Bupat Kerinci Hadiri Acara Kenduri SKO Tiga Lurah Depati Berempat di Lima Desa Kubang
- calendar_month Sen, 1 Sep 2025

Bupati Kerinci Monadi bersama pejabat daerah dan tokoh adat menghadiri Kenduri Sko di Lima Desa Kubang, yang berlangsung meriah dan diikuti ribuan warga.
đź“° Bupati Kerinci Hadiri Kenduri Sko Tiga Lurah Depati Berempat di Lima Desa Kubang
NEWS PUBLIK, Kerinci – Ribuan warga dari Lima Desa Kubang memadati lapangan bola Koto Simpai/Koto Panjang, Minggu (31/8/2025), untuk menghadiri Kenduri Sko, tradisi adat yang digelar lima tahun sekali. Acara adat ini berlangsung meriah dan sukses, dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, Wakil Bupati Murison, pimpinan DPRD Kerinci, unsur TNI/Polri, tokoh adat, alim ulama, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat Lima Desa Kubang dalam melestarikan adat dan budaya Kerinci. Ia menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan hanya acara seremonial, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan serta menjaga identitas budaya.
“Kenduri Sko adalah warisan leluhur yang harus terus dijaga. Tradisi ini menjadi bukti kuatnya nilai adat dan gotong royong masyarakat Kerinci,” ujar Bupati Monadi.
Dukungan Masyarakat dan Pemerintah
Perwakilan masyarakat, Fardi Amran, Depati Kades Kubang Gedang, mengucapkan terima kasih atas kehadiran bupati, wakil bupati, DPRD, dan unsur TNI-Polri. Ia menilai dukungan pemerintah sangat berarti, termasuk dalam perbaikan irigasi untuk sawah warga.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama pemerintah dan masyarakat, kini aliran air ke sawah sudah 80 persen mengalir. Tinggal sebagian kecil yang belum, terutama di perbatasan Desa Koto Payang dan Kubang Koto Simpai,” ungkap Fardi.

Makna Kenduri Sko
Kenduri Sko sendiri merupakan tradisi adat masyarakat Kerinci yang diwariskan turun-temurun. Acara ini juga dikenal sebagai Kenduri Pusako, yang bermakna peringatan atas pusaka adat dan leluhur.
Secara etimologi, kata sko berasal dari kata saka, yang berarti keluarga atau leluhur dari pihak ibu. Dalam adat Kerinci, terdapat Sko Tanah dan Sko Gelar, di mana Sko Gelar dapat diberikan oleh seorang ibu kepada saudara laki-laki dari pihak ibu (mamak).
Kenduri Sko menjadi simbol penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus sarana memperkuat nilai kekeluargaan, adat, dan budaya di tengah masyarakat Kerinci.
- Penulis: Les/tim
- Editor: NEWS PUBLIK
