Empat Hari di Kursi Kapolres, AKBP Wiwin Syamsul Arifin Langsung Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi
- account_circle Apen Rozali
- calendar_month 12 jam yang lalu
- print Cetak
Bukan Sekadar Penghubung
Bupati Kaur Gusril Pausi turut memberikan apresiasi atas terwujudnya Jembatan Merah Putih Presisi tersebut.
Menurut Gusril, jembatan bukan hanya berfungsi sebagai sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membuka akses masyarakat terhadap berbagai aktivitas.
“Jembatan ini bukan hanya sarana penghubung, tetapi juga membuka akses dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkap Gusril.
Ia pun mengajak masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat terus dirasakan.
“Mari bersama-sama kita jaga agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” sambungnya.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan ikut memperkuat akses masyarakat terhadap kegiatan ekonomi, pendidikan maupun pelayanan dasar.
Terlebih, konektivitas menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar pergerakan masyarakat dan distribusi hasil pertanian dari wilayah perdesaan.
Diresmikan dengan Pemotongan Pita
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi kemudian ditandai dengan doa bersama dan pemotongan pita. Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama antara jajaran pemerintah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan warga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar dan kondusif.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sendiri menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan aktivitas perekonomian masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah perdesaan.
Bagi masyarakat Desa Kepahyang dan sekitarnya, jembatan tersebut diharapkan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi akses baru yang mampu membuka lebih banyak ruang bagi aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.
Di awal masa jabatannya, peresmian tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah awal AKBP Wiwin Syamsul Arifin dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolres Kaur.
- Penulis: Apen Rozali

