Breaking News
Trending Tags

PANDAWA Kecam Oknum ASN dalam Kasus Dugaan Mafia Aset Bogor

  • account_circle Kusnadi Azis
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • print Cetak

PANDAWA Kecam Oknum ASN dalam Kasus Dugaan Mafia Aset Bogor

NEWS PUBLIK | BOGOR – Aliansi PANDAWA dukung penuh Kejari Kabupaten Bogor bongkar dugaan mafia aset tanah Pemkab Bogor yang diduga melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). Dukungan tersebut disampaikan melalui pernyataan sikap resmi yang dirilis di Cibinong pada 7 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, Aliansi PANDAWA menilai langkah yang dilakukan Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menjadi sinyal positif dalam upaya memberantas dugaan mafia aset di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kasus ini mencuat setelah Kejari Kabupaten Bogor melalui Kasi Pidsus, Andri Zulfikar, mengungkap adanya dugaan penguasaan ilegal aset tanah milik pemerintah daerah di kawasan Jalan Tegar Beriman oleh pihak yang tidak berwenang.

Aliansi PANDAWA menyatakan apresiasi tinggi atas keberanian Kejari Kabupaten Bogor dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyelewengan aset daerah.

Menurut PANDAWA, langkah hukum tersebut menunjukkan bahwa aparat penegak hukum mulai serius menangani persoalan mafia aset yang selama ini menjadi perhatian publik.

“Langkah ini adalah sinyal positif bahwa tidak ada ruang bagi mafia aset di Bumi Tegar Beriman, terutama yang melibatkan oknum di birokrasi,” demikian isi pernyataan sikap PANDAWA.

Organisasi tersebut menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang berjalan sesuai ketentuan KUHAP dan berharap penanganan kasus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa tebang pilih.

Kasus dugaan mafia aset tanah Pemkab Bogor ini dinilai sangat serius karena menyangkut aset strategis milik pemerintah daerah yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Bogor.

Dalam pernyataan sikapnya, PANDAWA juga mengecam keras dugaan keterlibatan oknum ASN aktif maupun pensiunan dalam penguasaan aset tanah milik Pemkab Bogor.

Mereka menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah publik, terlebih aset yang disalahgunakan berada di kawasan strategis Jalan Tegar Beriman.

“Sangat ironis jika aset strategis di pusat pemerintahan justru disalahgunakan oleh pihak yang seharusnya menjaga aset tersebut,” tulis PANDAWA.

Selain merugikan daerah, dugaan praktik tersebut juga disebut menyebabkan hilangnya potensi pendapatan pajak serta menimbulkan kerugian terhadap keuangan pemerintah daerah.

PANDAWA menilai praktik mafia aset tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak tata kelola pemerintahan dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.

Aliansi PANDAWA mendesak Kejari Kabupaten Bogor untuk segera meningkatkan status perkara apabila alat bukti telah dinilai cukup.

Mereka menyoroti fakta bahwa saat ini sudah terdapat sekitar 25 hingga 30 saksi dari kalangan ASN yang telah diperiksa dalam kasus tersebut.

“Mengingat ada puluhan saksi ASN yang diperiksa, PANDAWA mendesak Kejari untuk tidak berhenti pada pemeriksaan saksi, tetapi segera menetapkan tersangka jika bukti permulaan telah cukup,” tegas mereka.

Selain itu, PANDAWA juga meminta Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan audit total terhadap seluruh aset tidak bergerak yang dimiliki daerah.

Menurut mereka, munculnya kasus dugaan mafia aset tanah Pemkab Bogor menjadi bukti lemahnya sistem pengelolaan aset di lingkungan pemerintahan daerah.

Audit menyeluruh dinilai penting untuk mencegah terjadinya praktik serupa di lokasi lain.

Aliansi PANDAWA menyatakan siap membantu Kejari Kabupaten Bogor dengan memberikan data dan fakta terkait sejumlah aset pemerintah daerah yang diduga bermasalah.

Mereka mengklaim memiliki informasi mengenai beberapa titik aset Pemkab Bogor yang terindikasi diselewengkan maupun dimanipulasi.

