Udara di Rumah Anda Sehat? Puskesmas Kelapa Dua Lakukan Survei Kualitas Udara Dalam Ruang
- account_circle Bandi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

Petugas Puskesmas Kelapa Dua saat kunjungi rumah warga.
NEWS PUBLIK | TANGERANG – Menjaga kesehatan bukan hanya soal pola makan dan olahraga, tetapi juga memperhatikan lingkungan tempat kita beraktivitas sehari-hari, termasuk di dalam rumah.
Menyadari hal ini, petugas Kesling (Kesehatan Lingkungan) Puskesmas Kelapa Dua secara proaktif melaksanakan program Surveilans Kualitas Udara Dalam Ruang (SKUDR) di beberapa wilayah Kelurahan Pakulonan Barat dan Kelapa Dua.
Program SKUDR ini merupakan upaya pemantauan dan evaluasi mendalam terhadap kondisi udara yang kita hirup di dalam bangunan.
Kegiatan telah dilaksanakan di RW 01 Kelurahan Pakulonan Barat serta RW 02, 04 dan 09 Kelurahan Kelapa Dua ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber pencemaran yang mungkin tidak terlihat namun dapat berdampak pada kesehatan penghuni.
Nisya, seorang petugas Kesling Puskesmas Kelapa Dua, menjelaskan survei kualitas udara dalam ruangan ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan penghuni rumah.
“Fokusnya adalah mendeteksi sumber polusi seperti asap rokok, debu, hingga produk pembersih rumah tangga,” ujarnya, Selasa 23 Juni 2026.
Untuk memastikan akurasi data, petugas kesling dilengkapi dengan peralatan modern. Mereka membawa alat pengukur tingkat kebisingan, serta pengukur kualitas udara portabel yang mampu mendeteksi dan mengukur partikel debu, suhu, juga tingkat kelembaban di dalam ruangan.
“Penggunaan alat-alat ini memungkinkan evaluasi yang komprehensif terhadap kondisi udara,” sambungnya.
Lebih lanjut, pengukuran kecepatan angin dan aliran udara di dalam bangunan atau sistem ventilasi juga menjadi bagian penting dari survei ini.
“Dengan menggunakan anemometer, petugas memastikan bahwa laju ventilasi dan kualitas udara dalam ruangan telah memenuhi standar kesehatan dan keselamatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan sirkulasi udara yang baik, yang merupakan kunci utama untuk mencegah penumpukan polutan di dalam ruangan,” imbuhnya.
Hasil dari survei ini, kata Nisya, nantinya akan digunakan untuk memberikan saran pengendalian yang tepat sasaran. Mulai dari perbaikan sistem ventilasi rumah tangga hingga edukasi mengenai praktik-praktik yang dapat meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
“Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan aman bagi seluruh anggota keluarga,” ungkapnya.
Melalui program SKUDR ini, Puskesmas Kelapa Dua tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berupaya memberdayakan masyarakat dengan pengetahuan dan solusi konkret untuk menjaga kualitas udara di rumah mereka.
Langkah proaktif ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya udara bersih di dalam ruangan sebagai elemen fundamental kesehatan.
Bandi
- Penulis: Bandi
