Breaking News
light_mode
Trending Tags

Transformasi Digital Pendidikan: Antara Tagihan & Tantangan

  • account_circle Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd. (Guru Besar UIN STS Jambi)
  • calendar_month Sab, 1 Nov 2025

Transformasi Digital Pendidikan: Antara Tagihan & Tantangan

​Oleh: Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd.
(Guru Besar UIN STS Jambi)


Transformasi Pendidikan Sebagai Tagihan dan Kebutuhan Kontemporer

Transformasi digital dalam sektor pendidikan telah bertransisi dari sekadar inovasi menjadi sebuah tagihan institusional dan kebutuhan esensial yang mendesak di tengah persaingan global abad ke-21. Dorongan ini tidak hanya bersumber dari kemajuan teknologi, tetapi juga dari tuntutan untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang memiliki keterampilan digital dan agensi digital (Hannon & Deakin Crick, 2021, hlm. 40). Kegagalan untuk beradaptasi akan memperlebar kesenjangan digital (digital skills gap) antara sistem pendidikan dan kebutuhan pasar kerja (Nordmeyer & Zirkle, 2023, hlm. 55). Transformasi ini menjadi sebuah keniscayaan untuk memastikan mutu pendidikan tetap relevan dan dikelola secara efisien (Setiawan, 2021, hlm. 70).

​1. Mengapa Transformasi Digital Pendidikan Menjadi Tagihan dan Kebutuhan

​Transformasi ini menjadi tagihan karena didasari oleh dua faktor utama. Pertama, kebutuhan adaptasi terhadap Society 5.0 yang menuntut integrasi teknologi canggih, termasuk Artificial Intelligence (AI), ke dalam proses belajar mengajar. Penggunaan AI menimbulkan isu pedagogis dan etika yang harus dijawab oleh sistem pendidikan (Huang et al., 2023, hlm. 305). Kedua, adanya dorongan regulasi dan kebijakan nasional yang mengarahkan pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di sektor pendidikan, seperti yang diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Permendikbudristek Nomor 8 Tahun 2022 tentang SPBE Kemendikbudristek (Peraturan BPK, 2023; Permendikbudriset, 2022). Regulasi ini menuntut adanya tata kelola pendidikan digital yang terencana dan terpadu (Aminudin & Ramli, 2023, hlm. 95).

​2. Digitalisasi Pendidikan sebagai Keniscayaan di Seluruh Dunia

​Digitalisasi pendidikan adalah proses sistematis pengadopsian teknologi untuk memodifikasi fundamental operasional dan penyampaian pembelajaran, bukan sekadar mengganti alat (Bozkurt et al., 2021, hlm. 20). Proses ini penting untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (ESD), meskipun menghadirkan tantangan dalam pelaksanaannya (Rieckmann et al., 2023, DOI: 10.1016/j.ijedudev.2023.102660). Di tingkat nasional, digitalisasi diwujudkan melalui kebijakan seperti Kurikulum Merdeka yang sinergis dengan adaptasi teknologi pendidikan (Sudibyo & Susanti, 2023, hlm. 45). Melalui digitalisasi, akses terhadap sumber belajar menjadi lebih luas, mengatasi hambatan geografis dan waktu, sehingga mendorong pemerataan dan inklusivitas.

​Teori Digitalisasi Pendidikan

​Digitalisasi dalam pendidikan didukung oleh beberapa kerangka teoretis yang menguatkan pergeseran paradigma dari pengajaran terpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa:

​1. Teori Digitalisasi Pendidikan

​Teori Konektivisme: Teori ini sangat fundamental karena pembelajaran di era digital terjadi dalam jaringan dan sistem non-manusia. Belajar adalah kemampuan untuk membentuk, memelihara, dan menavigasi koneksi dalam lingkungan digital yang kaya informasi (Zawacki-Richter & Naidu, 2022, hlm. 170). Literasi digital, yang merupakan inti dari konektivisme, berperan penting dalam konteks perubahan sosial yang diakibatkan oleh teknologi (Liliweri, 2022, hlm. 110).

​Teori Perubahan Organisasi (Organizational Change Theory): Transformasi digital bukan hanya isu teknologi, tetapi juga isu organisasi dan kepemimpinan. Keberhasilan memerlukan kepemimpinan strategis untuk mengelola perubahan organisasi, mengatasi resistensi, dan mendorong skalabilitas implementasi digital di tingkat institusi (Vandenhouten et al., 2024, hlm. 150).

