Breaking News
dark_mode
Trending Tags

AKTIVIS SARAT KEPENTINGAN: Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan — Siapa yang Sebenarnya Sedang Dikawal?

  • account_circle ELAS ANRA DERMAWAN, SH
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • print Cetak

AKTIVIS SARAT KEPENTINGAN: Tajam ke Lawan, Tumpul ke Kawan — Siapa yang Sebenarnya Sedang Dikawal?

Opini Hukum dan Politik

Oleh:

ELAS ANRA DERMAWAN, SH
Advokat & Founder LBH NADI

AKTIVIS SARAT KEPENTINGAN: Krisis Integritas dalam Aktivisme Publik

Aktivisme hari ini sedang sakit. Bukan sekadar melemah—tetapi terinfeksi kepentingan. Di ruang publik, kita menyaksikan satu pola yang semakin vulgar:

Teriakan lantang hanya muncul ketika menyerang pihak tertentu, tetapi mendadak hilang ketika isu menyentuh pihak lain yang “dekat”, “aman”, atau “menguntungkan”.

Ini bukan lagi soal keberanian. Ini soal keberpihakan yang disamarkan.

Di Provinsi Jambi, publik bukan tidak tahu. Nama-nama seperti Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Drs. H. Cek Endra, dan Dr. H. Maulana, M.K.M. terus beredar dalam diskursus—baik dalam konteks kebijakan, kekuasaan, maupun berbagai isu yang menyertainya. Namun yang menjadi pertanyaan keras:

Mengapa hanya sebagian yang dijadikan sasaran tembak, sementara yang lain diperlakukan seolah steril dari kritik?

Apakah ini kebetulan? Atau memang ada “garis batas” yang tidak boleh disentuh?

Jika kritik hanya berani diarahkan ke pihak yang tidak memiliki relasi kepentingan, maka itu bukan keberanian—itu kalkulasi. Dan jika diam terjadi karena kedekatan atau keuntungan, maka itu bukan netralitas—itu kompromi.

Lebih tegas lagi: itu adalah bentuk kemunafikan intelektual.

AKTIVIS SARAT KEPENTINGAN: Pelanggaran Prinsip Keadilan

Dalam perspektif hukum, perilaku ini mencederai prinsip equality before the law. Tidak ada alasan rasional maupun yuridis untuk membenarkan standar ganda dalam kontrol sosial. Ketika satu pihak dihakimi di ruang publik, sementara pihak lain “diamankan” dari kritik, maka yang sedang dipraktikkan bukan keadilan—melainkan diskriminasi yang dibungkus moralitas.

Dalam perspektif politik, ini adalah wajah telanjang dari pseudo-activism—aktivisme palsu yang hanya berani ketika aman, dan hanya menyerang ketika ada kepentingan. Aktivisme jenis ini bukan lagi alat kontrol kekuasaan, melainkan sudah menjadi bagian dari permainan kekuasaan itu sendiri.

Lebih berbahaya lagi, publik sedang ditipu. Ditipu dengan narasi keberanian. Ditipu dengan citra kritis. Padahal yang bekerja di balik itu adalah kepentingan yang rapi dan terorganisir.

Kritik selektif adalah propaganda. Ia bukan mencari kebenaran, tetapi mengarahkan persepsi.

Publik dan Risiko Manipulasi Persepsi

Hukum memang mengajarkan asas praduga tak bersalah.

Namun jangan disalahgunakan: asas ini bukan tameng untuk diam terhadap pihak tertentu, dan bukan pula senjata untuk menyerang pihak lain secara sepihak. Jika satu nama layak dikritik karena isu publik, maka semua nama dalam kondisi yang sama wajib diperlakukan dengan standar yang sama.

Tanpa pengecualian. Tanpa kompromi.

Sudah cukup publik dibodohi oleh aktivisme yang berpura-pura netral.

Aktivis yang hanya berani menggonggong ke satu arah, tetapi membisu ke arah lain, bukan penjaga demokrasi—mereka adalah penjaga kepentingan.

