Breaking News
light_mode
Trending Tags

Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

  • account_circle Wandi
  • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
  • visibility 138

Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

NEWS PUBLIK, Tanggamus — Polemik kepemilikan lahan eks HGU PT Tanggamus Indah (TI) kembali mencuat dan memantik perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Tanggamus, Zudarwansyah. Ia menegaskan bahwa area tersebut merupakan tanah negara yang selama ini dimanfaatkan masyarakat setelah masa kontrak HGU perusahaan berakhir.

Menurut Politisi Partai Gerindra itu, masyarakat sudah lama melakukan tumpang sari di lahan tersebut. Karena itu, ia menilai penggunaan lahan oleh warga masih dalam batas kewajaran selama menunggu kebijakan pemerintah.

“Tanah itu punya negara! Karena kontrak HGU habis, sementara dipakai masyarakat. Selama PT TI menguasai lahan, sudah banyak warga setempat yang melakukan tumpang sari,” tegasnya, Senin (24/11/2025).

Namun, ia menyayangkan munculnya kelompok yang mengatasnamakan adat bermarga Buay Belunguh Tanjung Hikhan dan mengklaim area tersebut sebagai tanah ulayat adat.

Zudarwansyah secara tegas menolak klaim itu dan menyebut pernyataan kelompok tersebut tidak memiliki dasar kuat.

“Buay Belunguh asli di Pekon Kagungan tidak ikut campur, dan sudah mengatakan bahwa itu tanah negara,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tanah negara tidak bisa sembarangan diklaim oleh pihak manapun. Menurutnya, hal semacam itu justru berpotensi menimbulkan kekacauan.

“Enggak bisa tanah negara sembarangan diklaim. Bisa kacau balau. Status mereka di sana sepenuhnya numpang. Kalau negara mau pakai, semua harus angkat kaki,” tegas Zudarwansyah.

Menilik Sejarah Marga dan Klaim Identitas

Lebih lanjut, Iwan Talo—sapaan akrab Zudarwansyah—menjelaskan bahwa secara historis leluhur Marga Buay Belunguh telah menyerahkan tanah tersebut kepada Pemerintah Kolonial Belanda pada 1931. Hingga kini, keturunan pesirah Buay Belunguh di Pekon Kagungan tidak pernah menuntut hak pengembalian lahan.

“Justru yang jadi pertanyaan, mereka itu dari Buay Belunguh yang mana? Buay Belunguh yang sah itu berada di Pekon Kagungan,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Tanggamus itu.

Ia bahkan mengungkapkan bahwa nama Tanjung Hikhan yang disisipkan kelompok tersebut berasal dari nama dusun di Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kotaagung Timur. Sementara marga Buay Belunguh Tanjung Hikhan sendiri baru dibentuk pada 2023, jauh setelah Marga Buay Belunguh asli berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia.

Melihat fakta itu, Zudarwansyah mencurigai kemungkinan bahwa pembentukan marga baru tersebut hanya menjadi kedok untuk menguasai tanah negara.

“Mereka baru berdiri tahun 2023. Takutnya cuma jadi alat untuk ambil tanah negara. Perlu diingat, pimpinan adat ada trah, bukan berdasarkan hawa nafsu,” ujarnya.

Dukung Penegasan Batas Adat oleh Marga Buay Nyata

Terkait pemasangan patok batas wilayah adat oleh Marga Buay Nyata di lahan eks HGU PT TI pada Minggu (23/11/2025), Zudarwansyah menyatakan dukungannya.

Menurutnya, tindakan tersebut bertujuan memastikan batas wilayah adat, bukan mengklaim tanah negara. Ia menegaskan bahwa dalam struktur adat, wilayah eks HGU PT TI memang berada dalam cakupan Marga Buay Nyata dan Buay Belunguh.

“Marga Buay Nyata sedang melawan kezholiman. Mereka pasang patok batas wilayah adat untuk memastikan wilayah adatnya, bukan mengklaim tanah milik adat,” jelasnya.

Desak Pemerintah dan APH Cegah Bentrok Antarwarga

Melihat memanasnya situasi di lapangan, Zudarwansyah mendesak pemerintah daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH) turun tangan cepat untuk mencegah potensi bentrok antara masyarakat adat Buay Nyata dan kelompok Buay Belunguh Tanjung Hikhan.