​Teori Deep Learning: Inovasi pembelajaran abad ke-21 menuntut siswa untuk mencapai pemahaman yang lebih dalam dan mentransfer pengetahuan ke konteks baru, yang difasilitasi oleh alat digital yang interaktif dan personalized (Wahyudi & Haryanti, 2024, hlm. 25).

​2. Model Transformasi Pendidikan Digital Negara Maju dan Berkembang

​Negara yang sukses dalam transformasi digital tidak hanya berinvestasi pada teknologi, tetapi juga pada reformasi pedagogi dan kesiapan SDM.

​Model Negara Maju (Misalnya, Uni Eropa, Singapura): Model ini menekankan pada integrasi teknologi mendalam dan keseimbangan etika. Sistem dirancang untuk personalized learning yang didukung data besar. Kurikulum berfokus pada pengembangan computational thinking dan keterampilan kreatif. Contohnya, Rencana Aksi Pendidikan Digital Uni Eropa yang menggarisbawahi perlunya ekosistem pendidikan digital yang kohesif (Punie & Redecker, 2022, hlm. 12).

Model Negara Berkembang (Fokus pada Kesenjangan): Model ini cenderung fokus pada pemerataan akses infrastruktur dan peningkatan kompetensi guru sebagai prioritas utama. Sistem digital seringkali dimulai dari penyederhanaan administrasi sebelum beranjak ke kurikulum. Tantangan terbesar adalah memastikan bahwa implementasi teknologi tidak memperburuk ketidakadilan, tetapi justru menciptakan kesetaraan akses (Selwyn, 2024, hlm. 89). Pedagogi harus disesuaikan untuk mengatasi tantangan implementasi teknologi secara efektif (Gros, 2022, hlm. 78).

Penutup

Transformasi digital adalah suatu keharusan yang memuat tagihan berupa tuntutan global terhadap kualitas SDM dan tantangan berupa kesenjangan implementasi di lapangan. Digitalisasi bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih efektif dan inklusif. Keberhasilan transformasi ini di Indonesia memerlukan komitmen kolektif, terutama dalam memperkuat tiga aspek: (1) Infrastruktur yang Merata, (2) Literasi dan Kompetensi Digital Pendidik melalui pelatihan berkelanjutan, dan (3) Kebijakan yang Adaptif (Aminudin & Ramli, 2023, hlm. 100). Dengan demikian, digitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mewujudkan ekosistem pembelajaran yang mampu menjawab tuntutan zaman dan menyiapkan generasi emas yang kompetitif.

​Referensi:

​Aminudin, S., & Ramli, M. (2023). Kebijakan dan Tata Kelola Pendidikan Digital. CV Budi Utama.
​Bozkurt, A., Ghadirian, A., Koutropoulos, A., & Olaniran, B. A. (2021). Digital transformation of education: A conceptual framework. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18(1), 1–25. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00293-2
​Gros, B. (2022). The challenges of the digital transformation of education. Journal of Educational Technology & Society, 25(3), 75–88.
​Hannon, V., & Deakin Crick, R. (2021). Digital agency: The power to shape your world. Journal of Education and Work, 34(1), 35–52.
​Huang, R., Tlili, A., & Arai, K. (2023). AI and education: A global perspective on pedagogical and ethical issues. Educational Technology & Society, 26(4), 302–315.
​Liliweri, A. (2022). Literasi Digital dan Perubahan Sosial. Kompas Media Nusantara.
​Nordmeyer, J., & Zirkle, C. (2023). Digital skills gap and its implications for workforce development. Journal of Vocational Education & Training, 75(1), 51–70.
​Peraturan BPK. (2023). Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. JDIH Setneg.
​Permendikbudriset. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 8 Tahun 2022 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. BN.2022/No.192.
​Punie, Y., & Redecker, C. (2022). The Digital Education Action Plan. Publications Office of the European Union.
​Rieckmann, M., Wiek, A., & Barth, M. (2023). Digital transformation and education for sustainable development (ESD): Potentials and challenges. International Journal of Educational Development, 103(1), 102660. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2023.102660
​Selwyn, N. (2024). Digital Societies and Education: A Critical Guide. Routledge.
​Setiawan, B. (2021). Manajemen Mutu Pendidikan di Era Digital. RajaGrafindo Persada.
​Sudibyo, L., & Susanti, R. (2023). Kurikulum Merdeka dan Adaptasi Teknologi Pendidikan. Penerbit Kencana.
​Vandenhouten, B., Nørgård, R. T., & Tressler, C. S. (2024). Scaling digital transformation in higher education: Strategic leadership and organizational change. Educational Technology Research and Development, 72(1), 145–168.
​Wahyudi, I., & Haryanti, P. D. (2024). Inovasi Pembelajaran Abad ke-21. Deepublish.
​Zawacki-Richter, O., & Naidu, S. (2022). Research agenda for digital transformation and educational technology. Distance Education, 43(1), 167–183.
————–

