Warga Danau Sipin Geram! Pintu Air Sungai Kambang Tak Kunjung Diperbaiki, Sampah dan Banjir Mengancam
- account_circle Eli/Tim
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026
- visibility 95

NEWS PUBLIK | Kota Jambi – Kekecewaan warga Danau Sipin terhadap Pemerintah Kota Jambi kian memuncak. Pintu Air Sungai Kambang yang seharusnya berfungsi mengatur keluar masuk aliran air justru dikeluhkan karena kondisinya tidak optimal dan hingga kini tak kunjung diperbaiki.
Padahal, pintu air tersebut dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Jambi dengan tujuan memperlancar sirkulasi air agar aliran sungai tetap stabil serta mencegah genangan dan penumpukan sampah.
Namun kenyataannya, warga menilai fasilitas tersebut kini tidak lagi berfungsi maksimal dan dibiarkan tanpa penanganan serius.
Keluhan Warga Tak Kunjung Digubris
Pada Kamis (05/03/2026), tim investigasi media online yang turun ke lokasi menerima langsung keluhan warga setempat. Mereka mengaku sudah berulang kali menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah Kota Jambi, namun hingga kini belum mendapat tanggapan yang jelas.
Seorang warga menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja pemerintah kota yang dinilai belum memberikan respons nyata terhadap persoalan tersebut.
“Pak Wali Kota, tolong dengarkan keluhan kami dan buka mata atas kondisi yang kami alami. Kami sudah berkali-kali meminta perbaikan pintu air Sungai Kambang ini,” ungkap warga dengan nada kecewa.
Sudah Bersurat, Ajukan Proposal hingga Demo
Menurut warga, berbagai upaya telah dilakukan agar pemerintah memperhatikan kondisi pintu air tersebut. Mulai dari menyampaikan surat resmi, mengajukan proposal, hingga melakukan aksi protes.
Namun semua upaya itu, menurut mereka, belum juga menghasilkan solusi nyata.
“Kami sudah bersurat, sudah buat proposal, bahkan sudah melakukan aksi. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan nyata. Lalu kami sebagai masyarakat harus berbuat apa lagi?” keluhnya.
Ancaman Sampah dan Genangan Air
Selain berfungsi mengatur aliran air, pintu air Sungai Kambang juga menjadi titik penting dalam mengendalikan penumpukan sampah yang terbawa arus.
Warga mengaku kondisi saat ini semakin memprihatinkan karena sampah mulai menumpuk dan berpotensi menimbulkan masalah lingkungan yang lebih serius bagi masyarakat Danau Sipin.
Bahkan dengan nada sindiran, warga menyatakan jika keluhan mereka terus diabaikan, bukan tidak mungkin mereka akan membawa sampah tersebut ke kantor Wali Kota sebagai bentuk protes.
“Apa mungkin sampah ini kami angkut bersama-sama lalu kami tumpuk di kantor bapak? Karena sampah ini sangat fatal bagi kami masyarakat Danau Sipin,” ujarnya.
Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
Warga Danau Sipin berharap pemerintah kota segera turun tangan memperbaiki pintu air Sungai Kambang agar persoalan ini tidak semakin meluas.
Mereka juga berharap adanya klarifikasi dari pihak pemerintah terkait keluhan yang selama ini mereka sampaikan.
“Kami berharap setelah berita ini diterbitkan ada kejelasan dan solusi. Kami hanya ingin lingkungan kami menjadi lebih baik,” tegas warga.
- Penulis: Eli/Tim
