Gubernur Al Haris Tinjau Bendungan PLTA Danau Kerinci, Lepas 10.000 Benih Ikan dan Apresiasi Kemandirian SMK-SPP Negeri 3 Kerinci
- account_circle NEWS PUBLIK
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 7

Gubernur Jambi Al Haris menabur benih ikan di Bendungan Air PLTA Danau Kerinci saat Safari Ramadan bersama jajaran Pemprov Jambi.
NEWS PUBLIK | Kerinci –Â Gubernur Jambi Al Haris memanfaatkan agenda Safari Ramadan untuk meninjau langsung Bendungan Air PLTA Danau Kerinci di Kabupaten Kerinci. Dalam kunjungan tersebut, ia juga menebar 10.000 benih ikan di bendungan tersebut.
Kegiatan itu berlangsung di Kecamatan Danau Kerinci pada Sabtu (07/03/2026). Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke lokasi rencana pembangunan sekolah rakyat di Desa Sandaran Agung yang berada dekat SMK-SPP Negeri 3 Kerinci.
Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Kerinci Murison, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Asraf, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi Tema Wisman, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M. Umar, serta Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Jambi Edi Kusmiran. Sejumlah organisasi perangkat daerah dari Kabupaten Kerinci juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah menabur benih ikan, Gubernur Al Haris bersama rombongan meninjau Kerinci Merangin Hidro (KMH) Control Building Regulation Weir di ruang monitor. Kunjungan kemudian dilanjutkan ke SMK-SPP Negeri 3 Kerinci.
Al Haris menjelaskan bahwa penaburan benih ikan tersebut merupakan bagian dari program restocking untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Danau Kerinci.
“Penaburan 10.000 benih ikan pada bendungan air PLTA Danau Kerinci ini merupakan bentuk restocking untuk menjaga kelestarian ekosistem. Selain itu juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan di sekitar Danau Kerinci sekaligus mendukung ketahanan pangan di Provinsi Jambi,” ujar Al Haris.
Tinjau Sekolah Rakyat dan SMK-SPP Negeri 3 Kerinci
Saat tiba di SMK-SPP Negeri 3 Kerinci, Gubernur Al Haris dan Bupati Kerinci Monadi disambut langsung oleh Kepala Sekolah Irawati bersama para guru serta staf administrasi sekolah.
Dalam sesi wawancara, Al Haris menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kerinci. Ia mengatakan pembangunan tersebut akan dikoordinasikan bersama pemerintah pusat.
“Lahan untuk pembangunan sekolah rakyat sudah kita siapkan. Selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat karena leading sector berada di Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR. Kita berharap pembangunan bisa segera dilakukan,” katanya.
Selain itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi terhadap sistem pendidikan dan kegiatan yang dijalankan di SMK-SPP Negeri 3 Kerinci. Menurutnya, sekolah tersebut menjadi contoh lembaga pendidikan yang mandiri.
Ia menjelaskan bahwa sekolah tersebut memiliki lahan sekitar 10 hektare yang telah dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan usaha produktif. Berbagai tanaman seperti jagung, tomat, terong, serta tanaman lainnya telah berhasil dibudidayakan oleh siswa.
Al Haris juga menyoroti sistem pendidikan di sekolah tersebut yang tidak membebankan biaya kepada siswa.
“Di sekolah ini pendaftaran gratis, pakaian sekolah disediakan, dan tidak ada pungutan apa pun. Bahkan siswa mendapatkan uang saku dari sekolah. Dengan jumlah siswa sekitar 209 orang, semuanya gratis tanpa pungutan. Ini merupakan sekolah pertama di Provinsi Jambi yang mandiri seperti ini,” jelasnya.
Ia menilai SMK-SPP Negeri 3 Kerinci mampu membangun karakter kewirausahaan sejak dini bagi para siswa. Sekolah tersebut, menurutnya, tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap bekerja tetapi juga memiliki jiwa entrepreneur.
“Sekolah ini benar-benar mendidik anak-anak yang siap menjadi entrepreneur sejak dini. Mereka dibentuk dengan pola pikir mandiri dan kreatif agar siap menghadapi dunia kerja di masa depan,” tambahnya.
Pemprov Jambi Siapkan THR untuk PPPK Paruh Waktu
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Al Haris juga kembali menegaskan rencana Pemerintah Provinsi Jambi untuk memberikan Tunjangan Hari Raya kepada PPPK paruh waktu.
Ia menjelaskan bahwa selama ini ASN dan PPPK penuh waktu telah menerima THR dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, Pemprov Jambi berupaya mencari solusi agar PPPK paruh waktu juga mendapatkan perhatian yang sama.
“Pada minggu pertama puasa saya berpikir bagaimana caranya kita bisa membantu PPPK paruh waktu agar mendapatkan tambahan. Mereka bekerja bersama ASN dan PPPK penuh waktu, tetapi selama ini tidak pernah mendapatkan THR,” katanya.
Al Haris menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada para pegawai yang selama ini turut mendukung pelayanan publik di Provinsi Jambi.
Ia juga menyebutkan bahwa jumlah PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi mencapai 6.438 orang.
“Masing-masing pegawai akan menerima THR sebesar Rp1 juta per orang,” pungkasnya.
- Penulis: NEWS PUBLIK
