Kunjungan Wabup, Honor Pegawai, Hingga Rekrutmen Kerja, RSUD Batin Mangunang Beri Klarifikasi
- account_circle Suwandi
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | TANGGAMUS – Menyusul berbagai informasi yang beredar terkait kondisi internal RSUD Batin Mangunang (RSUDBM), Direktur RSUDBM dr. Theresia Hutabarat melalui pihak manajemen akhirnya memberikan penjelasan resmi kepada publik. Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan sejumlah isu yang berkembang sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi rumah sakit saat ini, Rabu (24/6/2026).
Manajemen RSUD Batin Mangunang menegaskan bahwa pihaknya menghargai kritik, masukan, dan kontrol sosial dari masyarakat. Namun demikian, setiap informasi yang disampaikan kepada publik diharapkan tetap mengedepankan prinsip akurasi, keseimbangan, dan konfirmasi kepada pihak terkait.
Salah satu isu yang menjadi perhatian publik adalah kunjungan Wakil Bupati Tanggamus ke RSUD Batin Mangunang. Menurut pihak rumah sakit, kunjungan tersebut bukan merupakan inspeksi mendadak (sidak), melainkan agenda koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Tanggamus dalam rangka meninjau kebutuhan sarana dan prasarana yang perlu mendapatkan perhatian.
Pihak rumah sakit menjelaskan bahwa sebelumnya telah menyampaikan sejumlah usulan perbaikan fasilitas kepada pemerintah daerah. Karena itu, kunjungan Wakil Bupati bersama jajaran terkait dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan.
Selain itu, manajemen juga menanggapi isu mengenai dugaan pemotongan honor pegawai yang sempat beredar. Rumah sakit memastikan seluruh pembayaran honor dilaksanakan sesuai mekanisme administrasi dan ketentuan yang berlaku.
Menurut manajemen, setiap pencairan honor memiliki dokumen pendukung yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan melalui sistem administrasi keuangan rumah sakit.

Tidak hanya itu, tudingan adanya praktik pembayaran sejumlah uang untuk memperoleh pekerjaan di lingkungan RSUD Batin Mangunang juga dibantah tegas. Berdasarkan hasil penelusuran internal, hingga saat ini pihak rumah sakit mengaku tidak menemukan bukti maupun laporan resmi yang mendukung tuduhan tersebut.
Manajemen menilai informasi semacam itu perlu dibuktikan melalui data dan laporan yang valid agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Terkait sorotan terhadap besarnya anggaran rumah sakit, pihak RSUD Batin Mangunang menjelaskan bahwa setiap anggaran memiliki peruntukan berbeda sesuai program dan sumber pembiayaannya. Karena itu, nilai total anggaran tidak dapat secara langsung dikaitkan dengan satu pekerjaan atau pembangunan fasilitas tertentu.
Meski demikian, rumah sakit mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas yang memerlukan pembenahan dan peningkatan kualitas. Berbagai kritik dan masukan yang berkembang disebut akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Manajemen juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga iklim informasi yang sehat dengan mengedepankan verifikasi dan konfirmasi sebelum menyampaikan dugaan maupun tuduhan yang dapat berdampak pada nama baik individu ataupun institusi.
Sebagai rumah sakit rujukan milik pemerintah daerah, RSUD Batin Mangunang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pelayanan, memperbaiki fasilitas yang ada, serta memperkuat tata kelola demi memberikan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Tanggamus.
- Penulis: Suwandi