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENELISIK AKAR DEFISIT ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH

    MENELISIK AKAR DEFISIT ANGGARAN PENDAPATAN BELANJA DAERAH

    • 1Komentar

    📰 MENELISIK AKAR DEFISIT Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) adalah cerminan tata kelola keuangan dan prioritas pembangunan suatu daerah. APBD Provinsi Jambi selama beberapa tahun terakhir menunjukkan tren defisit anggaran yang menimbulkan berbagai pertanyaan : mengapa defisit terus terjadi? Bagaimana peran dana transfer pusat? Bagaimana kontribusi penerimaan sendiri Pendapatan […]

  • Sosialisasi HKI Karawang 2026 Digelar Disparpora, Dorong Perlindungan Karya Ekraf

    Sosialisasi HKI Karawang 2026 Digelar Disparpora, Dorong Perlindungan Karya Ekraf

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Karawang – Sosialisasi HKI Karawang 2026 yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karawang melalui Bidang Ekonomi Kreatif menjadi langkah konkret dalam mendorong kesadaran hukum di kalangan pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf). Kegiatan ini menghadirkan sosialisasi sekaligus implementasi pendaftaran dan pencatatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), yang diikuti oleh para pengusaha […]

  • Kolonel Irman Putra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis

    Kolonel Irman Putra Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Makan Bergizi Gratis

    • 0Komentar

    📰 Tiga Yayasan di Kerinci–Sungai Penuh Bersatu Dukung Program Makan Bergizi Gratis NEWS PUBLIK, Sungai Penuh — Bertempat di Hotel Aroma, digelar kegiatan silaturahmi tiga yayasan pengelola Sentra Penyedia Pangan Gotong Royong (SPPG) yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Tiga yayasan tersebut adalah Yayasan Gizi Anak Bangsa Emas (GAB Emas), Yayasan […]

  • Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumbung Nasional Lewat LP2B

    Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumbung Nasional Lewat LP2B

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | Karawang – Karawang pastikan perkuat identitasnya sebagai lumbung nasional melalui langkah konkret dalam menjaga dan memperluas lahan pertanian pangan berkelanjutan. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat koordinasi strategis bersama pemerintah pusat terkait penguatan Lahan Baku Sawah (LBS) menjadi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Rapat tersebut digelar pada Rabu, 29 April 2026, di Ruang Rapat […]

  • Koramil 424-02/Wonosobo Tanggap Darurat Banjir Tanggamus

    Koramil 424-02/Wonosobo Tanggap Darurat Banjir Tanggamus

    • 0Komentar

    📰 Koramil 424-02/Wonosobo Tanggap Banjir di Tanggamus, Bantu Evakuasi Warga NEWS PUBLIK, Tanggamus — Hujan deras yang mengguyur sejak Senin malam hingga Selasa pagi (29 Juli 2025) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Menyikapi kondisi darurat ini, anggota Koramil 424-02/Wonosobo langsung turun ke lapangan membantu warga terdampak banjir di tiga kecamatan. Komandan […]

  • Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    Kapolres OKI: Panen Raya Jagung Wujud Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KAYUAGUNG, OKI, SUMSEL — Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berpartisipasi aktif dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 yang berlangsung pada Rabu, pukul 10.00 WIB. Kegiatan tersebut digelar di lahan jagung milik Aiptu Abastari, Kelurahan Kutaraya, Kecamatan Kayuagung. Selain berlangsung secara langsung di lokasi, panen raya ini juga terhubung secara […]

expand_less