Breaking News
light_mode
Trending Tags

Festival Ngadulag Bedug Karawang Meledak! Ribuan Warga Tumpah Ruah di Malam Takbiran

  • account_circle Az/M.Novicho
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 86
Festival Ngadulag Bedug Karawang malam takbiran

Bupati Karawang memantau langsung jalannya festival dan pengamanan

NEWS PUBLIK | KARAWANG – Festival Ngadulag Bedug Karawang dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ribuan masyarakat memadati berbagai titik pelaksanaan kegiatan pada Jumat (20/3/2026) malam.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Karawang ini menjadi bukti kuat bahwa tradisi lokal masih memiliki tempat istimewa di tengah masyarakat modern.

Tak hanya sekadar hiburan, festival ini juga menjadi sarana memperkuat nilai religius dan budaya di momentum malam takbiran.

Festival Ngadulag Bedug Karawang Hidupkan Tradisi Lama

Festival Ngadulag Bedug Karawang digelar sebagai bagian dari upaya Pemkab Karawang untuk menghidupkan kembali tradisi lama yang sarat nilai budaya dan keagamaan.

Tradisi ngadulag—menabuh bedug dengan irama khas—menjadi simbol syiar Islam yang telah lama mengakar di masyarakat.

Di tengah arus modernisasi, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga identitas budaya lokal agar tidak tergerus zaman.

Selain itu, festival ini juga memberi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya daerah.

Antusiasme masyarakat terhadap Festival Ngadulag Bedug Karawang terlihat dari tingginya partisipasi peserta dari berbagai kecamatan.

Setiap kelompok menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam mengolah irama bedug yang energik dan harmonis.

Ribuan warga yang hadir turut larut dalam suasana takbiran yang meriah, namun tetap tertib dan kondusif.

“Alhamdulillah, ribuan masyarakat meriahkan. InsyaAllah kegiatan seperti inilah yang diinginkan masyarakat,” kata Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kegiatan berbasis budaya dan religius masih sangat diminati oleh masyarakat.

Digelar di Tiga Titik Strategis, Jangkau Lebih Luas

Untuk mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat, Festival Ngadulag Bedug Karawang dipusatkan di tiga lokasi utama.

Ketiga titik tersebut meliputi Kantor Bupati Karawang sebagai pusat acara, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Jayakerta.

Penyebaran lokasi ini dilakukan untuk menjangkau partisipasi masyarakat secara lebih luas, sekaligus menjaga kondusifitas wilayah.

Dengan konsep ini, potensi kerumunan besar di satu titik dapat diantisipasi, sehingga kegiatan tetap berjalan aman dan tertib.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang syiar keagamaan, tetapi juga wadah ekspresi kreativitas masyarakat.

Setiap grup peserta menampilkan variasi tabuhan bedug yang unik, dipadukan dengan atraksi visual yang menarik.

Hal ini menjadikan Festival Ngadulag Bedug Karawang sebagai hiburan rakyat yang sarat makna.

Di sisi lain, kegiatan ini juga berfungsi sebagai alternatif positif untuk mengalihkan masyarakat dari aktivitas negatif yang kerap muncul saat malam takbiran.

Persaingan Ketat, Peserta Tampilkan Performa Terbaik

Dalam pengumuman resmi panitia, para peserta menunjukkan performa terbaik mereka di hadapan dewan juri.

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, grup dari Kecamatan Karawang Barat berhasil meraih juara kedua dengan skor 725.

Sementara itu, posisi juara ketiga diraih oleh grup dari Kecamatan Klari dengan skor 690.

Kompetisi ini tidak hanya menonjolkan aspek hiburan, tetapi juga kualitas dan kekompakan antar peserta.

Usai pelaksanaan festival, Bupati Karawang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung melakukan monitoring pengamanan.

Beberapa titik strategis yang dipantau antara lain Bunderan Ciplaz dan kawasan Galuh Mas.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif sepanjang malam takbiran.

Monitoring ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas wilayah di tengah tingginya aktivitas masyarakat.

Strategi Cegah Aktivitas Negatif di Malam Takbiran

Penyelenggaraan Festival Ngadulag Bedug Karawang juga memiliki tujuan strategis dalam meminimalisir potensi aktivitas negatif.

Malam takbiran kerap diwarnai berbagai kegiatan yang berisiko mengganggu ketertiban umum.

Dengan menghadirkan kegiatan positif berbasis budaya dan religius, pemerintah daerah berupaya mengalihkan energi masyarakat ke arah yang lebih produktif.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan.

Pemerintah Kabupaten Karawang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan penuh suka cita.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersamaan.

Momentum Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana mempererat solidaritas sosial.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, suasana kondusif dapat terus terjaga.

