Wabup Syahdian Purba Hadiri Pelantikan Pengurus Tiara Kusuma 2026–2030
- account_circle RM
- calendar_month 23 jam yang lalu
- print Cetak

NEWS PUBLIK | LABUHANBATU SELATAN, SUMATERA UTARA – Penguatan profesionalisme dan daya saing pelaku usaha kecantikan menjadi sorotan dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Ahli Kecantikan dan Pengusaha Salon Indonesia (Tiara Kusuma) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) periode 2026–2030. Wakil Bupati Labusel Syahdian Purba Siboro, S.H., hadir bersama istrinya, Ny. Linda Purba Siboro, dalam kegiatan yang digelar di Convention Hall Grand Suma, Blok Songo, Kecamatan Kota Pinang, Rabu (7/10/2026).
Kehadiran orang nomor dua di Pemkab Labusel itu bukan sekadar menjadi bagian dari agenda organisasi. Momentum pergantian kepengurusan tersebut sekaligus menyoroti potensi usaha kecantikan dan salon dalam membuka lapangan kerja, memperluas peluang usaha, serta menggerakkan ekonomi masyarakat.
Di tengah tren kecantikan yang terus berkembang, para pelaku usaha dituntut tidak hanya mengandalkan keterampilan teknis. Inovasi pelayanan, etika profesi, kemampuan membaca kebutuhan konsumen, dan pengelolaan usaha yang profesional menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pelanggan.
Dalam kesempatan tersebut, Syahdian menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Tiara Kusuma yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan periode 2026–2030 mampu menjalankan amanah dengan mengedepankan kebersamaan, profesionalisme, dan kemajuan para anggota.
“Selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang dilantik. Semoga amanah, semakin solid dan profesional, serta mampu membawa Tiara Kusuma semakin maju dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan perekonomian Labuhanbatu Selatan,” pesannya.
Pergantian kepengurusan ini menjadi kesempatan bagi Tiara Kusuma untuk memperluas peran, tidak hanya sebagai wadah berkumpulnya ahli kecantikan dan pengusaha salon, tetapi juga sebagai ruang peningkatan kompetensi dan pengembangan jaringan usaha.
Tantangan industri kecantikan yang semakin dinamis menuntut para pelaku usaha untuk terus beradaptasi. Peningkatan keterampilan, pembaruan teknik pelayanan, serta kemampuan mengikuti kebutuhan pasar menjadi bekal penting agar usaha anggota mampu bertahan dan berkembang.
Dari sisi ekonomi masyarakat, bisnis salon dan jasa kecantikan memiliki keterkaitan dengan berbagai jenis pekerjaan. Mulai dari pemilik salon, tenaga perias, ahli kecantikan, hingga pelaku usaha pendukung, sektor ini berpotensi menciptakan sumber pendapatan bagi masyarakat.
Karena itu, penguatan organisasi profesi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi anggotanya. Bukan hanya melalui kegiatan seremonial, melainkan juga lewat pembinaan, pertukaran pengetahuan, pengembangan keterampilan, dan perluasan peluang usaha.
- Penulis: RM
















































