Breaking News
light_mode
Trending Tags

Pemasaran Pariwisata di Provinsi Jambi 2025–2029: MENJUAL PESONA, MERAJUT HARAPAN

  • calendar_month Rab, 23 Jul 2025

Dr. Fahmi Rasid – Dosen UM.Jambi, Sekretaris PUSDIKLAT LAM Provinsi Jambi.

NEWS PUBLIK | ARTIKEL

Oleh:

Dr. Fahmi Rasid*

(Dosen UM.Jambi, Sekretaris PUSDIKLAT LAM Provinsi Jambi)
———————————————————————————————————

JAMBI ADALAH ANUGERAH

Di dalamnya mengalir sungai terpanjang di Sumatera, tumbuh sejarah tua dalam Candi Muaro Jambi, dan tumbuh subur keindahan alam yang memesona dari kaki Gunung Kerinci hingga Danau Kaco yang bening bak kaca surga.

Ditambah lagi kekayaan alam yang sudah mendunia yaitu keindahan alam Geopark Merangin Jambi, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan keindahan Bukit Khayangan Namun, hingga kini Jambi belum menjadi percakapan utama dalam peta destinasi wisata Indonesia secara Nasional, apalagi Dunia. Pertanyaannya adalah : apakah kita telah memasarkan keindahan ini dengan benar? Untuk itu potensi besar ini belum sebanding dengan daya saing pemasaran dan kunjungan wisatawan yang masuk ke Provinsi ini. Maka, arah kebijakan pemasaran pariwisata Jambi 2025–2029 menjadi sangat penting untuk dibicarakan secara serius, strategis, dan partisipatif.

Menurut Prof. Dr. H Sapta Nirwandar, mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kabinet Pemerintahan Presiden SBY Tahun 2011-2014), Candi Muaro Jambi memiliki daya tarik luar biasa yang tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia. “Candi ini bukan sekadar tumpukan batu kuno. Ia adalah jejak peradaban Melayu yang hidup di pinggir Sungai Batanghari. Keunikan ini bisa jadi ikon wisata budaya yang mendunia—jika kita mau dan mampu memasarkannya dengan cerdas,” ungkapnya dalam sebuah festival budaya di Jambi (2014). Lalu Prof. Dr. H Sapta Nirwandar juga mendorong agar Pemerintah Daerah Jambi membangun paket wisata terpadu yang mengombinasikan kekayaan budaya, sejarah, dan alam. Ditambahkan “Jangan hanya berharap wisatawan datang, kita harus menjemput mereka dengan cerita yang menarik, akses yang mudah, dan pengalaman yang menyentuh jiwa,” tambahnya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Pelaku wisata lokal seperti Bapak Yulizar, Ketua Pokdarwis Danau Kaco, menyampaikan bahwa potensi Jambi selama ini terhambat karena kurangnya dukungan pemasaran dari pemerintah: “Kami sudah berjalan sendiri dengan media sosial, tapi kalau pemerintah tidak bantu promosi, wisatawan hanya datang saat libur besar, kami butuh promosi bersama, kalender even yang jelas, dan pelatihan digital marketing,” ujarnya dengan semangat. Sumber lain juga menyatakan Ibu Fitri Wulandari, selaku pelaku penggiat UMKM kuliner khas Jambi, menyatakan pentingnya pelibatan ekonomi lokal dalam promosi wisata : “Orang datang ke Jambi bukan hanya untuk melihat alam, tapi untuk mencicipi rasa, membeli oleh-oleh, merasakan keramahan kami, pemasaran wisata harus menghidupkan semua ini, bukan hanya tempatnya.”

Kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam Visi Jambi Mantap Berdaya Saing dan Berkelanjutan 2025–2029, lalu dikuatkan dengan misi Pemantapan Daya Saing Daerah dan Produktivitas Pertanian, Perdagangan, Industri dan Pariwisata, menjadi peluang emas untuk menjadikan pariwisata sebagai pilar ekonomi baru. Untuk itu arah kebijakan ke depan mencakup empat fokus utama : Penguatan Brand Destinasi, Pemanfaatan Platform Digital, Pelibatan Masyarakat Lokal, Dan Kolaborasi Dengan Swasta Serta Diaspora. Dalam konteks nasional kekuatan utama pariwisata daerah adalah : Pada diferensiasi budaya dan keaslian alam. Jambi memiliki dua-duanya. Namun tanpa narasi dan promosi yang terstruktur, dunia tidak akan mengenalnya.

Pemasaran pariwisata bukan hanya soal iklan atau pameran, tetapi bagaimana menciptakan pengalaman menyeluruh. Pemerintah Provinsi Jambi perlu mengembangkan strategi berbasis data wisatawan, memanfaatkan big data dari platform digital seperti Google Trends, TikTok, dan Instagram untuk memahami perilaku dan minat pasar. Selain itu, perlu juga dibentuk Tourism Promotion Board atau Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) yang profesional dan kreatif, diisi oleh pelaku industri dan generasi muda lokal.

Hal lain yang mesti juga diperhatikan adalah Keterlibatan tokoh adat dan Masyarakat adat menjadi pilar penting. Menurut Tokoh Adat Melayu Jambi, yang juga Sekretaris Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Kerinci SAFWANDI.,Dpt (bergelar Ijung Putih Tuo) yang menyatakan : “Wisata Jambi harus dibangun tanpa meninggalkan akar budaya, kearifan lokal bukan hanya daya tarik, tapi juga fondasi utama dalam menyambut wisatawan.”

Dalam sisi lain secara praktis, strategi pemasaran dapat dilakukan melalui Langkah-langkah antara lain sebagai berikut :

  1. Mengikuti Festival Internasional Tahun 2025 yang akan dilaksanakan di Melbourne, Autralia. Dalam rangka pengenalan dan promosi destinasi Wisata Provinsi Jambi;
  2. Penguatan citra destinasi unggulan seperti “Muaro Jambi: Warisan Dunia Melayu” atau “Kerinci: The Hidden Paradise of Sumatra”;
  3. Kolaborasi dengan travel influencer dan content creator local;
  4. Digitalisasi produk wisata melalui virtual tour, booking online, dan sistem informasi pariwisata terintegrasi;
  5. Kampanye “Visit Jambi 2026” dalam rangka HUT Provinsi Jambi;

Sudah saatnya Jambi tidak lagi menjadi sekadar titik di peta, tetapi menjadi tujuan yang dicari dan dibicarakan. Kuncinya ada pada bagaimana kita memasarkan diri dengan strategi, semangat kolaborasi, dan keberanian untuk berubah. : “Jambi tidak kekurangan keindahan, yang kita butuhkan adalah keberanian untuk memperkenalkannya dengan cara yang luar biasa.”  Ir. H. Syahrasaddin,M.Si Tokoh Masyarakat Provinsi Jambi (pemerhati pembangunan daerah).

Jika ingin Jambi dikenal dunia, maka hari ini adalah waktu terbaik untuk memulai. Mulailah dari menyapa dunia dengan cerita, BUKAN DIAM. Menyapa dengan promosi yang menyentuh, bukan asal pamer. Jadikan masyarakat pelaku utama, bukan sekadar penonton. Karena pada akhirnya, pariwisata bukan hanya tentang mengundang orang datang, tapi tentang membuat mereka jatuh cinta dan ingin kembali. Dan cinta itu lahir dari kesungguhan kita memperkenalkan diri. PENULIS : “Jambi itu indah. Tinggal bagaimana kita merajut narasinya, memasarkan dengan hati, dan menjadikannya mimpi yang ingin dikunjungi.” (*)

  • Penulis: Dr. Fahmi Rasid - Dosen UM.Jambi, Sekretaris PUSDIKLAT LAM Provinsi Jambi.
  • Editor: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • ADAT LAMPUNG SAI BATIN MARGA BUAY NYATA TIDAK BISA DI PERJUAL BELIKAN

