Breaking News
light_mode
Trending Tags

JBC Diterpa Gelombang Kritik, Penelusuran Menyeluruh Diminta Segera Dilakukan

  • account_circle Eli/Tim
  • calendar_month 11 jam yang lalu

Proyek Jambi Business Center di Kota Jambi kembali disorot terkait polemik lahan sengketa dan kerja sama BOT.

NEWS PUBLIK | JAMBI – Polemik mega proyek Jambi Business Center (JBC) kembali mencuat ke permukaan. Di tengah ambisi menghadirkan pusat bisnis modern terbesar di Provinsi Jambi, proyek bernilai fantastis tersebut justru terus dibayangi berbagai persoalan serius, mulai dari legalitas kerja sama, pengelolaan aset daerah, hingga dugaan penyalahgunaan kewenangan.

PT Putra Kurnia Properti selaku pihak pengelola kembali menjadi sorotan publik setelah berbagai temuan dan kritik bermunculan terkait proyek yang berdiri di kawasan strategis Jalan Kapten A. Bakarudin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi itu.

Proyek JBC dibangun melalui skema Bangun Guna Serah (BGS) atau Build Operate Transfer (BOT) antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan pihak pengembang. Nilai investasi proyek tersebut disebut mencapai Rp1,5 triliun dengan luas lahan mencapai 76.750 meter persegi.

Namun di balik besarnya nilai investasi tersebut, publik dibuat heran dengan nilai appraisal aset daerah dalam kerja sama yang tercatat hanya Rp1,00. Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai transparansi dan kewajaran pengelolaan aset milik pemerintah daerah.

Sorotan tidak berhenti di situ. Hingga kini sejumlah fasilitas utama yang sempat dijanjikan dalam proyek tersebut, seperti hotel dan apartemen, dinilai belum menunjukkan progres signifikan sesuai rencana awal pembangunan.

Selain persoalan realisasi pembangunan, proyek JBC juga terus diselimuti masalah perizinan dan dampak lingkungan. Salah satu yang menjadi perhatian yakni kewajiban pembangunan kolam retensi untuk mengantisipasi banjir di kawasan sekitar proyek.

Masyarakat menilai persoalan drainase dan pengendalian air belum sepenuhnya dituntaskan, sementara aktivitas pembangunan terus berjalan.

Persoalan proyek semakin rumit setelah temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) mengungkap bahwa kontribusi BOT proyek JBC belum dapat diakui secara resmi. Penyebabnya, lahan yang menjadi objek kerja sama disebut masih berstatus sengketa ketika perjanjian diteken.

Temuan tersebut memicu kekhawatiran publik mengenai kekuatan hukum kerja sama yang telah berjalan selama ini. Sejumlah pihak mempertanyakan bagaimana proyek berskala besar dapat tetap berjalan di atas lahan yang status hukumnya belum sepenuhnya tuntas.

Sorotan tajam juga datang dari DPRD Provinsi Jambi melalui Panitia Khusus (Pansus) BOT. DPRD meminta adanya addendum perjanjian guna memperjelas posisi hukum seluruh pihak yang terlibat dalam kerja sama tersebut.

Langkah itu dinilai penting untuk menghindari potensi persoalan hukum yang lebih besar di kemudian hari, terutama yang berkaitan dengan perlindungan aset daerah.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Jambi juga diketahui telah melayangkan tiga surat peringatan kepada pihak pengelola proyek. Bahkan ancaman penghentian izin operasional sempat mencuat seiring berbagai persoalan yang belum diselesaikan.

Berbagai polemik tersebut kini memunculkan desakan kuat dari masyarakat agar aparat penegak hukum dan lembaga pengawas melakukan penelusuran menyeluruh terhadap proyek JBC.

Publik berharap pengusutan dilakukan secara transparan untuk memastikan tidak ada potensi kerugian negara, penyimpangan pengelolaan aset daerah, maupun dampak sosial yang merugikan masyarakat sekitar.

