Breaking News
light_mode
Trending Tags

Polda Jambi Diduga “Masuk Angin” Urus Tanah Warga

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
  • visibility 172
Polda Jambi Diduga "Masuk Angin" Urus Tanah Warga

Rogayah menunjukkan salinan SKT 1977 miliknya kepada wartawan, meminta keadilan atas dugaan penyerobotan lahan di Desa Lumahan, Tanjung Jabung Barat.

📰 Warga Lumahan Cari Keadilan, Kasus Tanah Mandek 5 Tahun di Polda Jambi

NEWS PUBLIK, Tanjung Jabung Barat – Warga Desa Lumahan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kembali bersuara lantang atas dugaan perampasan lahan milik mereka. Kasus ini mencuat setelah Rogayah Mahmud, salah satu pemilik tanah, melaporkan penyerobotan lahan warisan keluarganya sejak 2020. Sayangnya, hingga kini laporan tersebut belum menemukan kejelasan hukum.

Laporan bernomor LP/B-127/VI/2020/SPKT-C yang dilayangkan ke Polda Jambi pada 2020, ditindaklanjuti melalui SP2HP Nomor 405/VII/RES.1.1.2/2020/Ditreskrimum, dengan penyidik awal IPTU Widhi Hartanto, S.H., M.H. Namun, selama lima tahun terakhir, proses hukum tidak berjalan signifikan.

Menurut keterangan Rogayah, ia memiliki dokumen Surat Keterangan Tanah (SKT) tahun 1977 yang ditandatangani pasirah, camat, dan tokoh adat. Namun, belakangan muncul sertifikat baru atas nama PT Artha Mulia Mandiri yang statusnya telah naik menjadi HGU (Hak Guna Usaha). Sertifikat itu diduga terbit melalui prosedur yang melanggar ketentuan:

  • PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah

  • Permen ATR/BPN No. 18 Tahun 2021

  • Pasal 32 ayat (1) dan (2) UU Pokok Agraria (UUPA)

Rogayah juga menyebutkan bahwa penerbitan HGU dilakukan melalui izin prinsip dari mantan Bupati Syafrial tanpa sepengetahuan dirinya sebagai pemilik awal.

Desak Pemeriksaan Internal dan Pengawasan Kompolnas

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rogayah menyampaikan harapan besar agar Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, Kabid Propam Polda Jambi, serta Kompolnas RI turun langsung mengawasi proses hukum yang dinilai stagnan.

“Jangan sampai aparat justru menjadi bagian dari permainan mafia tanah. Saya punya SKT sah sejak 1977, ini tanah peninggalan leluhur,” tegasnya.

Ia menambahkan, proses hukum yang adil adalah cermin keberpihakan negara terhadap rakyat kecil, sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 33 UUD 1945: bumi dan kekayaan alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Belum Ada Tanggapan dari Penyidik

Sampai berita ini dirilis, tim redaksi masih berupaya menghubungi penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Jambi untuk mendapatkan konfirmasi dan tanggapan resmi. Upaya klarifikasi ini dilakukan sebagai bentuk keberimbangan informasi kepada publik.

(Red)

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: News Publik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi

    Wagub Sani Kukuhkan Pengurus FPRB Provinsi Jambi

    • 0Komentar

    ‎NEWS PUBLIK | JAMBI – Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I secara resmi mengukuhkan pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jambi periode 2025-2028, bertempat di Ruang Bulian, Grand  Hotel Jambi, Selasa (10/2/2026). Dalam sambutan dan arahannya, ‎Wagub Sani menyampaikan bahwa pembentukan Forum Pengurangan ‎Risiko Bencana Provinsi Jambi yang dilaksanakan pengukuhan kepengurusannya ini […]

  • Efisiensi Anggaran: Seperti “Menelan Pil Pahit”

    Efisiensi Anggaran: Seperti “Menelan Pil Pahit”

    • 0Komentar

    EFISIENSI ANGGARAN: SEPERTI “MENELAN PIL PAHIT” Oleh : Muhammad Ridwansyah* (Ekonom Universitas Jambi, Ketua Harian Tenaga Ahli Gubernur Jambi) =========================================================== Sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025, Provinsi Jambi mengalami pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp94,8 miliar. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jambi melakukan langkah penyesuaian […]

  • Pungli Angkutan Batubara Menggila di Jambi, Satgasus FORKOM Ormas Provinsi Jambi: Ada Stempel Pemerintah Dipakai!

    Pungli Angkutan Batubara Menggila di Jambi, Satgasus FORKOM Ormas Provinsi Jambi: Ada Stempel Pemerintah Dipakai!

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, JAMBI – Provinsi Jambi kembali diguncang keluhan terkait maraknya dugaan Pungutan Liar (Pungli) pada angkutan atau transportasi batubara. Praktik ilegal tersebut dinilai sudah sangat meresahkan sekaligus merugikan sopir dan pengusaha transportir batubara. Dalam kondisi yang semakin memburuk, Satgasus SDA Forkom Ormas Provinsi Jambi melalui Divisi Migas dan Minerba mendesak Satgas Saber Pungli Unit […]

  • Bupati Aep Rombak 216 Jabatan Pemkab Karawang

    Bupati Aep Rombak 216 Jabatan Pemkab Karawang

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG — Pemerintah Kabupaten Karawang memanfaatkan momentum puncak pergantian Tahun Baru 2026 untuk melakukan perombakan besar dalam struktur birokrasi. Bupati Karawang Aep Syaepuloh secara resmi melantik, merotasi, dan memutasi sebanyak 216 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karawang. Prosesi Pengukuhan, Pemberhentian, dan Pengangkatan PNS dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan […]

  • Pertisun Perdana di Kerinci, Gubernur Al Haris Bawa Pejabat Turun Langsung ke Dusun Serap Aspirasi Warga

    Pertisun Perdana di Kerinci, Gubernur Al Haris Bawa Pejabat Turun Langsung ke Dusun Serap Aspirasi Warga

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Kerinci (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH membawa sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi turun langsung menyerap aspirasi dari warga hingga ke desa-desa. Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun) adalah program Gubernur Jambi Al Haris untuk mengunjungi warga yang tinggal di daerah terpencil dan menyerap aspirasi masyarakat […]

  • fakta persidangan korupsi, pembuktian perkara korupsi, sistem pembuktian KUHAP, opini hukum korupsi, fakta persidangan pengadilan, News Publik, Elas Anra Dermawan, SH

    Apa itu Fakta Persidangan dalam Perkara Korupsi ?

    • 1Komentar

    Opini Hukum dan Politik ELAS ANRA DERMAWAN, SH (Founder LBH NADI & Advokat) Pendahuluan Dalam dinamika peradilan pidana di Indonesia, khususnya dalam perkara tindak pidana korupsi, istilah fakta persidangan sering kali muncul baik dalam argumentasi hukum para pihak, pemberitaan media massa, maupun dalam diskursus publik. Namun secara konseptual, istilah ini kerap dipahami secara keliru. Tidak […]

expand_less