Jembatan Baru Sungai Barumun Simaninggir – Asam Jawa Jadi Wisata Dadakan di Labusel
- calendar_month Jum, 23 Jan 2026

NEWS PUBLIK, LABUSEL — Jembatan baru Sungai Barumun yang menghubungkan jalur Simaninggir–Asam Jawa kini menjadi perhatian warga. Meski belum diresmikan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, keberadaan jembatan tersebut sudah berubah menjadi destinasi wisata dadakan bagi masyarakat sekitar.
Jembatan dengan panjang sekitar 124 meter ini berada di Jalan Lintas Simaninggir–Asam Jawa, tepatnya di Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Pembangunan fisiknya rampung pada akhir Desember 2025 dan dirancang sebagai jalur lintas Sumatera yang tidak lagi harus melewati pusat perbelanjaan di Kota Pinang. Pada Jumat, 23 Januari 2026, pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas warga yang terus berdatangan silih berganti.
Dikelola Dinas PUPR, Belum Diresmikan Resmi
Saat ini, jembatan tersebut berada di bawah pengelolaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang bidang Bina Marga Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Namun hingga sekarang, pemerintah daerah belum melaksanakan peresmian secara resmi.
Walau begitu, antusiasme masyarakat sudah terlihat. Warga datang bersama keluarga untuk sekadar melihat jembatan baru, menikmati suasana sekitar sungai, hingga membeli jajanan dari para pedagang yang mulai memanfaatkan keramaian tersebut.
Pedagang Merasakan Dampak Positif
Salah seorang pedagang es krim, Ibrahim (61), warga Tomutua, mengaku merasakan peningkatan penjualan sejak lokasi itu ramai dikunjungi. Ia menyampaikan kepada awak media bahwa dagangannya laris, terutama pada hari libur seperti Minggu.
Menurutnya, kehadiran warga dari berbagai daerah di sekitar Labusel membawa dampak ekonomi kecil bagi para pedagang kaki lima yang berjualan di area jembatan.

Warga Minta Perhatian Soal Keselamatan
Di sisi lain, Ibrahim juga menyampaikan harapan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan agar memasang spanduk atau papan imbauan. Ia meminta adanya peringatan khusus agar anak-anak tidak berjalan di pinggir pagar pengaman jembatan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Pantauan awak media menunjukkan ratusan pengunjung datang dan pergi dari berbagai wilayah sekitar Labusel. Mereka terlihat menikmati jajanan, bersantai bersama keluarga, dan sesekali tampak kendaraan pribadi melintas di atas jembatan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memberikan imbauan resmi kepada warga yang membawa keluarga ke area jembatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga anak-anak agar tidak terjatuh ke Sungai Barumun dan menimbulkan korban.
- Penulis: RM
