3 Hari Tak Padam! Gubernur Al Haris Jibaku Hadapi Karhutla di Lahan Gambut
- account_circle GR
- calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
- print Cetak

Cuaca Kering, Al Haris Ajak Warga Salat Istisqa
Selain mengerahkan kekuatan untuk menangani karhutla, Al Haris juga mengajak masyarakat menghadapi kondisi cuaca kering melalui pendekatan keagamaan.
Ia meminta para ulama, kiai dan imam masjid di Provinsi Jambi untuk menggelar salat istisqa atau salat meminta hujan.
Ajakan itu disampaikan karena kondisi panas dan kering membuat ketersediaan air semakin terbatas, termasuk untuk mendukung proses pemadaman.
“Saya mengimbau para ulama, kiai, imam masjid, mari kita lakukan salat istisqa. Meminta kepada Allah agar hujan turun dengan cepat di bumi Jambi ini,” kata Al Haris.
Ia berharap hujan segera turun untuk membantu membasahi lahan yang mengering sekaligus mempercepat penanganan kebakaran.
Di sisi lain, Gubernur juga mengingatkan agar keselamatan personel tetap menjadi prioritas selama operasi pemadaman berlangsung.
“Doakan kami, tim bekerja selamat, sukses, tidak ada korban, dan api bisa dipadamkan,” tutupnya.
Karhutla di Air Merah kini menjadi pengingat bahwa ancaman kebakaran gambut tidak bisa dianggap sepele. Ketika api bertahan berhari-hari, akses sulit, air terbatas dan angin kencang terus bertiup, satu titik api saja berpotensi berubah menjadi persoalan yang jauh lebih besar.
- Penulis: GR