Ia berharap Pemkab Tanggamus segera menyelesaikan sengketa agar tidak berkembang menjadi konflik terbuka.

“Saya takut terjadi bentrok antara Buay Nyata dan Tanjung Hikhan. Karena itu, pemda dan APH harus segera ambil tindakan tegas untuk menyelesaikan permasalahan itu,” pungkasnya.

  • Penulis: Wandi
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Al Haris Tekankan Pentingnya Lomba Cerdas Cermat Sebagai Media Edukasi Kebangsaan

    Gubernur Al Haris Tekankan Pentingnya Lomba Cerdas Cermat Sebagai Media Edukasi Kebangsaan

    • 0Komentar

    📰Lomba Cerdas Cermat Jadi Media Pembentukan Karakter Generasi Penerus NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. menegaskan, kegiatan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan memiliki makna strategis dalam membentuk karakter generasi muda Indonesia. Menurutnya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana edukasi efektif untuk menanamkan nilai-nilai […]

  • Gubernur Al Haris Temui Menteri PU, Dorong Pembangunan Infrastruktur di Jambi

    Gubernur Al Haris Temui Menteri PU, Dorong Pembangunan Infrastruktur di Jambi

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jakarta (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Al Haris, bersama para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi dan anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kantor Kementerian PU, Kamis (15/5/25). Pertemuan ini bertujuan untuk mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Jambi, termasuk menyampaikan berbagai usulan […]

  • Kabel Listrik PLN Dicuri, 20 Rumah di Muaro Jambi Gelap Gulita

    Kabel Listrik PLN Dicuri, 20 Rumah di Muaro Jambi Gelap Gulita

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | MUARO JAMBI – Aksi pencurian kabel listrik kembali meresahkan masyarakat. Kali ini, sebanyak 20 rumah warga di RT 03 Desa Betung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, menjadi korban setelah kabel listrik jenis Sambungan Rumah (SR) milik Perusahaan Listrik Negara dilaporkan hilang. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Senin malam, 16 Februari 2026, sekitar […]

  • Korupsi Bansos Rp1,9 Miliar di Labusel, Tujuh Tersangka Ditetapkan Kajari, Tak Ditahan Karena Kooperatif

    Korupsi Bansos Rp1,9 Miliar di Labusel, Tujuh Tersangka Ditetapkan Kajari, Tak Ditahan Karena Kooperatif

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK | LABUSEL – Kejaksaan Negeri (Kejari) Labuhanbatu Selatan (Labusel) tidak menahan tujuh tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) senilai Rp1,9 miliar. Ketujuh tersangka dinilai bersikap kooperatif selama proses penyidikan. Kepala Kejari Labusel Victoris Parlaungan Purba melalui Kepala Seksi Intelijen Oloan Sinaga membenarkan bahwa penyidik telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka […]

  • Tangani Banjir, Bupati Aep Siapkan Pembebasan Lahan Rumah Pompa dan Pastikan Bantuan Logistik Aman

    Tangani Banjir, Bupati Aep Siapkan Pembebasan Lahan Rumah Pompa dan Pastikan Bantuan Logistik Aman

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, KARAWANG – Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh bersama anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka meninjau langsung kondisi warga terdampak banjir di Desa Karangligar, Telukjambe Barat pada Sabtu (24/1/26). Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karawang terus berupaya dalam memitigasi banjir yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk Karangligar. […]

  • Al Haris Dorong Sepak Bola Jambi Melesat Lewat Piala Soeratin

    Al Haris Dorong Sepak Bola Jambi Melesat Lewat Piala Soeratin

    • 0Komentar

    📰 Gubernur Al Haris Dukung Pembinaan Atlet Muda Lewat Piala Soeratin NEWS PUBLIK, Tanjung Jabung Timur (Diskominfo Provinsi Jambi) – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH, menghadiri pembukaan Piala Soeratin U-13 dan U-15 putaran Provinsi Jambi di Stadion Gelora Paduka Berhala, Sabtu (16/08/2025). Turnamen resmi PSSI ini diikuti oleh perwakilan tim dari kabupaten/kota […]

expand_less