Festival Jadi Simbol Harmoni Budaya dan Religi

Secara keseluruhan, Festival Ngadulag Bedug Karawang menjadi simbol harmonisasi antara budaya dan nilai religius.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa tradisi lokal dapat tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.

Lebih dari itu, festival ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan budaya mampu menjadi solusi dalam menjaga ketertiban sosial.

Dengan keberhasilan pelaksanaan tahun ini, festival serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

  • Penulis: Az/M.Novicho

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Sarolangun Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2026

    Bupati Sarolangun Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2026

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Sarolangun – Rabu (05/03/2025), Pemerintah Kabupaten Sarolangun menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sarolangun, H. Hurmin, di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sarolangun. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sarolangun, Gerry Trisatwika, SE, PJ Sekda Sarolangun, Ir. Dedy Hendry, M.Si, […]

  • Sekda H. M. Rahmattullah Pimpin Rapat Kordinasi Dan Persiapan Sidang Paripurna HUT KE 21 Tahun 2025

    Sekda H. M. Rahmattullah Pimpin Rapat Kordinasi Dan Persiapan Sidang Paripurna HUT KE 21 Tahun 2025

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, MUARADUA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) H. M. Rahmattullah, S.STP., MM. Pimpin Rapat Koordinasi Persiapan Sidang Paripurna HUT OKU Selatan Ke-21 Tahun 2025, Rabu (08/01/2025). Dalam laporan Sekretaris Dewan Kabupaten OKU Selagab Jos Akherman, S. STP., M.Si., sampaikan Rapat Koordinasi ini dalam rangka persiapan pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD […]

  • Pelaku Curanmor di BHC Bakauheni, Berhasil di Tangkap KSKP Bakauheni

    Pelaku Curanmor di BHC Bakauheni, Berhasil di Tangkap KSKP Bakauheni

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Lampung Selatan – Unit Reskrim Polsek Bakauheni berhasil menangkap AAW (37) warga Bakauheni Kec. Bakauheni Lampung Selatan, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang melakukan aksinya di area Pelabuhan Bakauheni. Penangkapan ini terjadi setelah tim Reskrim mendapatkan informasi yang mengarah pada keberadaan pelaku. Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Indik Rusmono, menjelaskan bahwa peristiwa […]

  • Polres OKU Selatan Laksanakan Progam Penanaman Serentak Dukung Swasembada Pangan 2025

    Polres OKU Selatan Laksanakan Progam Penanaman Serentak Dukung Swasembada Pangan 2025

    • 0Komentar

    Buay Rawan – Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan Joni Rafles AP., M.Si., menghadiri Penanaman Jagung Serentak 1 Juta Hektar Kerjasama Polres OKU Selatan, Pemkab OKU Selatan, Gapki, Swasta, Swadaya Petani di Desa Bumi Jaya Kecamatan Buay Rawan Kabupaten OKU Selatan Tahun 2025 yang berlangsung secara serentak melalui sarana Zoom Meeting, melibatkan […]

  • ARKEOLOGIS JAMBI: PERSPEKTIF HISTORIS KERAJAAN NUSANTARA DAN ASIA SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP MELAYU JAMBI

    ARKEOLOGIS JAMBI: PERSPEKTIF HISTORIS KERAJAAN NUSANTARA DAN ASIA SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP MELAYU JAMBI

    • 1Komentar

    ARKEOLOGIS JAMBI: PERSPEKTIF HISTORIS KERAJAAN NUSANTARA DAN ASIA SERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP MELAYU JAMBI ( Menyemarakkan Seminar Nasional Adat Melayu Jambi 2025)​ Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Rio Tanum Cendikio Agama – Guru Besar UIN STS Jambi) Abstrak Akademis Narasi dan analisis tulisan ini, mengulas secara komprehensif, signifikansi arkeologis Jambi dalam kancah sejarah peradaban global, yang […]

  • Forkom Ormas Provinsi Jambi Gempur Pelanggaran SDA Lewat Satgasus Baru

    Forkom Ormas Provinsi Jambi Gempur Pelanggaran SDA Lewat Satgasus Baru

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kota Jambi — Forum Komunikasi Organisasi Masyarakat (Forkom Ormas) Provinsi Jambi membentuk Satuan Tugas Khusus Sumber Daya Alam (Satgasus SDA) sebagai langkah konkret memperkuat pengawasan dan tata kelola sumber daya alam di daerah. Pembentukan ini bertujuan memastikan pengelolaan SDA di Jambi berlangsung transparan, akuntabel, dan berkelanjutan. Ketua Umum Forkom Ormas Provinsi Jambi, Adean […]

expand_less