Breaking News
light_mode
Trending Tags

Setahun Menjabat, Bupati Bekasi Ade Kuswara Rutin Minta ljon Proyek hingga Rp 9,5 Miliar

  • account_circle (*)
  • calendar_month Sab, 20 Des 2025
  • visibility 108

Setahun Menjabat, Bupati Bekasi Ade Kuswara Rutin Minta ljon Proyek hingga Rp 9,5 Miliar

NEWS PUBLIK, Bekasi— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, pada 17–18 Desember 2025. Politikus PDI Perjuangan tersebut dilaporkan telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat (19/12/2025).

Penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu langsung menyedot perhatian publik. Pasalnya, proses membawa Ade Kuswara Kunang ke gedung antirasuah dilakukan secara senyap dan nyaris tidak terpantau media.

Masuk Gedung KPK Lewat Akses Non-Utama

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Ade Kuswara Kunang tidak melalui pintu utama saat tiba di Gedung Merah Putih KPK. Penyidik memilih jalur alternatif karena operasi masih terus berjalan dan terdapat target lain yang sedang diburu.

Bupati sudah di dalam. Tidak bisa lewat depan karena Kajarinya belum dapat,” ungkap sumber terpercaya pada Jumat (19/12/2025) dini hari.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kerahasiaan operasi serta memastikan rangkaian OTT berjalan optimal.

Bupati dan Ayahnya Ikut Diamankan

Dalam OTT tersebut, KPK tidak hanya mengamankan Ade Kuswara Kunang. Penyidik juga turut membawa ayah sang bupati, HM Kunang. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK.

Sumber internal menyebutkan bahwa keterlibatan ayah Bupati Bekasi menjadi salah satu aspek penting dalam konstruksi perkara yang tengah didalami penyidik.

Dugaan Perkara Kompleks: Suap dan Pemerasan

Kasus yang menjerat Ade Kuswara Kunang diduga memiliki pola yang tidak sederhana. KPK mendeteksi adanya irisan antara praktik suap dan indikasi pemerasan dalam perkara ini.

Dugaan pemerasan mengarah pada adanya tekanan yang disinyalir dilakukan oknum Kejaksaan terhadap Bupati Bekasi melalui perantara ayahnya. Di sisi lain, penyidik juga menemukan indikasi suap proyek yang berkaitan dengan kegiatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Bahkan, dalam konstruksi perkara tersebut, Ade Kuswara Kunang berpotensi memiliki peran ganda, yakni sebagai pihak pemberi sekaligus penerima.

Ada dugaan pemerasan dilakukan Kejaksaan lewat bapaknya. Di sisi lain ada juga suap proyek,” jelas sumber tersebut.

Sepuluh Orang Diamankan, Ruang Strategis Disegel

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah mengamankan sedikitnya 10 orang dalam rangkaian OTT di Kabupaten Bekasi. Hingga saat ini, seluruh pihak yang terjaring masih menjalani pemeriksaan.

Sebagai bagian dari pengamanan barang bukti, penyidik KPK bergerak cepat dengan menyegel sejumlah ruangan strategis di Komplek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, pada Kamis malam (18/12/2025). Ruangan yang disegel meliputi:

Ruang kerja Bupati Bekasi.
Kantor Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

  • Penulis: (*)
  • Editor: NEWS PUBLIK

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Dibuka! Beasiswa Pro-Jambi Cerdas, Cek Syaratnya !

    Sudah Dibuka! Beasiswa Pro-Jambi Cerdas, Cek Syaratnya !

    • 0Komentar

    📰 Beasiswa Pro-Jambi Cerdas Dibuka, Berikut Syarat dan Tahapan Seleksinya! Pemerintah Provinsi Jambi kembali membuka program Beasiswa Pro-Jambi Cerdas 2025 melalui Biro Kesramas Setda Provinsi Jambi. Program ini menyasar mahasiswa berprestasi dan dari keluarga tidak mampu, mulai dari jenjang S1, S2, hingga S3, dengan total dana sebesar Rp7,7 miliar. Beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen […]

  • Bunda Hesti Haris Serahkan 17 Bedah Rumah untuk Warga Jaluko Muaro Jambi

    Bunda Hesti Haris Serahkan 17 Bedah Rumah untuk Warga Jaluko Muaro Jambi

    • 0Komentar

    📰 Warga Jalumringah, Hj. Hesti Haris Serahkan 17 Bantuan Bedah Rumah NEWS PUBLIK, Muaro Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti warga Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Jumat (29/8/2025). Ketua Pembina Posyandu Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE (Hesti Haris), menyerahkan secara simbolis bantuan Program Jambi Tangguh Bedah Rumah kepada 17 penerima […]

  • IPM JAMBI: Antara Persepsi dan Fakta Statistik

    IPM JAMBI: Antara Persepsi dan Fakta Statistik

    • 0Komentar

    Oleh: Yulfi Alfikri Noer S. IP., M.AP Akademisi UIN STS Jambi Diskursus Pembangunan dan Persepsi Publik Sering kali dalam diskursus pembangunan daerah kita dihadapkan pada pernyataan yang terdengar sangat masuk akal, tetapi justru karena itulah pernyataan tersebut jarang dipertanyakan. Salah satunya adalah pandangan bahwa percepatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jambi harus ditopang oleh pendidikan […]

  • Ribuan Kader IPK Hadiri Pelantikan PAC IPK Medan Deli

    Ribuan Kader IPK Hadiri Pelantikan PAC IPK Medan Deli

    • 1Komentar

    NEWS PUBLIK, Medan, Sumatera Utara — Ribuan kader Ikatan Pemuda Karya (IPK) memadati Lapangan Sepak Bola Mabar Pasar 2, Kecamatan Medan Deli, pada Sabtu, 17 Mei 2025, untuk menghadiri acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK Medan Deli. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Ketua Umum DPP IPK Budi Panggabean yang diwakili […]

  • Gubernur Al Haris : Kehadiran Ponpes Sangat Membantu Pemerintah

    Gubernur Al Haris : Kehadiran Ponpes Sangat Membantu Pemerintah

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Jambi (Diskominfo Provinsi Jambi) Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos. MH mengemukakan, Dengan berkembangnya Pondok Pesantren (Ponpes) di Provinsi Jambi, Pemerintah sangat terbantu kehadiran pondok pesantren (ponpes) di bidang pendidikan, khususnya dalam pendidikan keagamaan. Ponpes bukan hanya lembaga pendidikan Islam, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, moral, dan nilai-nilai keislaman […]

  • Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

    Zudarwansyah Mendorong Pemkab dan APH Segera Bertindak Menyelesaikan Konflik di Lahan Eks PT. TI

    • 0Komentar

    NEWS PUBLIK, Tanggamus — Polemik kepemilikan lahan eks HGU PT Tanggamus Indah (TI) kembali mencuat dan memantik perhatian serius dari Anggota Komisi IV DPRD Tanggamus, Zudarwansyah. Ia menegaskan bahwa area tersebut merupakan tanah negara yang selama ini dimanfaatkan masyarakat setelah masa kontrak HGU perusahaan berakhir. Menurut Politisi Partai Gerindra itu, masyarakat sudah lama melakukan tumpang […]

expand_less