Breaking News
light_mode
Trending Tags

Jalan sebagai Kehadiran Negara: Membangun Konektivitas, Menguatkan Kesejahteraan

  • account_circle Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Akademisi UIN STS Jambi)
  • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
  • visibility 84

Jalan sebagai Kehadiran Negara: Membangun Konektivitas, Menguatkan Kesejahteraan

Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP
Akademisi UIN STS Jambi

Jalan bukan sekadar bentangan aspal yang menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lain, tetapi urat nadi yang menyalurkan kehidupan sosial, ekonomi, dan harapan masyarakat. Di setiap ruas yang dibangun, negara sesungguhnya sedang menegaskan kehadirannya, bahwa pembangunan bukan hanya soal fisik, melainkan cerminan kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.

Di Provinsi Jambi, semangat itu terwujud melalui visi “Jambi Mantap”, yang menjadikan infrastruktur jalan sebagai simbol pemerataan dan penggerak ekonomi daerah. Pemerintah berupaya menunjukkan bahwa kemajuan tidak diukur dari panjangnya jalan yang dibangun, tetapi dari seberapa jauh jalan itu mampu membuka akses, memperkuat konektivitas, dan menghadirkan keadilan bagi seluruh warga Jambi.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi terus menunjukkan komitmennya membangun infrastruktur yang kokoh dan berdampak langsung bagi masyarakat. Tahun 2025, lembaga di bawah Kementerian PUPR ini menggulirkan 10 proyek jalan strategis senilai Rp246,9 miliar melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD), dengan semangat besar: “Jambi Mantap.”

Proyek ini terbagi ke dalam dua tahap, meliputi lima wilayah: Batanghari, Merangin, Sarolangun, Kerinci, dan Kota Sungai Penuh. Tahap pertama mencakup tujuh paket fisik dan empat paket pengawasan senilai Rp194,9 miliar, sementara tahap kedua akan menuntaskan tiga paket fisik dan satu paket pengawasan senilai Rp51,9 miliar.

Menurut Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, proyek-proyek tersebut menitikberatkan pada peningkatan ruas jalan yang menopang distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan energi, sekaligus membuka akses menuju kawasan produktif dan pasar utama di Provinsi Jambi. Kami tidak hanya membangun jalan, tapi juga membangun konektivitas yang menopang ekonomi masyarakat. Setiap kilometer jalan yang diperbaiki berarti membuka jalan bagi peluang baru, ujar Dedy (22/10/2025).

Salah satu proyek utama adalah peningkatan Jalan Desa Rantau Kapas Mudo – Pasar Terusan di Kabupaten Batanghari, jalur vital yang selama ini menjadi nadi pergerakan hasil pangan dan perkebunan rakyat. Selain itu, Sarolangun menjadi daerah dengan tiga proyek sekaligus, mengingat posisinya yang strategis sebagai simpul penghubung antar kabupaten dan provinsi tetangga. Rangkaian proyek ini tidak hanya berbicara soal pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut strategi pelaksanaan yang efektif dan tepat sasaran. Karena itu, BPJN Jambi merancang pola kerja yang responsif dan adaptif terhadap kebutuhan lapangan.

Skema Cepat dan Tepat Sasaran

Pelaksanaan proyek dilakukan melalui skema kontrak singkat (crash program) dengan durasi 2–4 bulan per paket. Skema ini memungkinkan percepatan realisasi fisik di lapangan tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan. Lebih dari itu, BPJN Jambi menekankan pelibatan tenaga kerja lokal, terutama untuk kegiatan padat karya, sehingga manfaat ekonominya bisa langsung dirasakan masyarakat sekitar.

BPJN Jambi juga menerapkan pengawasan berlapis: pengawasan harian oleh tim lapangan, evaluasi mingguan dengan kontraktor dan konsultan pengawas, serta koordinasi aktif bersama pemerintah daerah. Langkah ini menunjukkan keseriusan untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat.

