisata baru. Namun, mereka meminta agar pemerintah tetap memberikan perhatian yang seimbang terhadap pengembangan Danau Sipin.

Menurut warga, biaya pengembangan Wisata Danau Sipin Jambi dinilai tidak sebesar pembangunan danau resapan berbasis wisata modern, karena infrastruktur dasar sudah tersedia dan hanya membutuhkan revitalisasi.

Oleh karena itu, mereka berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menghidupkan kembali Danau Sipin sebagai destinasi unggulan.

Selain itu, masyarakat juga mengingatkan agar pembangunan yang dilakukan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari akibat ketimpangan perhatian terhadap sektor wisata.

Danau Sipin Milik Bersama, Butuh Perhatian Serius

Masyarakat menegaskan bahwa Danau Sipin bukan hanya milik warga setempat, tetapi merupakan aset bersama seluruh masyarakat Jambi.

Sebagai salah satu ikon wisata kota, keberadaan Danau Sipin memiliki nilai ekonomi, sosial, dan budaya yang penting.

Oleh karena itu, masyarakat menilai pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengembangkan kawasan tersebut.

“Kami hanya berharap pemerintah adil. Danau Sipin ini bukan hanya milik kami, tetapi milik seluruh masyarakat Jambi,” ungkap warga.

Dengan kondisi yang ada saat ini, masyarakat berharap adanya perhatian serius dan kebijakan strategis dari pemerintah agar Wisata Danau Sipin Jambi dapat kembali bangkit dan menjadi sumber penghidupan yang layak bagi warga.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Jalan Desa Ranah Pemetik Segera Dimulai, PUPR Jambi Ungkap Timeline Lengkap dan Komitmen Prioritas 2026

    Perbaikan Jalan Desa Ranah Pemetik Segera Dimulai, PUPR Jambi Ungkap Timeline Lengkap dan Komitmen Prioritas 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KERINCI – Perbaikan jalan Desa Ranah Pemetik menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Jambi pada tahun anggaran 2026. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi memastikan bahwa seluruh tahapan persiapan kini tengah dimatangkan, termasuk penyusunan timeline pekerjaan yang terstruktur dan terukur. Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses distribusi […]

  • Gubernur Al Haris membuka SIGINJAI Fest 2026 di Jambi

    Al Haris Ajak Masyarakat Membumikan Ekonomi Syariah di Jambi melalui SIGINJAI Fest 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengajak masyarakat di Provinsi Jambi untuk membumikan dan memperkuat ekonomi syariah sebagai upaya meningkatkan literasi serta inklusi keuangan yang adil, inklusif, dan berbasis nilai syariah. Ajakan tersebut disampaikan Al Haris saat membuka Semarak Ekonomi dan Keuangan Syariah Negeri Jambi (SIGINJAI) Fest 2026 […]

  • Kolonel Irman Putra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Kolonel Irman Putra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis

    • 0Komentar

    📰 Tiga Yayasan di Kerinci–Sungai Penuh Bersatu Dukung Program Makan Bergizi Gratis NEWS PUBLIK, Sungai Penuh — Bertempat di Hotel Aroma, digelar kegiatan silaturahmi tiga yayasan pengelola Sentra Penyedia Pangan Gotong Royong (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Tiga yayasan tersebut adalah Yayasan Gizi Anak Bangsa Emas (GAB Emas), Yayasan […]

  • APH Tutup mata?? Rp12 Miliar PUPR Sarolangun Diduga Raib

    APH Tutup mata?? Rp12 Miliar PUPR Sarolangun Diduga Raib

    • 0Komentar

    📰 APH Diduga Tutup Mata, Rp12 Miliar PUPR Sarolangun Tak Kunjung Dikembalikan, MPRJ Minta Periksa MR “T” NEWS PUBLIK, Jambi – Masyarakat Peduli Rakyat Jambi (MPRJ) kembali turun ke jalan dan melaporkan secara resmi kontraktor berinisial “T”, KADIS PUPR, Kabid Bina Marga Kabupaten Sarolangun atas dugaan praktik korupsi di Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun, Kamis (18/9/2025). […]

  • "Bukan OTT, Lalu Apa?" Kegiatan KPK di Bogor Bikin Publik Bertanya-tanya

    “Bukan OTT, Lalu Apa?” Kegiatan KPK di Bogor Bikin Publik Bertanya-tanya

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | BOGOR – Polemik dugaan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bogor belum benar-benar padam. Meski KPK membantah telah melakukan OTT terhadap Bupati Bogor Rudy Susmanto, lembaga antirasuah itu mengakui adanya kegiatan di wilayah Bogor yang berkaitan dengan tindak lanjut laporan masyarakat. Dua informasi tersebut justru memunculkan pertanyaan baru. […]

  • Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

    Masuk 4 Besar Nasional, Jambi Terima Anugerah Tanda Cinta PAI 2025 dari Kemenag

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Provinsi Jambi kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada ajang Anugerah Tanda Cinta Pendidikan Agama Islam (PAI) Tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi berhasil menembus empat besar provinsi terbaik di Indonesia yang dinilai memiliki perhatian serius dan konsisten dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam. Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris […]

expand_less