Meriahkan Hardiknas 2026, Bupati Welly Suheri Buka Turnamen Volly PGRI Pasaman
- account_circle ALMAHARDI
- calendar_month Sab, 2 Mei 2026

Bupati Pasaman saat pembukaan turnamen volly PGRI Pasaman di GOR Tuanku Rao dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Jumat (1/5/2026).
NEWS PUBLIK | PASAMAN, Sumbar– Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, turnamen volly PGRI Pasaman resmi digelar dan dibuka langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suheri, di Gedung Olahraga (GOR) Tuanku Rao, Lubuk Sikaping, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini berlangsung meriah dengan diikuti ratusan guru dan atlet dari berbagai sekolah di Kabupaten Pasaman. Turnamen ini menjadi salah satu bentuk perayaan Hardiknas yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga mempererat kebersamaan antar tenaga pendidik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Wilayah VI, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Muslim, Ketua PGRI Pasaman, serta para kepala sekolah dan guru dari seluruh kecamatan.
Ketua PGRI Pasaman, Zulfajri, menjelaskan bahwa selain turnamen volly PGRI Pasaman, pihaknya juga menggelar sejumlah kegiatan lain dalam rangka memperingati Hardiknas 2026.
“Untuk peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini, PGRI Pasaman menggelar dua agenda utama, yaitu pertandingan volly ball antar PGRI cabang se-Kabupaten Pasaman dan jalan santai dengan hadiah doorprize,” ujarnya kepada awak media.
Selain itu, PGRI Pasaman juga menyalurkan bantuan kepada siswa yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Simpati sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap dunia pendidikan.
Zulfajri menegaskan bahwa PGRI sebagai organisasi profesi guru harus tetap menjadi ujung tombak kemajuan pendidikan di daerah.
“Kita berharap PGRI tetap solid dan terus bekerja keras dalam mengembangkan dunia pendidikan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pasaman Welly Suheri dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan turnamen volly PGRI Pasaman yang dinilai sangat positif bagi dunia pendidikan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan antar guru di Kabupaten Pasaman.
“Turnamen ini bukan sekadar menguji kemampuan dalam berolahraga, tetapi yang lebih penting adalah untuk menjalin silaturahmi antar guru,” ujar Welly.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Pasaman sangat mendukung kegiatan yang dapat meningkatkan solidaritas serta kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Welly Suheri juga menyoroti peran penting PGRI sebagai organisasi profesi, perjuangan, dan ketenagakerjaan yang strategis.
Menurutnya, PGRI memiliki fungsi besar dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kesejahteraan guru. Selain itu, organisasi ini juga berperan aktif dalam memperjuangkan hak-hak pendidik, termasuk terkait tunjangan dan status kepegawaian seperti ASN dan PPPK.
“PGRI juga berperan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan membangun solidaritas antar guru,” pungkasnya.
Melalui kegiatan seperti turnamen volly PGRI Pasaman, diharapkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan dedikasi para guru semakin kuat dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Pasaman.
- Penulis: ALMAHARDI
