Penurunan Stunting Digenjot, Wabup Labusel Tekankan Perang Melawan Stunting Harus Bersama
- account_circle RM
- calendar_month 5 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN – Penanganan stunting di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) didorong tidak berhenti pada seremoni dan tanda tangan komitmen. Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, S.H. menegaskan, percepatan penurunan stunting membutuhkan langkah nyata dan kerja bersama seluruh sektor.
Pesan tersebut disampaikan Syahdian saat menghadiri Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan serta Percepatan Penurunan Stunting sekaligus penandatanganan Komitmen Kepala Daerah di Hotel Grand Mercure Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kamis (27/8/2026).
Forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah bersama berbagai pemangku kepentingan agar program pencegahan dan percepatan penurunan stunting berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.
Wabup: Jangan Berhenti di Penandatanganan
Dalam kegiatan itu, penandatanganan komitmen kepala daerah menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam memperkuat intervensi penanganan stunting.
Upaya tersebut mencakup peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak, pemenuhan kebutuhan gizi, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.
Namun, bagi Syahdian, komitmen tersebut tidak boleh berhenti sebagai dokumen formal.
“Komitmen ini harus diwujudkan melalui langkah nyata dan kerja bersama. Kita ingin memastikan setiap anak di Labuhanbatu Selatan tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Syahdian.
Menurutnya, persoalan stunting tidak dapat dibebankan hanya kepada satu sektor. Penanganannya membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, keluarga, serta berbagai unsur lainnya.
- Penulis: RM