Daftar Singkat Proyek Strategis

Berdasarkan data resmi BPJN Jambi, berikut sejumlah proyek dalam program IJD 2025:
1. Kabupaten Batanghari

  • Peningkatan Jalan Rantau Kapas Mudo – Pasar Terusan
  • Rehabilitasi Ruas Jalan Bulian – Simpang Kilangan

2. Kabupaten Merangin

  • Peningkatan Ruas Jalan Sungai Manau – Tanjung Berugo

3. Kabupaten Sarolangun

  • Peningkatan Ruas Jalan Sungai Rotan – Lubuk Bedorong
  • Peningkatan Jalan Tanjung – Pulau Aro
  • Rehabilitasi Ruas Jalan Lidung – Pauh

4. Kota Sungai Penuh

  • Peningkatan Jalan Koto Lebuh Tinggi – Kumun
  • Peningkatan Ruas Jalan Sungai Penuh – Kersik Tuo

5. Kabupaten Kerinci

  • Peningkatan Jalan Air Hangat – Lempur
  • Peningkatan Ruas Jalan Koto Baru – Danau Kerinci

(Daftar laporan BPJN Jambi, 2025)

Rangkaian proyek ini tidak hanya berfungsi memperbaiki kondisi fisik jalan, tetapi juga dirancang untuk menjawab persoalan akses dan produktivitas ekonomi masyarakat.

Membangun Jalan, Menggerakkan Ekonomi

Keberadaan jalan yang baik tidak hanya menyingkat jarak, tapi juga menurunkan biaya logistik dan mempercepat pergerakan barang serta jasa. Di wilayah seperti Jambi, di mana sektor perkebunan, pertanian, dan energi menjadi tulang punggung ekonomi, perbaikan infrastruktur jalan berarti meningkatkan efisiensi ekonomi daerah.

Konektivitas yang kuat antara sentra produksi dan pasar utama akan memperbesar daya saing komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan hasil hutan. Jalan-jalan yang dulunya rusak parah kini diharapkan mampu membuka isolasi daerah pedesaan, mempercepat distribusi hasil bumi, dan menumbuhkan usaha kecil di sepanjang jalur baru yang terbuka.

Dari perspektif sosial, pelibatan tenaga kerja lokal menjadi kunci pemerataan manfaat. Banyak masyarakat yang sebelumnya hanya menjadi penonton kini bisa berpartisipasi langsung dalam proses pembangunan. Bagi Dedy, prinsip ini sejalan dengan visi “Jambi Mantap”: infrastruktur mantap, ekonomi rakyat mantap, dan kesejahteraan masyarakat pun mantap.

Koordinasi, Transparansi, dan Akuntabilitas

Untuk menjaga kepercayaan publik, BPJN Jambi memperkuat sistem pengawasan dan transparansi anggaran. Pengawasan lapangan dilengkapi dengan audit teknis dan evaluasi internal untuk memastikan penggunaan dana sesuai peruntukan. BPJN juga mendorong keterbukaan informasi agar masyarakat bisa mengawasi progres proyek secara aktif. Setiap proyek harus bisa dipertanggungjawabkan, baik dari sisi kualitas maupun keuangan. Kami berkomitmen menjaga integritas pelaksanaan di lapangan, tambah Dedy.

Pendekatan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga moralitas public, memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberi manfaat nyata bagi rakyat.

Refleksi: Jalan sebagai Arah Pembangunan

Lebih dari sekadar proyek fisik, program IJD 2025 di Jambi adalah simbol konsistensi pemerintah pusat dan daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis pemerataan wilayah. Infrastruktur jalan berperan sebagai penghubung harapan: menghubungkan petani dengan pasar, anak sekolah dengan pengetahuan, tenaga medis dengan pasien, dan pelaku UMKM dengan peluang.

Dalam konteks pembangunan daerah, apa yang dilakukan BPJN Jambi memperlihatkan sinergi antara visi nasional dan kebutuhan lokal. Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR menyediakan dukungan anggaran, sementara pemerintah daerah memastikan kesesuaian lokasi proyek dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Dengan semangat “Jambi Mantap”, proyek-proyek ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan target pembangunan berkelanjutan: konektivitas wilayah, efisiensi logistik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada akhirnya, pembangunan jalan bukan sekadar urusan memperhalus permukaan tanah atau mempercepat laju kendaraan. Ia adalah penanda arah, apakah pembangunan benar-benar bergerak menuju keberpihakan kepada rakyat, atau sekadar memenuhi target administratif. Ruas-ruas jalan yang kini dibangun harus mampu menjadi penghubung antara potensi dan kesempatan, antara wilayah produksi dan pasar, antara harapan masyarakat dan kehadiran negara.