“Aliansi PANDAWA siap membantu kejaksaan dengan memberikan data dan fakta di beberapa titik aset Pemkab yang terindikasi diselewengkan dan dimanipulasi,” tulis PANDAWA.

Langkah tersebut disebut sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelamatan aset negara dan mendorong penegakan hukum yang transparan.

Di akhir pernyataannya, PANDAWA mengajak seluruh elemen masyarakat Bogor untuk ikut mengawal proses hukum agar berjalan objektif dan bebas dari intervensi politik maupun birokrasi.

Mereka menilai pengawasan publik sangat penting untuk memastikan kasus dugaan mafia aset tanah Pemkab Bogor benar-benar dituntaskan hingga tuntas.

PANDAWA juga menegaskan bahwa aset negara merupakan hak rakyat yang harus dijaga dari praktik penyalahgunaan oleh oknum tertentu.

“Harta Negara adalah Hak Rakyat, Jangan Biarkan Dijarah Oknum Berkerah Putih!” demikian penegasan PANDAWA dalam pernyataan sikapnya.

  • Penulis: Kusnadi Azis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Al Haris Dampingi KSAD Resmikan 47 Titik Program TNI AD Manunggal Air di Jambi

    Gubernur Al Haris Dampingi KSAD Resmikan 47 Titik Program TNI AD Manunggal Air di Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Muaro Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mendampingi rangkaian kunjungan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., bertempat di Desa Sarang Burung, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (03/06/2025). Dalam kunjungannya kali ini, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan Program TNI […]

  • Jalur mudik Jambi 2026 dengan alat berat siaga di titik rawan

    Pemprov Genjot Jalur Mudik Jambi 2026, 22 Alat Berat dan Posko Disiapkan Penuh

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Jalur mudik Jambi 2026 menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Jambi menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Tak ingin kecolongan oleh kerusakan jalan maupun potensi bencana di titik rawan, Pemprov Jambi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bergerak cepat menyiapkan skema pengamanan infrastruktur secara menyeluruh. […]

  • Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

    Kapolres Langkat Perkuat Silaturahmi dengan PD Al Washliyah Langkat, Bangun Sinergi untuk Kamtibmas yang Kondusif

    • 0Komentar

    Langkat – News Publik Membangun keamanan yang berkelanjutan membutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K. melaksanakan silaturahmi bersama Pengurus Daerah (PD) Al Washliyah Kabupaten Langkat sebagai upaya mempererat hubungan, menjaga komunikasi, serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban […]

  • IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal

    IDSD Jambi Meningkat, Gubernur Al Haris Dorong Kabupaten/Kota Perkuat Daya Saing Lokal

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAKARTA – Gubernur Jambi, Al Haris, mendorong seluruh bupati dan wali kota di Provinsi Jambi untuk mengambil langkah konkret dalam memperkuat daya saing di wilayah masing-masing. Dorongan tersebut ia sampaikan usai Provinsi Jambi mencatat peningkatan skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kegiatan rilis […]

  • Katar Desa Kedung Dalem

    Wujud Cinta Tanah Air, Karang Taruna Kedung Dalem Bagikan 81 Bendera Merah Putih

    • 0Komentar

    MAUK, NEWSPUBLIK.PRESS – Menumbuhkan semangat nasionalisme di lingkungan warga, Karang Taruna (Katar) Desa Kedung Dalem, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, melaksanakan pembagian bendera Merah Putih di area sekitar Balai Desa Kedung Dalem, Minggu 2 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kecintaan pemuda dan pemudi desa terhadap tanah air, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut […]

  • Aksi Anarkis Berujung Penahanan, Polres Karawang Tangkap Pelaku Perusakan Rumah di Jayakerta

    Aksi Anarkis Berujung Penahanan, Polres Karawang Tangkap Pelaku Perusakan Rumah di Jayakerta

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG – Jajaran Sat Reskrim Polres Karawang dipimpin AKP M.Nazal Fawwaz, berhasil mengamankan empat orang pelaku tindak pidana kekerasan terhadap barang secara bersama-sama di muka umum, yang terjadi di wilayah Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang. Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kasi Humas IPDA Cep Wildan menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan oleh Unit I […]

expand_less