    ADAT LAMPUNG SAI BATIN MARGA BUAY NYATA TIDAK BISA DI PERJUAL BELIKAN

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tanggamus — Dalam upaya menjaga marwah dan kehormatan adat Lampung Sai Batin, Marga Buay Nyata secara resmi mengirimkan surat pemberitahuan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tanggamus, yang ditujukan kepada Bupati, Ketua DPRD, Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim, dan Kapolres Tanggamus. Surat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Tim Adat Marga Buay Nyata, Zuherman […]

  • Kesbangpol Tanjab Barat Dorong Dialog Damai Sengketa Lahan dengan PT WKS

    Kesbangpol Tanjab Barat Dorong Dialog Damai Sengketa Lahan dengan PT WKS

    • 0Komentar

    📰 Kesbangpol Tanjab Barat Dorong Dialog Damai Sengketa Lahan Lumahan NEWS PUBLIK, Jambi – Pemerintah terus berupaya menengahi konflik lahan antara warga dan perusahaan di Provinsi Jambi. Pada Senin, 28 Juli 2025, Rapat Fasilitasi Penanganan Konflik di Kawasan Hutan digelar di Aula Meranti Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Fokus pembahasan kali ini adalah sengketa lahan antara […]

  • Warga Keluhkan Tumpahan Batubara: “Pengusaha Dapat Duit, Kami Hirup Debu!!”

    Warga Keluhkan Tumpahan Batubara: “Pengusaha Dapat Duit, Kami Hirup Debu!!”

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, MUARO JAMBI — Warga Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, mengeluhkan tumpahan batu bara yang terjadi di sepanjang Jalan Lintas Sumatra. Lokasi tersebut berada tepat di depan rumah Kepala Desa Pondok Meja dan dinilai mengganggu kenyamanan serta membahayakan pengguna jalan. Sejumlah warga menyebutkan bahwa tumpahan batu bara tidak hanya menimbulkan debu tebal. […]

  • Hadang Wartawan di SDN 004 Pelayang Raya, Ketua AwaSI: “Ada Apa yang Disembunyikan?”

    Hadang Wartawan di SDN 004 Pelayang Raya, Ketua AwaSI: “Ada Apa yang Disembunyikan?”

    • 0Komentar

    📰 Ketua AwaSI Sungai Penuh Kecam Penghadangan Wartawan di SDN 004 Pelayang Raya NEWS PUBLIK, Sungai Penuh — Insiden penghadangan terhadap wartawan yang hendak meliput kegiatan Program Revitalisasi di SD Negeri 004/IX Pelayang Raya menuai kecaman keras dari Ketua DPC AwaSI (Aliansi Wartawan Siber Indonesia) Sungai Penuh, Efyarman.Aksi penghadangan tersebut diduga dilakukan atas perintah VD, […]

  • Al Haris Bagi Langkah Cepat Jambi Hadapi Karhutla ke Pemerintah Pusat

    Al Haris Bagi Langkah Cepat Jambi Hadapi Karhutla ke Pemerintah Pusat

    • 0Komentar

    📰 Al Haris Laporkan 11 Langkah Cepat Penanganan Karhutla Jambi ke BNPB dan Menteri Kehutanan NEWS PUBLIK, JAMBI (Diskominfo Provinsi Jambi)— Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan secara langsung langkah-langkah cepat yang telah diambil Pemerintah Provinsi Jambi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto […]

  • SMP Negeri 4 Kotabaru Lakukan Uji Olganoleptik PIC MBG Sebelum Didistribusikan Ke Siswa

    SMP Negeri 4 Kotabaru Lakukan Uji Olganoleptik PIC MBG Sebelum Didistribusikan Ke Siswa

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG — SMP Negeri 4 Kotabaru, Kabupaten Karawang, melakukan uji organoleptik terhadap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) sebelum didistribusikan kepada para siswa, Jumat (30/01/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk memastikan makanan yang dibagikan aman, layak konsumsi, dan sesuai dengan selera pelajar. Uji organoleptik tersebut menjadi bagian dari prosedur yang dijalankan oleh […]

expand_less