Ketika jalan dibangun dengan kesadaran akan fungsi sosialnya, maka ia akan melahirkan ruang-ruang ekonomi baru, memperkuat kohesi wilayah, dan membuka akses yang lebih adil bagi semua. Karena itu, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari seberapa cepat ia selesai, tetapi dari sejauh mana ia mampu mengurangi ketimpangan, menumbuhkan kemandirian, dan memperluas kesejahteraan masyarakat Jambi secara nyata.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda Hesti Haris: Pendidikan Anak SAD di Batang Hari Harus Setara

    Bunda Hesti Haris: Pendidikan Anak SAD di Batang Hari Harus Setara

    • 0Komentar

    📰 Bunda Hesti Haris Tinjau Pendidikan Anak SAD di Desa Hajran Batang Hari NEWS PUBLIK, Batang Hari (Diskominfo Provinsi Jambi) – Bunda PAUD Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), melakukan kunjungan ke Kampung Budaya Kawasan Pemberdayaan Masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Hajran, Kecamatan Bathin XXIV, Kabupaten Batang Hari, Jumat (29/8/2025). Kunjungan […]

  • Warga Antusias Ikuti Posyandu Lansia dan Balita di Desa Tajimalela

    Warga Antusias Ikuti Posyandu Lansia dan Balita di Desa Tajimalela

    • 0Komentar

    Posyandu Lansia dan Balita di Desa Tajimalela Dapat Sambutan Positif Warga NEWS PUBLIK, (KALIANDA) LAMPUNG SELATAN – Pemerintah Desa Tajimalela kecamatan Kalianda Lampung Selatan menggelar kegiatan Posyandu Lansia dan Posyandu Balita yang dipusatkan di Balai Desa setempat, Senin (8/9/2025). Kegiatan ini didampingi petugas kesehatan dari Puskesmas Way Urang, Kecamatan Kalianda, yang memberikan pelayanan kesehatan serta […]

  • Cacat Epistemologis Dalam Membaca Data Publik Pendidikan

    Cacat Epistemologis Dalam Membaca Data Publik Pendidikan

    • 1Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M. AP (Akademisi UIN STS Jambi) Penggunaan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut sekitar 49.000 remaja di Provinsi Jambi berstatus tidak bersekolah telah dengan cepat diarahkan pada satu kesimpulan normatif, kegagalan pemerintah. Kesimpulan ini, meskipun terdengar tegas dan politis, justru memperlihatkan persoalan yang […]

  • INKLUSI ZAKAT: Prioritas Program Zakat Turunkan 4.000 Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Jambi

    INKLUSI ZAKAT: Prioritas Program Zakat Turunkan 4.000 Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Jambi

    • 1Komentar

    Oleh : Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Tenaga Ahli Gubernur Jambi Ketua ICMI Orwil Jambi – Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi A. Pendahuluan Fenomena kemiskinan ekstrem di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi, masih menjadi tantangan serius pembangunan manusia. Data BPS (2025) menunjukkan jumlah penduduk miskin Jambi mencapai 270.940 jiwa (7,19 %), sedangkan kelompok […]

  • STEBI Mengadakan Acara Setiap Tahun Dalam Rangka Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu

    STEBI Mengadakan Acara Setiap Tahun Dalam Rangka Menyambut Hari Sumpah Pemuda yang ke-97 Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu

    • 0Komentar

    📰 STEBI Mengadakan Acara Setiap Tahun Dalam Rangka Menyambut Hari Sumpah pemuda yang ke-97 Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia bersatu NEWS PUBLIK, Tanggamus – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Tanggamus bersama Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Kabupaten Tanggamus kembali menggelar Liga […]

  • Arah Kebijakan Kawasan Unggulan dan  Korporasi Petani di Provinsi Jambi

    Arah Kebijakan Kawasan Unggulan dan  Korporasi Petani di Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    Arah Kebijakan Kawasan Unggulan dan Korporasi Petani di Provinsi Jambi Oleh : Dr. Fahmi Rasid* Dosen UM.Jambi, Sekretaris PUSDIKLAT LAM Provinsi Jambi ======================================================== Provinsi Jambi dalam menghadapi tantangan ganda dalam pembangunan sektor Pertanian dan Perkebunan, bagaimana Upaya dalam meningkatkan produktivitas dan Upaya untuk peningkatan kesejahteraan PETANI, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan daya saing daerah. Dalam kerangka […]

expand_less