Bawaslu Gencar Sosialisasi Pemilu di MAN 3 Pasaman Barat, Bangun Genarasi Muda yang Peduli Pemilu
- account_circle ALMAHARDI
- calendar_month 11 jam yang lalu
- visibility 55
NEWS PUBLIK | Pasaman Barat, Sumbar – Bawaslu Pasaman Barat sosialisasi pemilu kepada pelajar terus digencarkan sebagai upaya strategis mencetak generasi muda yang sadar demokrasi. Kegiatan edukasi politik ini berlangsung di MAN 3 Pasaman Barat pada Senin (27/4/2026) dengan antusiasme tinggi dari para siswa.
Pagi yang cerah di lingkungan madrasah tersebut terasa semakin hidup dengan semangat para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan sosialisasi kepemiluan. Senyum ceria dan rasa ingin tahu terlihat jelas dari peserta yang terdiri dari siswa kelas X dan XI.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman demokrasi sejak dini, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula pada pemilu mendatang.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Pasaman Barat sosialisasi pemilu dengan menyampaikan berbagai materi penting terkait kepemiluan. Mulai dari dasar-dasar pemilu, tata cara pelaksanaan, hingga pentingnya peran pemilih dalam menentukan masa depan bangsa.
Para siswa tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Interaksi aktif antara narasumber dan peserta juga menjadi bukti tingginya minat generasi muda terhadap isu demokrasi dan politik.
Bawaslu menekankan bahwa pemahaman kepemiluan tidak hanya penting bagi kalangan dewasa, tetapi juga harus ditanamkan sejak usia sekolah.
“Generasi muda adalah calon pemilih pemula yang akan menentukan arah demokrasi ke depan. Oleh karena itu, penting bagi mereka untuk memahami proses pemilu sejak dini,” ujar perwakilan Bawaslu Pasaman Barat dalam kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, Bawaslu mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pemilih pasif, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi.
Para pelajar didorong untuk menjadi pemilih yang kritis, berintegritas, serta berani terlibat dalam pengawasan partisipatif guna mencegah pelanggaran pemilu.
Di tempat terpisah, Kepala Madrasah MAN 3 Pasaman Barat, Irfan Safi’i Ritonga, S.Pd.I., MA, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan yang diinisiasi oleh Bawaslu Pasaman Barat tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kerja sama antara pihak madrasah dan Bawaslu yang telah tertuang dalam nota kesepahaman (MoU).
“Sebagai bentuk nyata dari MoU antara MAN 3 Pasaman Barat dan Bawaslu Kabupaten Pasaman Barat, kami memberikan ruang dan kesempatan untuk pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Irfan.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah menyambut hangat kehadiran Bawaslu di tengah proses demokrasi yang terus berjalan di Indonesia.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik semata, tetapi juga harus mencakup pembentukan karakter dan kesadaran berbangsa serta bernegara.
“Harapannya, melalui sosialisasi ini para siswa tidak hanya memahami aturan dan tata cara pemilu, tetapi juga siap menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab di masa depan,” tambahnya.
Bawaslu Pasaman Barat menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari pendidikan politik yang menyasar generasi muda sebagai agen perubahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya memahami proses demokrasi, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas.
Para siswa diajak untuk memahami bahwa suara mereka di masa depan memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa.
Selain itu, mereka juga didorong untuk berani bersikap kritis terhadap berbagai potensi pelanggaran dalam proses pemilu.
“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang sadar demokrasi, paham proses pemilu, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berkualitas,” ungkap pihak Bawaslu.
Kegiatan sosialisasi ini pun menjadi langkah konkret dalam memperkuat fondasi demokrasi Indonesia dari kalangan generasi muda.
Dengan pembekalan yang tepat sejak dini, diharapkan para pelajar mampu menjadi pemilih yang tidak hanya cerdas, tetapi juga bertanggung jawab dalam menggunakan hak pilihnya.
Kegiatan ini ditutup dengan harapan besar bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan penyelenggara pemilu dapat terus berlanjut demi menciptakan generasi penerus bangsa yang sadar demokrasi dan berintegritas tinggi.
- Penulis: ALMAHARDI