Jangan lagi bicara moral jika kritik masih bisa dinegosiasikan. Jangan lagi bicara keadilan jika keberanian masih bisa dipilih-pilih.

Karena pada akhirnya, aktivisme yang tunduk pada kepentingan bukanlah suara rakyat Melainkan alat kekuasaan yang menyamar dalam bahasa perlawanan.

  • Penulis: ELAS ANRA DERMAWAN, SH

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer

    Senyum Warga Batang Asai Sambut Jalan Baru, Gubernur Al Haris Resmikan Akses Impian 88 Kilometer

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Batang Asai – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH menandatangani prasasti peresmian Jalan Simpang Pelawan–Batang Asai sepanjang lebih kurang 88 kilometer. Penandatanganan dilaksanakan di Masjid Jami’ Al Muhajirin, Pasar Gerabak, Desa Pekan Gedang, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jumat (27/02/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Batang Asai yang […]

  • Benih lobster Rp7,18 miliar diamankan Polresta Jambi.

    Nilainya Capai Rp7 Miliar, Pelepasliaran Benih Lobster Sitaan di Jambi Jadi Tanda Tanya

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | JAMBI – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi berhasil menggagalkan dugaan pengiriman ilegal benih bening lobster (BBL) dan mengamankan puluhan ribu benih yang diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp7,18 miliar. Pengungkapan kasus tersebut dilakukan pada Minggu (1/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di kawasan Simpang Rimbo, Kota Jambi. Dalam operasi itu, petugas mengamankan dua […]

  • Hujan Diprediksi Masih Guyur Pekanbaru, Dinas Terkait Diminta Lakukan Antisipasi Banjir

    Hujan Diprediksi Masih Guyur Pekanbaru, Dinas Terkait Diminta Lakukan Antisipasi Banjir

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, PEKANBARU – Masyarakat Kota Pekanbaru diharapkan tetap waspada terhadap ancaman bencana banjir. Apalagi saat ini Pekanbaru masih dihadapkan dengan musim hujan dalam beberapa minggu ke depan. Berdasarkan prediksi BMKG, hujan masih akan mengguyur Kota Pekanbaru hingga beberapa minggu ke depan. Sejumlah Kecamatan di Kota Pekanbaru bisa berpotensi terjadi banjir. “Kami sudah berkomunikasi dengan […]

  • Tanjung Anom Mauk

    Kisah Sukses Penataan Pesisir Tanjung Anom: Dari Sudut Mauk ke Panggung Dunia

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANGERANG – Sebuah kisah sukses penataan kawasan pesisir datang dari Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Permukiman nelayan yang dulunya mungkin luput dari perhatian, kini berhasil mencuri sorotan dunia dan dinobatkan sebagai contoh praktik terbaik yang akan direplikasi secara internasional. Perwakilan Habitat Global yang datang dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Australia, […]

  • Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

    PUBLIK MULAI GERAM! Kasus Pencurian Emas Tanjab Timur Rp600 Juta 7 Bulan Tanpa Kepastian

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | TANJAB TIMUR – Kasus pencurian emas Tanjab Timur kembali menjadi sorotan publik setelah memasuki bulan ketujuh tanpa kepastian hukum. Lambannya penanganan perkara ini memicu kekecewaan mendalam dari korban yang merasa belum mendapatkan keadilan. Peristiwa ini terjadi di wilayah Dusun Karya Bakti, Desa Lagan Tengah, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang berada […]

  • Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    Rumah Sakit RSUD Batin Mangunang Langgar SOP Pelayanan, Keluarga Pasien Angkat Bicara

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, TANGGAMUS — Diluar nalar, Pelayanan Pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batin Mangunang Islamic Centre Kotaagung Kabupaten Tanggamus melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) Pelayanan Kesehatan. Pasalnya, Azriel Adi Daya Pasien yang mengalami keluhan Sakit pada bagian Perut dalam kondisi Merintih kesakitan mengeluh, saat dirinya akan di ambil Sampel darah dan memaksakan diri untuk […]

expand_less