Breaking News
Trending Tags

82 Titik Sumur Bor Bhayangkari Peduli Resmi Mengalir, Warga Aceh Kini Nikmati Air Bersih

  • account_circle Ichsan Nizali
  • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
  • print Cetak

NEWS PUBLIK | ACEH TAMIANG – Penantian warga terhadap akses air bersih mulai menemukan titik terang. Sebanyak 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih bantuan Bhayangkari Peduli resmi diresmikan dan mulai dimanfaatkan masyarakat di sejumlah wilayah Aceh.

Peresmian dilakukan Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo secara simbolis di Desa Jamur Labu, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (24/9/2026).

Momentum tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74.

Ny. Juliati Sigit menandatangani prasasti bantuan sumur bor Bhayangkari Peduli. Ia kemudian memutar kran air sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas air bersih oleh masyarakat.

Air yang mengalir dari fasilitas tersebut menjadi penanda bahwa bantuan yang dibangun melalui program Bhayangkari Peduli telah dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Program tersebut tidak hanya menyasar satu lokasi. Sebanyak 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih dibangun dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto merinci, sebanyak 40 titik berada di Kota Langsa, 30 titik di Kabupaten Aceh Tamiang, empat titik di Bener Meriah, tiga titik di Aceh Tengah, tiga titik di Bireuen, serta dua titik di Aceh Utara.

Dengan jumlah tersebut, fasilitas air bersih Bhayangkari Peduli menjangkau masyarakat di enam wilayah.

“Sebanyak 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih bantuan Bhayangkari Peduli hari ini telah diresmikan dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Air telah mengalir sebagai simbol hadirnya manfaat nyata Bhayangkari bagi masyarakat Aceh,” kata Joko dalam rilisnya usai peresmian.

Program ini sekaligus menyentuh persoalan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah yang akses terhadap air bersih masih menjadi tantangan.

Dampak bantuan tersebut terasa langsung bagi masyarakat penerima manfaat.

Dalam dialog interaktif yang dilakukan secara virtual, seorang tokoh masyarakat Aceh Tengah mengungkapkan pengalaman warga sebelum adanya bantuan tersebut.

Untuk mendapatkan air bersih, masyarakat sebelumnya harus melewati bukit dan membawa air pulang ke rumah.

Kondisi itu membuat kehadiran sumur bor dan instalasi air bersih menjadi bantuan yang dinilai sangat berarti bagi warga.

“Hari ini, air bersih yang sangat kami rindukan, alhamdulillah sudah terwujud melalui bantuan Ibu Kapolri. Terima kasih kepada Ibu atas bantuan sosial, bakti kesehatan, dan air bersih bagi kami. Ini sungguh sangat bermanfaat,” ucapnya melalui sambungan virtual.

Ia juga menyampaikan harapan agar Ny. Juliati Sigit beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Juliati Sigit didampingi Wakil Ketua Umum Bhayangkari Ny. Martha Dedi Prasetyo dan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh Ny. Sari Ruddi bersama jajaran pengurus.

Mereka juga mengikuti dialog bersama penerima manfaat program Bhayangkari Peduli secara virtual.

Ny. Juliati berharap fasilitas yang telah dibangun tidak hanya digunakan dalam jangka pendek. Ia meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat sumur bor serta instalasi air bersih tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.

“Semoga sumur bor yang telah dibangun bermanfaat bagi masyarakat dan tolong dirawat agar bisa terus digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih serta instalasi yang layak,” harap Ny. Juliati.

Peresmian 82 titik tersebut menandai dimulainya pemanfaatan fasilitas air bersih secara lebih luas bagi masyarakat penerima manfaat di Aceh.

Bagi warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan untuk memperoleh air, mengalirnya air dari sumur bor kini menjadi perubahan langsung dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

  • Penulis: Ichsan Nizali

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less