Breaking News
Trending Tags

Polemik Map Pemkab Karawang di Rumah Dadan Hindayana, Aep Tegaskan Semua Sesuai Aturan

  • account_circle M. Novicho
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • print Cetak

Bupati Karawang Aep Syaepuloh klarifikasi map Pemkab Karawang di rumah Dadan Hindayana - News Publik

NEWS PUBLIK | KARAWANG – Temuan map berlogo Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang di kediaman mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memicu polemik dan menjadi perbincangan luas di berbagai platform media sosial.

Keberadaan dokumen yang memuat identitas Pemkab Karawang tersebut memunculkan beragam spekulasi di tengah masyarakat terkait kemungkinan keterkaitannya dengan aktivitas pemerintahan maupun program-program tertentu yang sedang berjalan.

Menanggapi isu yang berkembang, Bupati Karawang Aep Syaepuloh akhirnya memberikan penjelasan langsung kepada publik. Usai memimpin apel pagi pada Senin (8/6/2026), Aep menegaskan bahwa pengajuan surat kepada Badan Gizi Nasional merupakan prosedur yang sah, wajar, dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, surat yang menjadi sorotan tersebut dikirim melalui jalur resmi kepada pihak yang memang memiliki kewenangan untuk menerima usulan dari pemerintah daerah.

Aep menjelaskan, awal mula pengajuan surat itu bermula saat Deputi Pencegahan BGN melakukan kunjungan ke Kabupaten Karawang pada 1 April 2026 dalam agenda roadshow yang juga melibatkan Kabupaten Bekasi dan Purwakarta.

Dalam pertemuan tersebut, pihak BGN menyampaikan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Karawang. Dari hasil pemantauan ditemukan sekitar 18 hingga 19 dapur MBG yang dinilai belum memenuhi standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

“Pada saat itu disampaikan bahwa kepala daerah dipersilakan mengajukan usulan meskipun portal pendaftaran sudah ditutup. Karena itu kami mengajukan surat ke BGN sesuai dengan mekanisme yang ada,” kata Aep.

Ia menegaskan bahwa langkah pengajuan surat atau proposal kepada kementerian dan lembaga pemerintah pusat merupakan praktik yang lazim dilakukan oleh seluruh kepala daerah di Indonesia dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing.

Menurut Aep, Pemkab Karawang tidak hanya mengajukan usulan kepada BGN. Berbagai proposal juga telah disampaikan kepada sejumlah kementerian dan lembaga negara lainnya.

Di antaranya kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk pembangunan infrastruktur, Kementerian Sosial terkait program Sekolah Rakyat, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pengembangan kampung nelayan dan pembangunan sabuk pantai, hingga pengajuan program kepada Markas Besar TNI Angkatan Darat.

“Kalau tidak mengajukan, bagaimana pemerintah pusat mengetahui kebutuhan daerah. Semua kepala daerah melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Aep mengungkapkan bahwa usulan yang disampaikan kepada BGN difokuskan untuk 12 kecamatan di Kabupaten Karawang. Program tersebut ditujukan bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi, seperti bayi, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia sekolah.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Meski hingga saat ini Pemkab Karawang belum menerima respons resmi dari BGN terkait usulan yang diajukan, Aep memastikan pemerintah daerah akan terus memperjuangkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain fokus pada sektor gizi dan kesehatan, Pemkab Karawang juga tengah mengajukan bantuan melalui program Instruksi Jalan Daerah (IJD) kepada Kementerian PUPR.

Usulan tersebut ditujukan untuk pembangunan jalur strategis yang menghubungkan Tanjungpura hingga Rengasdengklok dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp128 miliar.

Di bidang kesehatan, pemerintah daerah juga telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp6,5 miliar untuk Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Karawang.

Aep juga mengajak dunia usaha dan para pelaku industri di Karawang untuk turut berpartisipasi mendukung program peningkatan gizi masyarakat demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.

