HUT Karawang ke-393, Ribuan Warga Padati Karangpawitan Ikuti Karawang Mengaji
- account_circle M. Novicho
- calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
- print Cetak

Bupati: Usia 393 Tahun Harus Jadi Momentum Perbaikan
Aep juga mengajak masyarakat menjadikan Karawang Mengaji sebagai momentum mempererat persatuan dan kebersamaan.
Ia menekankan pentingnya membangun daerah dengan niat yang baik serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.
“Semoga melalui Karawang Mengaji ini, kita semua mendapatkan keberkahan. Mari kita bersama-sama membangun Karawang dengan semangat kebersamaan, dengan hati yang baik dan niat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan Hari Jadi Karawang tahun ini. Di tengah geliat pembangunan dan perubahan daerah, pemerintah mengajak masyarakat tidak meninggalkan dimensi sosial dan keagamaan.
Karawang Mengaji pun menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga dalam suasana yang lebih dekat.
Hanan Attaki Ingatkan Warga tentang Waktu
Sementara itu, Ustaz Hanan Attaki dalam tausiyahnya mengajak masyarakat memandang usia sebagai sesuatu yang sangat berharga.
Ia mengingatkan bahwa perjalanan hidup manusia pada dasarnya merupakan perjalanan waktu yang terus bergerak dan tidak bisa diputar kembali.
Menurut Hanan Attaki, manusia dapat merasakan penyesalan ketika menyadari bahwa waktu dan usia yang telah diberikan Allah SWT tidak mungkin kembali setelah kehidupan di dunia berakhir.
Pesan tersebut menjadi renungan bagi ribuan warga yang hadir. Peringatan Hari Jadi Karawang akhirnya tidak hanya berbicara tentang angka 393 tahun, tetapi juga tentang bagaimana setiap waktu yang dimiliki dapat diisi dengan sesuatu yang memberikan manfaat.
Karawang Mengaji pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Ribuan warga yang hadir membawa pulang pesan tentang pentingnya menjaga keimanan, menghargai waktu dan bersama-sama membangun Karawang menuju masa depan yang lebih baik.
- Penulis: M. Novicho