Di tengah geliat pembangunan dan semangat investasi, masyarakat menilai proyek besar seperti JBC tidak cukup hanya mengejar kemegahan fisik dan nilai ekonomi semata. Kepastian hukum, tata kelola yang bersih, serta perlindungan kepentingan publik dinilai harus menjadi fondasi utama dalam setiap pembangunan strategis daerah.

  • Penulis: Eli/Tim

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tanjab Barat Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi

    Bupati Tanjab Barat Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026. Sidang paripurna tersebut digelar secara khidmat di Aula Gedung DPRD Provinsi Jambi, Selasa (6/1). Rapat Paripurna dibuka dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, […]

  • Ketua DPRD Endang Sodikin dan Forkopimda Turun ke Cilebar, 700 Takjil Dibagikan

    Ketua DPRD Endang Sodikin dan Forkopimda Turun ke Cilebar, 700 Takjil Dibagikan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | KARAWANG – Ketua DPRD Kabupaten Karawang bersama Forkopimda melaksanakan kegiatan terawih Keliling dan berbagi Takjil, di Masjid Jami Al – Hidayah yang berlokasi di Kecamatan Cilebar, pada, Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Forkopimda, ASN, dan masyarakat setempat untuk meraih keberkahan Ramadan. Acara diawali dengan pembagian 700 takjil dari Inspektorat […]

  • HUT ke-69 Jambi, Gubernur Al Haris Maestro Seni dan Warisan Budaya

    HUT ke-69 Jambi, Gubernur Al Haris Maestro Seni dan Warisan Budaya

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI — Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Malam Keagungan Melayu 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi. Pada momentum tersebut, Pemprov Jambi menganugerahkan Penghargaan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) serta Anugerah Maestro Seni Tradisi kepada para pelaku budaya yang dinilai berjasa menjaga dan melestarikan kebudayaan Melayu Jambi. Kegiatan yang mengusung tema […]

  • Kinerja Terukur dan Dampak Nyata: Mengapa Al Haris Disebut sebagai Salah Satu Gubernur Paling Efektif di Indonesia Tahun 2025

    Kinerja Terukur dan Dampak Nyata: Mengapa Al Haris Disebut sebagai Salah Satu Gubernur Paling Efektif di Indonesia Tahun 2025

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI — Dalam studi kebijakan publik kontemporer, keberhasilan kepala daerah tidak lagi diukur semata melalui banyaknya penghargaan, melainkan melalui keterhubungan yang jelas antara kebijakan publik, capaian indikator, dan dampak sosial-ekonomi yang dirasakan masyarakat. Pendekatan ini dikenal sebagai outcome-based governance. Pendekatan tersebut semakin relevan pada 2025, ketika hampir seluruh pemerintah daerah di Indonesia menghadapi […]

  • Tonggak Pers Karawang, Aliansi Pewarta Resmi Dideklarasikan, AKPERSI Beri Apresiasi Terbuka

    Tonggak Pers Karawang, Aliansi Pewarta Resmi Dideklarasikan, AKPERSI Beri Apresiasi Terbuka

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG – Aliansi Pewarta Karawang (APK) secara resmi mendeklarasikan keberadaannya melalui kegiatan Deklarasi dan Syukuran yang digelar pada Rabu siang di Resto Sunda Kampung Budaya, Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB tersebut berlangsung lancar, khidmat, dan penuh nuansa kekeluargaan. Deklarasi APK menjadi momentum penting bagi insan […]

  • Wagub Sani: KORMI Wadah Penggerak Olahraga Masyarakat Berbasis Budaya, Kebugaran dan Kearifan Lokal

    Wagub Sani: KORMI Wadah Penggerak Olahraga Masyarakat Berbasis Budaya, Kebugaran dan Kearifan Lokal

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I menghadiri pelantikan Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Jambi Masa Bakti 2025-2029 bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur, Rabu (16/04/ 2025). Ketua Umum (Ketum) KORMI Nasional Adil Hakim secara resmi melantik KORMI Provinsi Jambi yang diketuai oleh Edi Purwanto, […]

expand_less