Menutup keterangannya, Aep menyampaikan apresiasi kepada insan pers di Karawang yang telah memberikan ruang baginya untuk menjelaskan persoalan tersebut secara terbuka kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses yang dilakukan pemerintah daerah telah berjalan sesuai aturan dan tidak terdapat penyimpangan sebagaimana yang berkembang dalam berbagai spekulasi.

“Intinya kami menjelaskan kepada masyarakat bahwa semua proses sudah sesuai aturan dan tidak ada hal yang menyimpang. Kami hanya berupaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat Karawang,” pungkasnya.

  • Penulis: M. Novicho

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sudirman: Poltekkes Jambi Harus Cetak Lulusan Unggul

    Sekda Sudirman: Poltekkes Jambi Harus Cetak Lulusan Unggul

    • 0Komentar

    📰 Sekda Jambi Harap Poltekkes Cetak SDM Kesehatan Unggul NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH., MH., secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Jambi. Acara tersebut berlangsung di Gedung Laboratorium Poltekkes Kemenkes Jambi, Kota Baru, Senin (21/07/2025). […]

  • Safari Ramadhan di Jangkat, Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Kaum Dhuafa

    Safari Ramadhan di Jangkat, Gubernur Al Haris Serahkan Bantuan untuk Masjid dan Kaum Dhuafa

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jangkat (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengunjungi Masjid Baitulihsan dan Masjid Jami’ Rajo Tiang So di Desa Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, pada Jumat (21/3/2025) malam. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan Safari Ramadhan 1446 H sekaligus ajang silaturahmi […]

  • ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

    ATR BPN Kabupaten Tangerang Gebrak 29 Kecamatan dengan Gemapatas Tawaf, Legalitas Tanah Wakaf Dipercepat

    • 0Komentar

      NEWS PUBLIK | TANGERANG – Kabar gembira bagi umat Muslim di Kabupaten Tangerang, ATR BPN Kabupaten Tangerang meluncurkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) Tanah Wakaf atau “Gemapatas Tawaf” untuk 29 kecamatan. Acara tersebut yang berlangsung di Yabika Islamic School, Desa Kutruk, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (6/5/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata […]

  • Gubernur Al Haris menghadiri Munas HIPMI ke-18 di Jambi

    Gubernur Al Haris Dorong Pengusaha Muda Jambi Tembus Nasional di Munas HIPMI ke-18

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke-18 sekaligus Debat Perdana Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI masa bakti 2026–2029 di BW Luxury Hotel, Kota Jambi, Sabtu siang (09/05/2026). Kehadiran Gubernur Al Haris menjadi perhatian utama dalam agenda […]

  • Yulfi Alfikri Noer, S.IP., M.AP

    Tekanan Fiskal dan Masa Depan Transformasi Ekonomi Sungai Penuh–Kerinci

    • 0Komentar

    Tekanan Fiskal dan Masa Depan Transformasi Ekonomi Sungai Penuh–Kerinci Yulfi Alfikri Noer, S.IP., M.AP (Akademisi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi) Pembangunan daerah tidak lagi dapat dimaknai sekadar sebagai upaya meningkatkan angka pertumbuhan ekonomi. Sebab pertumbuhan yang tinggi belum tentu identik dengan kesejahteraan yang merata, belum tentu memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, dan belum tentu mampu menghasilkan […]

  • Warga Danau Sipin Geram! Pintu Air Sungai Kambang Tak Kunjung Diperbaiki, Sampah dan Banjir Mengancam

    Warga Danau Sipin Geram! Pintu Air Sungai Kambang Tak Kunjung Diperbaiki, Sampah dan Banjir Mengancam

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Kota Jambi – Kekecewaan warga Danau Sipin terhadap Pemerintah Kota Jambi kian memuncak. Pintu Air Sungai Kambang yang seharusnya berfungsi mengatur keluar masuk aliran air justru dikeluhkan karena kondisinya tidak optimal dan hingga kini tak kunjung diperbaiki. Padahal, pintu air tersebut dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jambi dengan tujuan memperlancar […]

expand_less