Gubernur Al Haris Lepas Kepala BKKBN Jambi Putut Riyatno Purna Tugas, Apresiasi Peran Besar Tekan Stunting
- account_circle GR
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- print Cetak

Gubernur Jambi Al Haris menghadiri pelepasan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Putut Riyatno yang memasuki masa purna bhakti di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Kamis (30/04/2026) pagi.
NEWS PUBLIK | JAMBI – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memberikan apresiasi tinggi terhadap pengabdian Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Drs. Putut Riyatno, yang resmi memasuki masa purna bhakti. Penghormatan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri kegiatan penguatan sinergi antara BKKBN bersama mitra kerja dalam mendukung pembangunan keluarga di Provinsi Jambi, yang berlangsung di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, Kamis (30/04/2026) pagi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Jambi serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Putut Riyatno telah memberikan kontribusi besar dalam membangun program keluarga berencana dan penguatan pembangunan keluarga di Provinsi Jambi.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Jambi, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi nyata yang telah diberikan dalam membangun sistem dan program keluarga berencana serta pembangunan keluarga di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.
Menurut Al Haris, kepemimpinan Putut Riyatno berhasil membangun sinergi yang kuat bersama pemerintah daerah. Bahkan, di bawah kepemimpinan Putut, Provinsi Jambi sempat menorehkan prestasi nasional dalam penanganan stunting.
“Saya sangat bangga dan bersyukur beliau mengakhiri tugas dengan baik dan selamat. Di bawah kepemimpinan beliau, kita pernah menjadi peringkat dua nasional dalam penurunan angka stunting,” katanya.
Meski saat ini angka stunting di Jambi mengalami kenaikan, Al Haris menegaskan pemerintah akan terus melakukan evaluasi agar program penanganan stunting semakin fokus dan maksimal.
“Kita akan terus evaluasi agar lebih fokus, lebih serius dalam bekerja, menata kembali dan lebih baik lagi dalam bekerja,” lanjutnya.
Al Haris juga mengaku banyak belajar dari perjalanan karier Putut Riyatno yang memulai pengabdian dari penyuluh KB hingga akhirnya dipercaya memimpin BKKBN Provinsi Jambi.
“Saya banyak belajar dari beliau, bagaimana perjalanan dari penyuluh KB hingga menjadi Kepala BKKBN. Beliau adalah sosok pimpinan yang berhasil menata lembaga, menata diri, dan juga keluarganya,” ungkap Al Haris.
Selain memberikan apresiasi, Gubernur Jambi itu juga menyampaikan pesan moral kepada para aparatur sipil negara (ASN) terkait perjalanan karier dan pengabdian.
Menurutnya, setiap jabatan dan kesuksesan selalu melalui proses panjang, termasuk ketika ASN ditempatkan di daerah terpencil atau wilayah yang sulit.
“Setiap puncak ada proses pendakian. Jangan pernah mengeluh saat ditempatkan di daerah sulit, karena itu justru menjadi awal yang baik dalam membangun karier,” tegasnya.
Al Haris juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan hidup antara pekerjaan, keluarga, dan bakti kepada orang tua. Ia menilai kebahagiaan seorang ASN tidak hanya diukur dari jabatan yang diraih, tetapi juga dari keharmonisan keluarga.
“Jangan kurangi kebahagiaan untuk anak dan istri. Luangkan waktu untuk keluarga. Jika orang tua masih ada, datangi dan bahagiakan mereka. Doa orang tua sangat menentukan perjalanan hidup kita,” pesannya.
Sementara itu, Putut Riyatno dalam sambutan perpisahannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pengabdiannya selama lebih dari 34 tahun sebagai ASN.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan berbagai program BKKBN di Jambi tidak terlepas dari dukungan para mitra kerja, stakeholder, serta penyuluh KB di lapangan.
“Semua capaian ini tidak lepas dari dukungan mitra kerja, stakeholder, dan para penyuluh KB di lapangan. Tanpa mereka, program tidak akan berjalan dengan baik,” ujar Putut.
Putut juga memaparkan sejumlah capaian penting BKKBN Provinsi Jambi hingga tahun 2025. Di antaranya angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) berhasil ditekan hingga 2,24 dari target 2,25.
Selain itu, penggunaan kontrasepsi modern mencapai 69,4 persen atau melampaui target yang ditetapkan. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) juga berhasil mencapai 69,2 persen.
Tak hanya itu, Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) bahkan mampu melampaui target hingga 185 persen.
Meski demikian, Putut mengakui masih terdapat tantangan yang harus diselesaikan, terutama terkait peningkatan angka stunting pada tahun 2024 serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Di akhir sambutannya, Putut Riyatno menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas terdapat kekurangan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk tetap berkontribusi bagi pembangunan Provinsi Jambi meskipun telah memasuki masa pensiun.
- Penulis: GR
